Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Headline

Menjaga Kontinuitas Nilai-Nilai Puasa Pasca Ramadan

Oleh: Dr. H. Muhammad Soleh Hapudin, M.Si*

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 27 Apr 2022 16:01 WIB
Rubrik Headline, Kolom
Menjaga Kontinuitas Nilai-Nilai Puasa Pasca Ramadan

NILAI-NILAI PUASA: Dr. H. Muhammad Soleh Hapudin, M.Si, dosen Universitas Esa Unggul Jakarta, Ketua DPW Forum Silaturahmi Doktor Indonesia Provinsi Banten, Dewan Pakar ICMI Orda Kota Tangerang. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

RAMADAN akan meninggalkan kita, dan berganti Syawal. Sebagai seorang muslim, kita patut merasa sedih dan berat hati berpisah dengan bulan Ramadan. Karena ia merupakan bulan keberkahan, rahmat dan maghfirah.

Sebagaimana Riwayat Jabir dari Nabi Muhammad Saw beliau bersabda dalam kitab klasik Durratun Nasihin yang artinya “Apabila tiba akhir bulan Ramadan, semesta langit menangis, juga bumi dan para malaikat karena datangnya musibah terhadap umat Nabi Muhammad. Ada sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah, musibah apakah itu?’ Beliau Saw menjawab: ‘Sirnanya Ramadan, sebab doa-doa di dalam bulan Ramadan adalah mustajab, sedekah juga diterima, perbuatan baik dilipatgandakan (pahalanya), dan azab pun dicegah.’”

Bulan Ramadan merupakan syahrut tarbiyah (bulan pendidikan) bagi umat Islam. Di bulan Ramadan umat Islam ditempa dan dilatih. Berhasil atau tidaknya pendidikan dan latihan tersebut, indikasinya terlihat dari amal perbuatannya pasca Ramadan. Meningkatkah ibadahnya atau semakin menurun Di situlah penilaian keberhasilan Ramadan.

Sejatinya pasca Ramadan kita diharapkan tetap istiqamah dan mampu serta terbiasa dengan melakukan berbagai aktivitas ibadah dan amal saleh untuk hari-hari berikutnya selama sebelas bulan, baik berupa amalan wajib maupun amalan sunnat. Karena pada bulan Ramadan kita telah ditraining selama satu bulan untuk melakukan berbagai aktivitas ibadah dan amal saleh. Tujuannya, untuk menjadi orang yang bertakwa sebagaimana Allah sebutkan dalam Al-Quran (QS. Al-Baqarah: 183).

Ramadan pada dasarnya dimaksudkan sebagai periode latihan untuk meraih ketakwaan, dan takwa itu tidak untuk dipraktikkan selama bulan suci itu saja. Allah SWT memberi waktu selama satu bulan lamanya untuk mengubah diri manusia menjadi lebih baik, meninggalkan kebiasaan buruk, dan menerapkan hal yang baik. Minimal tiga semangat yang harus kita pertahankan pasca Ramadan.

Pertama adalah dimensi Self control dan Emotional competence latihan menahan diri, yaitu saat kita menjalani ibadah puasa. Sebagaimana telah sering kita bahas, pada bulan Ramadan, kita menahan diri untuk tidak melaksanakan sesuatu yang sebenarnya diperbolehkan, seperti makan dan minum dan berhubungan suami-istri. Untuk apa menahan diri dari hal-hal yang semestinya diperbolehkan? Supaya kita bisa mengendalikan diri kita sendiri; hawa nafsu kita.

BeritaTerbaru

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
MELAKUKAN RAZIA : Petugas gabungan dari Samsat Kota Serang dan Polresta Serang melakukan razia kendaraan. Dalam razia itu, dua randis Pemprov Banten terjaring razia karena digunakan pada saat jam WFH.(DOKUMEN/SATELIT NEWS)

ASN Melanggar WFH, Gubernur Banten Diminta Buat Aturan Tegas dan Mengikat

Senin, 11 Mei 2026 17:38 WIB
Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan

Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan

Senin, 11 Mei 2026 17:07 WIB
4 Kios di Cibodas Tangerang Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

4 Kios di Cibodas Tangerang Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 16:27 WIB

Kedua yang harus kita jaga adalah spritual Intelligence yang menekankan hubungan ilahiah yang bersifat transedental, yang kita jalani di bulan Ramadan adalah rutinitas kita menjalankan ibadah-ibadah sunnah; shalat-shalat sunnah kita, qiyamul lail kita, dan tadarus Alquran kita.

Banyak orang awam mengartikan bahwa puasa itu hanya sekadar makan  dan minum dan mencegah segala yang membatalkannya selama rentang waktu terbit fajar hingga terbenam matahari. Sungguh pengertian normatif. Sementara itu, puasa meliputi ranah hakikat hakikat juga karena hal itu berkaitan erat dengan spritualitas religiulitas umat Islam. Semestinya rutinitas kesunahan ini tetap kita jalankan di luar bulan Ramadan; tidak berhenti setelah bulan puasa. Tugas kita pasca Ramadan adalah meningkatkan ibadah dan amal shaleh. Ibadah dan amal saleh harus dilakukan secara terus menerus (langgeng) dilakukan secara Mudawamah.

Kita harus menjaga serta meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dalam surat AI-Baqaroh ayat 21 Allah berfirman “Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu, dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa”. Ayat ini bisa kita jadikan semacam alarm, pengingat bahwa kita ada di dunia ini ada yang menciptakan, melindungi dan suatu saat kita akan kembali kepada-Nya.

