SATELITNEWS.ID, SERANG–Puluhan warga di Kampung Sindangsari RT 01 RW 01, Desa Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, terpaksa mengungsi dan berhamburan meninggalkan rumahnya masing – masing, saat terjadi banjir yang melanda beberapa waktu lalu.
Beberapa titik pengungsian yang dituju salah satunya, benteng speelwijk. Karena, ketinggian air yang melanda wilayah sekitar mencapai nyaris 1 meter, tepatnya sepusar orang dewasa.
Hal itu disampaikan seorang korban banjir di kampung setempat, Novrizal, saat menerima bantuan dari Satelit News peduli bersama Yayasan Yusro, Tangerang dan Lazisnu, Tangerang, Jumat (11/3/2022).
“Alhamdulillah, tidak ada korban. Semua warga sempat berlarian dan menyelamatkan diri, hanya barang berharga yang ditinggalkan beserta rumahnya, untuk sementara,” aku Novrizal, Jumat (11/3/2022).
Pria yang akrab disapa Rizal ini juga mengaku, peristiwa itu merupakan banjir terbesar sepanjang sejarah di Serang dan Banten. Karena, sudah puluhan tahun silam, kawasan tersebut belum pernah dilanda banjir.
Ia tidak mengetahui persis penyebab banjir itu, hanya saja katanya, berdasarkan informasi yang didapatnya, banjir terjadi akibat luapan air Sungai Cibanten dan beberapa anak sungai, serta irigasi di wilayah sekitar.
Ditambahkannya, akibat banjir lalu, situasi dan aktivitas masyarakat belum normal betul. Terbukti dan terlihat, sejumlah barang atau perkakas rumah masih dijemur, seperti kasur, pakaian, peralatan dapur dan benda lainnya.
“Tuh lihat saja, bekas genangannya masih terlihat,” tandasnya, sambil menunjukan bekas genangan air banjir di dinding beberapa rumah warga setempat.
Menurutnya, bantuan semacam itu masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Karena bagaimanapun ujarnya, masyarakat korban terdampak banjir masih membutuhkan sembako dan kebutuhan bahan pokok lainnya, untuk kelangsungan hidup sehari – hari.
Sementara, perwakilan dari Yayasan Yusro Untuk Negeri, Muhammad Rizal Kamil mengatakan, kedatangannya ke lokasi itu untuk menyalurkan bantuan jenis mie instan, beras dan Alquran.
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap saudara kita, khususnya yang terdampak banjir lalu. Bantuan ini, dari para jemaah dan donatur, serta orang – orang yang perduli dengan sesama,” ujar Rizal.
Ia berharap, bantuan yang nilainya tak seberapa itu, paling tidak dapat meringankan beban para korban banjir.
Hadir pula dalam kesempatan itu, Manajer Pemasaran Satelit News, Haerudin dan perwakilan redaksi, Mardiana Tirta Laksana. (mardiana)