Jumat, 19 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Sebanyak 8.704 Anak di Kabupaten Tangerang Menderita Stunting

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 28 Jun 2022 11:42 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat, sebanyak 8.704 anak menderita stunting atau kondisi telat tumbuh pada anak usia balita. Hal tersebut disebabkan beberapa faktor, diantaranya kemiskinan dan pola hidup yang tidak sehat.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kabupaten Tangerang, Sri Indriyani mengatakan, bahwa kasus stunting di tahun 2022 mengalami penurunan, Jika dibandingkan dengan tahun 2021 dengan mencapai 11.083 anak.

“Untuk jumlah stunting saat ini ada 8.704 anak dari yang diukur kepada 187.483 anak. Sementara di tahun 2021 lalu tercatat 11.083 anak dari 212,743 anak,” kata Sri Indriyani kepada Satelit News, Senin (27/6).

Menurut Indri, berdasarkan hasil riset kesehatan, dasar kemunculan kasus gagalnya tumbuh kembang pada anak atau balita ini, disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya spesifik dan sensitif.

Lanjut Indri, untuk kategori spesifik, yaitu disebabkan kekurangan gizi kronis sejak masa kehamilan sampai balita usia dua tahun, yang ditandai dengan tumbuh anak lebih pendek dibandingkan anak pada umumnya. Faktor tersebut kata dia dapat menyumbang dampak stunting sebesar 30 persen.

“Jadi faktor spesifik itu disebabkan oleh kondisi kesehatan. Mulai dari masa remaja putri sampai 1.000 hari pertama kehidupan untuk janinnya, sampai umur dua tahun dari kelahiran,” ujarnya.

Baca Juga: Rencanakan Pembunuhan Pedagang Cilok, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Sedangkan untuk kategori sensitif, merupakan dampak dari luar kondisi kesehatan mulai dari kondisi ekonomi, budaya, pola asuh anak, pengetahuan orang tua dalam memberikan gizi, serta kondisi lingkungan yang ada.

“Dan faktor sensitif itu menyumbangkan 70 persen penyebab munculnya stunting,” tuturnya.

BeritaTerbaru

Wabup Tangerang Intan Hadiri Purnawiyata SDN Peusar, Dorong Pengembangan Bakat dan Karakter Siswa

Wabup Tangerang Intan Hadiri Purnawiyata SDN Peusar, Dorong Pengembangan Bakat dan Karakter Siswa

Kamis, 18 Jun 2026 13:24 WIB
Lantik 486 PNS Fungsional, Bupati Tangerang Minta ASN Disiplin dan Jaga Integritas

Lantik 486 PNS Fungsional, Bupati Tangerang Minta ASN Disiplin dan Jaga Integritas

Kamis, 18 Jun 2026 13:18 WIB

Toko Frozen Food di Pamulang Terbakar Dini Hari, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 18 Jun 2026 12:52 WIB

Polemik Pemilihan RW 01 Cikokol Makin Panas, Akses Jalan Rimbah Bambu Diblokir

Kamis, 18 Jun 2026 10:05 WIB

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang saat ini terus berupaya menekan angka kasus stunting tersebut, dengan melakukan edukasi kesehatan reproduksi dan gizi secara terpadu kepada remaja dan masyarakat sekitar.

“Mulai dari pelajar tingkat SMP/Mts, SMA/SMK yang diberikan penambah darah dan vitamin. Sehingga ketika akan menikah tingkat kesehatannya sudah memadai,” imbuhnya.

Selain memberikan edukasi kesehatan, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan pengadilan agama setempat, terkait program “Caplinkasep” yaitu calon pengantin keadaan sehat dan prima sebagai pemberian bimbingan.

“Jadi nantinya setiap desa akan memastikan calon pengantin baru akan dilakukan pemeriksaan kesehatannya. Nanti setelah proses itu dilalui, akan mendapatkan sertifikat kesehatan,” kata Indri.

