SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pihak Kepolisian angkat bicara terkait kematian seorang remaja yang tewas usai mengadang truk. Pihak Polres Metro Tangerang Kota menyatakan korban yang meninggal akibat tertabrak truk kontainer pada Selasa, (07/06/2022) sekitar pukul 00.34 WIB dini hari bukan akibat ingin membuat konten di media sosial, melainkan murni ingin menumpang truk tersebut.
Demikian diungkapkan oleh Kepala Seksie Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Sujana. Dia mengatakan korban berinisial MM (14) tahun ini sengaja mengadang truk kontainer bersama teman-temannya. “Numpang aja. Buat numpang nge-BM (numpang),” ujarnya.
Namun demikian Sujana tak menjelaskan kronologi kejadian. Kata dia kasus ini masih dalam pemeriksaan. “Belum, masih pemeriksaan nih,” katanya. Yang pasti kata dia, MM tertabrak truk kontainer yang dikemudikan oleh AM. Saat ini, AM tengah diamankan oleh Polres Metro Tangerang Kota.
“Diperiksa (sopirnya). Statusnya masih saksi. Yang jelas, korban bersama temannya (saat akan memberhentikan truk),” ungkap Sujana. Sebelumnya, kecelakaan akibat menghadang truk terjadi lagi di Kota Tangerang. Peristiwa nahas itu, terjadi di Jalan M Toha, Kecamatan Karawaci. Seorang bocah yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia dengan kondisi kepalanya hancur karena terlindas truk. Kabar ini pun kembali viral di media sosial.
Pada unggahan akun Instagram @abouttngid nampak seorang bocah terkapar di jalan tersebut. Nampak di video tersebut seorang warga merekam kejadian itu. “Di wilayah RW 05. Korban Bm Bm-an (numpang),” kata warga perekam.
Di unggahan akun Instagram menjelaskan bocah tersebut meninggal saat hendak mengadang truk. Hal dia lakukan untuk membuat konten video. “Bocil (bocah kecil) kematian kembali berulah. Kepalanya hancur. Terjadi lagi akibat bikin konten. Jalan Moh Toha depan gerai Mr Ponsel. Deket dominoz pizza,” kata sumber di akun media Instagram itu. (irfan)
Baca Juga: Jalan M. Toha Kembali Mulus, PUPR Kota Tangerang Rampungkan Perbaikan Lebih Cepat dari Jadwal
























