SATELITNEWS.ID, LEBAK—Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baik itu Pilbup dan Pilgub akan digelar secara serentak 2024 nanti. Pemkab Lebak dan Pemprov Banten pun telah melakukan sharing anggaran pesta demokrasi itu bisa berjalan sesuai harapan. Lebak berharap Pemrov Banten bisa lebih besar dalam urusan pendanaan.
Asisten Daerah (Asda) I Setda Lebak Alkadri membenarkan belum lama ini Pemkab Lebak dengan Pemprov Banten telah melakukan sharing anggaran Pilkada 2024 nanti. “Pemprov Banten bisa lebih besar mengalokasikan dana dalam sharing anggaran Pilkada 2024 nanti. Hal itu melihat kemampuan anggaran provinsi yang lebih besar. Dan itu sudah kami sampaikan pada saat rapat dengan provinsi. Kita sampaikan harapan nya provinsi bisa 60 dan kabupaten 40. Tapi, item apa yang menggunakan dana mana itu belum kita bahas,” katanya, Senin (11/04/2022).
Adanya sharing anggara Pilkada, menurut Alkadri tidak terlepas pelaksaannya pada waktu yang sama di tahun 2024. Bahkan anggarannya akan ditanggung bersama dengan Pemprov Banten. “Karena pelaksanaan Pilbup dan Pilgub akan dilakukan serentak, nah provinsi mengundang kita menyampaikan bahwa ini sharing dananya. Pekerjaannya kan sama satu paket, petugasnya juga kan itu sama,” kata Al Kadri.
Al Kadri mengatakan, total anggaran pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) Lebak termasuk dengan pengawasan dan pengamanan diusulkan sebesar Rp135 miliar. Anggaran tersebut sudah termasuk dengan penerapan prokes Covid-19. Berkaitan dengan itu, Pemkab Lebak menyiapkan cadangan dana pilkada Rp75 miliar. “Kita cadangkan segitu bercermin dari anggaran pelaksanaan pilbup sebelumnya sekitar Rp60 miliar. Jadi kita siapkan segitu, tapi kita belum evaluasi lagi berapa keseluruhannya,” ujar Al Kadri.
“Terkait sharing anggaran usulan kita (pemprov lebih besar) bisa direalisasikan. Hal itu seiring dengan anggaran Pemkab Lebak yang kecil, sementara Pemprov memiliki anggaran yang besar,” imbuhnya.(mulyana)