SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pemerintah Kota Tangerang tahun 2022 ini akan melakukan merger terhadap sejumlah SD negeri. Langkah merger ditempuh agar sistem pembelajaran dan pengelolaan sekolah menjadi sangkil dan mangkus atau efektif serta efisien.
“Dengan adanya merger ini mudah-mudahan nanti pembelajarannya efektif dan efisien,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin kepada wartawan belum lama ini. Dia menambahkan, sejak beberapa waktu lalu Dinas Pendidikan Kota Tangerang sudah melakukan merger dari yang sebelumnya 338 SD negeri kini menjadi 298 saja.
“Jadi sudah 40-50 yang sudah kita merger. Sedangkan tahun ini kita targetkan 50 sekolah lagi dimerger, sehingga Insya Allah di tahun ini tinggal 250-240 sekolah, kita agenda seperti itu ” terangnya. Jamal menilai dasar pertimbangan merger SDN negeri adalah karena dalam satu kompleks terdapat beberapa sekolah dan itu dinilai tidak efektif.
“Dalam satu sekolah ada empat kepsek, lalu ruang kelasnya tidak efektif ada yang cuma empat sampai lima kelas, tapi misalnya dijadikan satu yang tadinya muridnya hanya 200 dan kalau digabung bisa sampai 500-600 sehingga pengelolaan sekolah dan sarana menjadi efisien,” terangnya.
Salah satu SDN yang dimerger adalah SDN Sudirmara 01,10 dan 12 Kecamatan Ciledug menjadi SDN Sudimara 01 saja. Sekolah yang berlokasi di Jalan Raden Fatah ini secara luas tidak seberapa untuk tiga sekolah sehingga akhirnya dimerger. “Alhamdullilah ketika sekolah dimerger kepala sekolah tidak dirugikan karena muridnya tinggal sedikit maka muridnya dijadikan satu. Kalau dijadikan satu pengelolaannya gampang baik secara fisik maupun kegiatan belajar mengajar,” ujar Plt Kepala SD N Sudimara 01 Ciledug, Hasidin Rukmana. (made)
























