SATELITNEWS,ID, LEBAK—Sejumlah masyarakat secara swadaya memperbaiki jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Cibayong dengan Ciroce Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Perbaikan dilakukan seiring papan penyangga sudah rapuh dan dapat mengancam keselamatan jiwa penggunanya.
Berdasarkan informasi, jembatan gantung dengan bentang 50 meter di aliran Sungai Cisimeut itu di bagian papan kayu sebagian sudah lama rapuh dan belum ada perbaikan. Oleh warga, papan penyangga satu per satu diganti. Tujuannya tak lain agar bisa nyaman saat dilintasi serta meminimalisir kecelakaan yang terjadi.
“Jembatan gantung ini merupakan akses satu-satunya lalu lalang warga baik dari Cibayong maupun dari Ciroce. Maka agar bisa nyaman dilintasi setiap ada yang rusak langsung diganti (papannya),” kata Ketua RT Kampung Cibayong, Yana, Senin (18/04/2022).
Menurut Yana, walaupun kondisinya sudah rusak, warga tetap menggunakan jembatan yang dibangun sekitar tahun 90 an tersebut lantaran merupakan akses satu-satunya untuk aktivitas sehari-hari, seperti sekolah maupun membawa hasil panen bumi. “Kalau rusaknya sudah lama, tapi karena ini jalur satu-satunya ya warga terpaksa menggunakannya walaupun terkadang khawatir akan keselamatan jiwa,” ujarnya.
“Belum ada perbaikan secara permanen dari pemerintah, ya paling oleh warga saja secara swadaya. Yang diperbaikinya juga papan penyangga aja, yang lainnya (material besi) belum pernah karena anggarannya tidak cukup,” timpalnya.
Warga Kampung Cibayong Awaliah mengatakan, dampak kerusakan bagian papan jembatan tak sedikit warga merasakan ketakutan saat melintasi jembatan ganti tersebut. “Jadi dari dulu kondisinya seperti ini, warga lewat sini semua karena gak ada jalur lagi,” kata Awaliah.
Baca Juga: Pandeglang Bidik 5 Besar FORPROV II Banten
Mengingat kondisi jembatan yang sudah lama rusak dan butuh diperbaiki, ia berharap pemerintah bisa memperbaikinya. Hal itu guna kenyaman dan pertumbuhan ekonomi warga di dua kampung. “Segera diperbaiki aja, supaya masyarakat juga nyaman jika lewat ke sini ya, karena masyarakat takut jika lewat ini apalagi kalau hujan licin jalannya,” ucapnya. (mulyana)

















