SATELITNEWS.ID, SERANG–PT Indah Kiat Pulp and Paper (PT IKPP), sudah 25 tahun konsisten menyalurkan Corporate Sosial Responsobility (CSR) kepada masyarakat.
Ada 9 kecamatan yang menjadi binaannya selama ini yakni, Kragilan, Pontang Tirtayasa, Tanara, Carenang, Lebakwangi, Binuang, Pamarayan dan Bandung.
Kepala CSR PT IKPP, Dani Kusumah mengatakan, kegiatan CSR yang pertama kali digulirkan adalah, beasiswa Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) diera presiden Soeharto, tepatnya pada tahun 1997.
Kata Dani, langkah kecil yang dulu dilakukan oleh perusahaan, kini menjadi sebuah langkah besar bagi Indah Kiat dalam menjalankan kegiatan CSR. Adapun CSR yang disalurkan ada 5 sasaran kegiatan, meliputi pendidikan, kesehatan dan sanitasi, lingkungan dan penghijauan, sosial dan keagamaan, serta pemberdayaan dan kemitraan.
“9 kecamatan yang menjadi binaan itu dibagi menjadi 3 ring, ring 1 Kecamatan Kragilan, ring 2 Kecamatan Pontang, Tirtayasa, Tanara, Carenang dan Lebak Wangi, ring 3 Kecamatan Binuang, Pamarayan dan Bandung,” kata Dani, Rabu (20/4/2022).
Menurutnya, selama 25 tahun sudah ada 22 program kegiatan CSR yang dilakukan. Pada tahun 2022, salah satu kegiatannya adalah, vaksinasi untuk mendukung program pemerintah.
Baca Juga: Kunjungan Sekda Zaldi Dimanfaatkan Camat Baros untuk “Curhat” Berbagai Persoalan
Kemudian saat Ramadan, juga ada dua kegiatan yakni, penyaluran bantuan untuk Pondok Pesantren yang sudah berjalan dengan tema berbagi untuk santri dan ulama di Ramadan 2022. Sasaran kegiatan tersebut adalah Ponpes Salafi.
“Ini sudah jalan sejak tahun 2009 sampai sekarang. Karena kita berkelanjutan. Sudah ada 27 Ponpes yang diberi bantuan, di enam wilayah di kabupaten Serang,” ujarnya lagi.
Selain itu, melakukan kegiatan Bazar Minyak Goreng (Migor) khusus di Desa Kragilan, Jeruk Tipis, Tegal Maja, dan Sentul. Program minyak goreng sudah dibuat sejak 2005.
“Jadi Bazar minyak goreng serempak dilakukan di Karawang, Jambi dalam rangka rangkaian 100 tahun Eka Tjipta Widjaja program nasional dilakukan,” tandasnya.
Kemudian kata Dani, ada juga program Wakaf Alquran, yang kertasnya dibuat oleh Indah Kiat, Tangerang. Program wakaf Alquran, sudah berjalan sejak tahun 2008.
Public Affairs Head Indah Kiat, M. Arif Mahdali menambahkan, CSR yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan. Namun ada juga yang bersifat dadakan seperti, memberikan bantuan terhadap korban banjir. (sidik)
Baca Juga: Jembatan MP Presisi Diresmikan, Warga Pasir Buyut Kabupaten Serang Kini Tak Khawatir Lagi

















