SATELITNEWS.ID LEBAK—Bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) untuk 46 warga Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak Selasa (5/4/2022) bisa dicairkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak meminta uang itu agar digunakan untuk kebutuhan tempat tinggal.
DTH yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemkab Lebak tahun 2022 itu diberikan masing-masing pemilik rumah sebasar Rp 3 juta dengan rincian Rp 500 ribu per bulannya selama enam bulan. Bantuan DTH itu diperuntukkan untuk mencari tempat tinggal bagi masyarakat yang sebelumnya menempati posko pengungsian yang disediakan Pemkab Lebak, relawan dan komunitas lainnya di wilayah setempat.
“Alhamdulilah, hari ini sudah bisa dicairkan (DTH). Buku rekeningnya juga sudah diberikan ke masing-masing warga terdampak. Mereka mendapatkan langsung Rp 3 juta untuk bisa digunakan selama enam bulan ke depan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama. “Bantuan yang langsung masuk ke rekening masing-masing pemilik rumah itu, diperuntukkan untuk mencari tempat tinggal baru, sampai relokasi bisa dilakukan nanti,” timpal Febby. Walaupun DTH dicairkan, kata Febby pemerintah tetap akan mendistribusikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak pergerakan tanah tersebut.
“Jadi uang itu (Rp3 juta) hanya untuk mencari tempat tinggal, ya ngekos. Untuk logistiknya tetap kita akan kirim ke masing-masing tempat tinggal mereka,” papar Febby. “Pasca diberikannya DTH kepada 46 pemilik rumah, BPBD akan membongkar posko pengungsian sebagaimana yang dimaksud bantuan itu bisa dimanfaatkan untuk menyewa kosan atau rumah,” imbuhnya.
Hidayat salah seorang penerima DTH mengucap rasa syukur atas perhatian pemerintah dalam menanggulangi bencana yang dialami oleh warga Kampung Cihuni. Bantuan sebesar Rp3 juta ini sangat membantu ditengah sulitnya ekonomi di masa pandemo Covid-19. “Iya sudah diterima tadi, buku rekening berikut uangnya sebesar Rp 3 juta. Kita akan memanfaatkan uang ini sebaik-baiknya. Kita berharap relokasi kelahan yang baru bisa segera direalisasikan,”pungkasnya.(mulyana)
