Ketiga, yang harus kita jaga latihan kita Social Intelligence bahwa orang yang berpuasa makin meningkatkan kecerdasan dalam membangun kehidupan sosial. Perintah berpuasa misalnya sesengguhnya mengajarkan arti penting  kepedulian terhadap sesama yang tengah mengalami kelurangan secara ekonomi. Ramadan memgajarkan arti penting harmoni dalam setiap relasi sosial. Di bulan Ramadan adalah kepedulian kita terhadap sesama yang bisa kita wujudkan dalam penyaluran zakat fitrah yang berupa 2,5 Kg makanan pokok atau uang senilainya.

Salah satu pelajaran dari berpuasa di bulan Ramadan adalah agar kita merasakan betapa menderitanya orang yang lapar dan haus, Begitulah yang diarasakan oleh orang-orang miskin, anak yatim dan piatu yang tidak punya cukup makan dan pakaian. Hendaknya di luar Ramadan kita tetap bermurah hati, senang memberi, berinfak dan bersedekah. Kewajiban utama adalah membayar zakat dan fitrah. Zakat fitrah ini wajib bagi kita dan seluruh anggota keluarga meskipun hanya mempunyai kelebihan makanan untuk malam dan hari Idul Fitri saja. Selain zakat fitrah, beberapa zakat-zakat mal dan sedekah sunnah serta infak, kita salurkan selama bulan Ramadan.

Inilah bentuk tanggungjawab kita dalam menjalankan hablum minannas kita di dalam kerangka menjalankan ajaran agama Islam. Kiranya sebelum bulan yang mulia ini benar-benar pergi bergegaslah untuk memperbanyak di waktu yang tersisa. Dan hendaklah senantiasa ditingkatkan karena di malam- malam terakhir terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik seribu bulan. Bukan yang terjadi saat ini makin ke ujung Ramadan, semangat kita beribibadah semakin memudar.

Dalam sebuah hadits dijelaskan bagaimana Rasulullah SAW bersunggung-sungguh menghidupkan sepuluh hari terakhir dengan segala kebaikan. Sebagaimana dijelaskan oleh Ummul Mu’minin Aisyah r.a “Rasulullah Saw sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan, melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR. Muslim).

Oleh karena itu, marilah bersama-sama kita memanfaatkan hari-hari terakhir di Bulan Ramadan tahun ini dengan beristiqomah dalam melakukan amal ibadah dan amal shaleh. Tak lupa pula diiringi dengan doa kepada Allah SWT supaya dipertemukan lagi dengan bulan Ramadan tahun depan. Sebab tidak ada yang tahu apakah kita masih hidup pada Ramadan pada tahun depan. (*)

 

*(Dosen Universitas Esa Unggul Jakarta, Ketua DPW Forum Silaturahmi Doktor Indonesia Provinsi Banten, Dewan Pakar ICMI Orda Kota Tangerang)

Tags: idul fitrilebaranpuasaramadan
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Bengkel Motor, Bengkel Las dan Lapak Kusen Terbakar di Ciputat
Headline

Bengkel Motor, Bengkel Las dan Lapak Kusen Terbakar di Ciputat

Senin, 11 Mei 2026 16:24 WIB
IMG_20260511_112307
Banten Region

Tersangkut Rumpun Bambu, Bocah Hilang di Sungai Cisimeut Lebak Ditemukan Meninggal

Senin, 11 Mei 2026 11:30 WIB
Dipimpin Kapolresta, Arena Judi Sabung Ayam di Jayanti Digulung Polisi
Headline

Dipimpin Kapolresta, Arena Judi Sabung Ayam di Jayanti Digulung Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 21:17 WIB
Bocah Korban Terseret Arus Sungai Cisimeut Lebak Belum Ditemukan
Banten Region

Bocah Korban Terseret Arus Sungai Cisimeut Lebak Belum Ditemukan

Minggu, 10 Mei 2026 19:16 WIB
MELAKUKAN RAZIA : Petugas gabungan dari Samsat Kota Serang dan Polresta Serang melakukan razia kendaraan. Dalam razia itu, dua randis Pemprov Banten terjaring razia karena digunakan pada saat jam WFH.(ISTIMEWA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Melanggar WFH, ASN Pemprov Terjaring Razia Kendaraan

Minggu, 10 Mei 2026 18:12 WIB
Mancing 5 Ton Ikan, Cara Unik Buruh Kabupaten Tangerang Rayakan May Day
Headline

Mancing 5 Ton Ikan, Cara Unik Buruh Kabupaten Tangerang Rayakan May Day

Minggu, 10 Mei 2026 17:05 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

SERAHKAN SK - Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah, memberikan SK PNS kepada Kepsek. (ISTIMEWA)

Bupati Zakiyah Serahkan 283 SK Kepsek SD dan SMP

Kamis, 7 Mei 2026 17:36 WIB
RAKOR - Jelang Iduladha, Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah intensifkan Rakor bersama jajaran Forkopimda. (ISTIMEWA)

Bupati Serang Intensifkan Rakor Bersama Forkopimda

Selasa, 12 Mei 2026 16:30 WIB
Hanya Ingin Berpisah, Clara Shinta Tak Persoalkan Harta Gana-gini

Hanya Ingin Berpisah, Clara Shinta Tak Persoalkan Harta Gana-gini

Kamis, 7 Mei 2026 12:38 WIB
Dishub Tangsel Siapkan Penataan Jalan Menyempit di Serpong

Dishub Tangsel Siapkan Penataan Jalan Menyempit di Serpong

Minggu, 10 Mei 2026 16:36 WIB
Apresiasi Sekolah Adiwiyata, Ini Harapan Anggota DPRD Kota Tangerang

DPRD Soroti Kondisi KUA di Kota Tangerang, Dorong Percepatan Penyerahan Aset

Jumat, 8 Mei 2026 07:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.