Baca Juga: Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Turunkan Angka Stunting, Pemkot Tangsel Diganjar Penghargaan

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Muchlis menambahkan, ketika si ibu yang sedang mengandung, diwajibkan untuk memeriksakan kandungannya minimal 6 kali.

“Hal itu untuk memonimalisir terjadinya bayi lahir dengan berat badan rendah. Normalnya, bayi yang sehat lahir dengan berat 2.500 gram. Dibawah itu dinyatakan berat badan kurang,” katanya.

Ketika masyarakat telah memiliki balita, kata Muchlis, maka diwajibkan untuk dilakukan pemeriksaan berat badan dan panjang badan, satu bulan sekali. Hal tersebut dilakukan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bisa melakukan pendeteksian secara dini terhadap balita yang diduga stunting.

“Ketika diketahui maka akan segera dilakukan penanganan, agar pertumbuhan balita bisa normal kembali,” pungkasnya. (alfian/aditya)

Tags: anakdinas kesehatan kabupaten tangerangstunting
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Publik Lebak Titip Harapan Sosok Sekda Berintegritas
Banten Region

Publik Lebak Titip Harapan Sosok Sekda Berintegritas

Rabu, 17 Jun 2026 20:12 WIB
Persoalan Parkir Liar Taman Elektrik, Satpol PP Klaim Intensifkan Penertiban
Kota Tangerang

Persoalan Parkir Liar Taman Elektrik, Satpol PP Klaim Intensifkan Penertiban

Rabu, 17 Jun 2026 19:09 WIB
Dengar Ucapan Kasar, Pemuda di Cibodas Kota Tangerang Tusuk Teman Hingga Tewas
Headline

Dengar Ucapan Kasar, Pemuda di Cibodas Kota Tangerang Tusuk Teman Hingga Tewas

Rabu, 17 Jun 2026 18:36 WIB
PT Moderland Didesak Percepat Serahkan Fasos-Fasum dan Perbaiki Jalan
Headline

PT Modernland Didesak Percepat Serahkan Fasos-Fasum dan Perbaiki Jalan

Rabu, 17 Jun 2026 18:21 WIB
SPPG BERMASALAH : Salah satu bangunan SPPG di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang diduga bermasalah dan tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Banyak Dikeluhkan, Program MBG Di Banten Bakal Dievaluasi Menyeluruh

Rabu, 17 Jun 2026 17:12 WIB
Kejar Groundbreaking 2028, Pemkot Tangsel Siapkan Rp40 M untuk Tahap Awal PSEL Cipeucang
Kota Tangsel

Kejar Groundbreaking 2028, Pemkot Tangsel Siapkan Rp40 M untuk Tahap Awal PSEL Cipeucang

Rabu, 17 Jun 2026 15:51 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

TIM EVALUASI DAN PEMBINAAN - Kedatangan Tim Evaluasi dan Pembinaan Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Banten, di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Jumat (12/6/2026). (ISTIMEWA)

Perkuat Sinergitas Pemerintahan Melalui HKG PKK Ke-54 Provinsi Banten

Jumat, 12 Jun 2026 18:27 WIB
MONITORING - Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, memberikan teguran terhadap sejumlah pedagang di Pasar Baros yang menjual Minyakita, Senin (15/6/2026). (ISTIMEWA)

Jual MinyaKita Diatas HET, Diskoumperindag Beri Peringatan Pedagang Di Pasar Baros

Senin, 15 Jun 2026 13:53 WIB
Brasil Ditahan Imbang, Tak Boleh Terulang Lawan Haiti

Brasil Ditahan Imbang, Tak Boleh Terulang Lawan Haiti

Minggu, 14 Jun 2026 18:55 WIB
MENERIMA REKOMENDASI : Gubernur Banten Andra Soni menerima rekomendasi dari DPRD Banten atas temuan BPK RI terhadap LKPD tahun 2025. (ISTIMEWA)

Temuan BPK Berulang, Tata Kelola dan Kepatuhan Pemprov Banten Dinilai Lemah

Rabu, 17 Jun 2026 16:51 WIB
Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dari Australia Open

Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dari Australia Open

Minggu, 14 Jun 2026 18:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.