SATELITNEWS.COM, CIPUTAT TIMUR—Wanita paruh baya yang menjadi korban salah sasaran dalam aksi tawuran remaja di Ciputat mengaku masih trauma. Perempuan berinisial RN (58) itu mengaku masih takut untuk melakukan aktivitas seperti semula.
RN menjadi korban pembacokan ketika berangkat menuju Pasar Ciputat Sabtu (8/10/2012) pukul 03.00 WIB lalu. Dan setelah kejadian itu kini dirinya masih merasakan takut dan trauma kembali ke Pasar Ciputat pada pukul 03.00 dinihari, seperti yang biasa dia lakukan setiap hari. Dia mengalami luka bacok di bagian punggung dan pinggang sebelah kanan ketika saat melintas Jalan Ki Hajar Dewantoro, Sawah Lama, Ciputat.
“Saya sudah takut dan gemeteran dianter sama pedagang pasar ke Rumah Sakit Hermina ditangani terus difoto-foto sama petugas dan suster situ,” paparnya.
Ia pun tidak mengira bahwa apa yang dialaminya menjadi viral di sosial media. “saya sudah takut, saya pikir nggak panjang (kasusnya) , ternyata viral di medsos,”ujarnya saat ditemui di rumahnya di kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur.
RN kembali menceritakan, sesat setelah dirinya terkena bacokan, ia tetap nekat tancap gas motornya untuk menghindar dua kelompok remaja tadi ke arah Pasar Ciputat.
Namun saat sampaai di pasar, para pedagang melihat kondisi di bajunya berlumuran darah, mereka pun membawa RN ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan medis di RS Hermina.
Baca Juga: Warga Bukit Nusa Indah Surati Wali Kota Tangsel Soal Penolakan SMPN 25
“Sekarang itu saya jadi takut lagi kalau keluar rumah belanja sayur pagi-pagi hari dan malam-malam. Masih trauma saya,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu menerangkan, ibu pedagang sayur jadi korban bacokan samurai saat melintas di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Sawah Lama, Ciputat, Sabtu (8/10/2012) pukul 03.00 WIB.
“Korban alami luka di pundak dan diobati di RS Hermina dengan 8 jahitan,” kata Sarly dalam keterangan resminya, Rabu (12/10/2022).
Setelah melakukan penelusuran ke lokasi kejadian, ternyata ada korban lain dari salah satu kelompok yang terlibat tawuran. Korban itu berinisial ANH (16) dengan luka bacokan di kepala bagian belakang dan dirawat di RS Sari Asih. “Dari keterangan saksi dan korban pelaku pembacok mengarah ke satu orang yakni AR,” pungkasnya. (dra/gatot)
























