SATELITNEWS.ID,TANGERANG—KONI Kabupaten Tangerang mulai mengaktifkan mesin organisasinya sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten. Organisasi di bawah pimpinan Muhammad Komarudin itu berencana menggerakkan satuan tugas Porprov untuk melaksanakan program monitoring perkembangan persiapan para atlet dan pelatih cabang olahraga dalam menghadapi kompetisi multi event empat tahunan tersebut.
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu mengungkapkan monitoring dilakukan tim satuan tugas Porprov VI Banten mulai Juli mendatang hingga jelang pelaksanaan Porprov VI Banten. Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang yang diketuai Satim Sofyan itu akan melakukan pemantauan ke lokasi latihan cabang olahraga dua kali dalam satu bulan. Monitoring dilakukan terhadap 47 cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov.
“Monitoring yang dilakukan Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang bertujuan untuk melakukan identifikasi permasalahan di lapangan sekaligus untuk memperoleh solusi dari persoalan tersebut,”ujar Eka Wibayu pada rapat evaluasi Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang, Rabu (29/6).
Eka menambahkan Satgas Porprov KONI Kabupaten Tangerang terbagi ke dalam beberapa tim. Diantaranya 6 tim monitoring serta sejumlah bidang – bidang lainnya seperti kesehatan, hukum olahraga, publikasi dan dokumentasi hingga kesekretariatan. Selain itu ada juga bidang strenght condition yang memiliki tugas untuk mengawal peningkatan kondisi fisik maupun kemampuan para atlet.
Ketua KONI Kabupaten Tangerang Muhammad Komarudin berharap tim monitoring dapat memperoleh hasil yang positif dalam melaksanakan tugasnya. Mantan Ketua PSSI Kabupaten Tangerang itu mengatakan tim satgas harus dapat mengidentifikasi persoalan – persoalan di lapangan.
“Bukan hanya tim monitoring, kami juga berharap tim satgas seperti bidang hukum olahraga untuk dapat melakukan identifikasi persoalan – persoalan yang kemungkinan dapat terjadi pada Porprov VI Banten mendatang,”ungkap Komarudin.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi sekaligus Ketua Strengt Condition Satgas KONI Kabupaten Tangerang menyatakan hingga akhir Juni 2022, pihaknya belum puas terhadap kondisi fisik para atlet. Dia menilai masih diperlukan peningkatan kualitas fisik atlet.
“Saya harapkan ini juga diperhatikan anggota tim monitoring saat melakukan pemantauan,”ujar Setyo. (gatot)