SATELITNEWS.ID,TANGERANG—Belasan remaja ditangkap saat akan melakukan tawuran antar geng motor di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Minggu (19/6). Ternyata, tawuran di wilayah Karang Tengah sudah kerap terjadi.
Hal itu diungkapkan Demikian diungkapkan salah satu warga Karang Tengah, Pakus Cahyo. Pada Juni ini saja, kata dia, sudah ada dua kali tawuran antar kelompok. Lokasi yang dijadikan tempat tawuran yakni di perumahan Puri 11.
“Kalau bulan ini sudah dua kali kejadian. Sebenarnya mah sering kejadian tuh di Puri 11,” ujarnya, Minggu (19/6).
Dia mengatakan, pelaku tawuran berasal dari sejumlah wilayah yang berdekatan dengan Kecamatan Karang Tengah. Seperti Pondok Kacang, Ciledug, Larangan dan Cipadu.
“Pelakunya bukan cuma dari Karang Tengah. Dari mana-mana. Cipadu, Pondok Kacang, Ciledug, Larangan,” katanya.
Aksi tawuran tersebut luput dari pengawasan aparat karena selalu terjadi pada dini hari. “Ya kan kejadiannya selalu pagi,” imbuhnya.
Baca Juga: Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit
Dia berharap aparat setempat dapat melakukan upaya untuk menanggulangi kenakalan remaja ini. Sebab, dikhawatirkan akan ada korbannya.
“Kan kasihan kalau ada korban. Kalau meninggal dunia gimana? Makanya ini harus ada edukasi dari baik dari pihak kecamatan ataupun polisi,” katanya.
Diketahui, sebanyak 11 orang dari geng motor diamankan Polres Metro Tangerang karena hendak tawuran Minggu, (19/6/2022) sekitar pukul 3.00 WIB di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Mereka kedapatan membawa senjata tajam. 11 orang tersebut yakni berinisial RH (16), MDA (17), SR (19), AH (17), SRS (18), AW (21), AD (17), OKR (17), SZ (17), AS (17) dan AR (17). Mereka dijerat pasal 2 ayat (1) undang-undang darurat republik Indonesia nomor 12 Tahun 1951.
Camat Karang Tengah, Malkan Al-Masqo mengaku pihaknya telah melakukan upaya penanggulangan kenakalan remaja seperti mengumpulkan remaja dari 2 kelurahan yakni Pondok Pucung dan Pedurenan.
“Dalam rangka untuk mengedukasi anak remaja itu. Apalagi lagi libur sekolah kita kumpulkan, kita ajak ngobrol kaitan dengan permasalahan kecamatan dan kenakalan remaja terutama untuk menjaga kondusifitas wilayah dan jangan pada berantem,” jelasnya.
Dia mengatakan hal ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah untuk mencegah kenakalan remaja saat libur sekolah. Menurutnya, libur sekolah memang rawan terjadi kenakalan remaja.
Baca Juga: Kecelakaan Saat Kejar-kejaran, Satu Remaja Tewas di Pondok Aren
“Kan gitu, karena liburan mungkin aktivitas di rumah saja. Akhirnya kebawa bawa sama orang yang sering tawuran itu. Kita sudah kumpulin itu. Remaja yang SMA kelas 2 kelas 3, SMP kelas 3. Kaitan dengan kenakan remaja ,kaitan dengan bahaya narkoba,” tutur Malkan.
Kata dia terdapat 7 Kelurahan di Karang Tengah. Semua anak dari 6 Kelurahan akan diedukasi. Pihaknya juga berencana menggandeng aparat TNI dan POLRI untuk mengedukasi masyarakat. Termasuk di ranah sekolah.
“Kita akan coba komunikasi dengan kepala sekolah akan kita agenda kalau sekolah sudah masuk. Artinya untuk antisipasi selama liburan ya kita harus pandai edukasi masyarakat,” pungkasnya. (irfan)
























