SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Sebuah rumah di Kampung Jambu RT 08/RW 03, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, hangus terbakar, Rabu (13/04) dini hari. Diduga, pemilik lupa mematikan kompor saat memasak untuk sahur.
Kapala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, pada pukul 03.55 WIB terjadi kebakaran 1 unit rumah di Kampung Jambu, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa.
Munir menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, bahwa pada saat itu, pihaknya sedang memasak untuk keperluaan ibadah sahur. Namun, setelah selesai memasak, ternyata korban lupa mematikan kompor dan langsung melakukan santap sahur bersama keluarganya.
Masih kata Munir, ketika sedang asik melakukan santap sahur, tiba-tiba saja api muncul dari dapur dan membakar bahan-bahan yang berada di dapur.
“Kebakaran diduga dari kompor yang lupa dimatikan ketika sedang memasak makanan sahur,” kata Abdul Munir kepada Satelit News, Rabu (13/4).
Pada saat itu, dia mendapat laporan dari salah satu warga setempat. Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan satu unit pemadam kebakaran dari Pos Tigaraksa dan satu unit lainnya dari Cisoka.
Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka
Munir juga mengatakan, berkat kesigapan para personil Damkar dan dibantu masyarakat setempat serta petugas PLN dan Binamas, pihaknya berhasil memadamkan api satu jam usai tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Dari pukul 04.20 WIB sampai dengan 05.19 WIB. Penanganan 60 menit. Api sudah dapat dipadamkan dan tidak ada perambatan. Situasi Hijau,” katanya.
Hingga saat ini, belum ada informasi terkait kerugian yang ditanggung oleh pemilik rumah akibat kebarakan itu. Namun, para penghuni rumah dikabarkan selamat dalam kejadian tersebut.
“Kerugian belum bisa ditaksir, korban jiwa nihil,” tutupnya.
Sementara itu, Komandan Regu Pemadam Kebakaran pada BPBD Kabupaten Tangerang, Margono Agus menambahkan, akibat kebakaran tersebut, satu rumah milik Lilis ludes terbakar api. Dia mengimbau kepada masyarakat, agar selalu berhati-hati ketika sedang memasak.
“Ludes terbakar, tapi tidak ada korban jiwa. Masyarakat harus berhati-hati, apalagi ketika sahur, kondisi masih mengantuk,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























