Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

677 KK di Kecamatan Serang Masih Dolbon, Walikota Syafruddin: Kesadaran Masyarakat Masih Kurang

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Minggu, 23 Okt 2022 17:13 WIB
Rubrik Banten Region, Kota Serang
677 KK di Kecamatan Serang Masih Dolbon, Walikota Syafruddin: Kesadaran Masyarakat Masih Kurang

Walikota Serang, Syafruddin, memaksimalkan sosialisasi program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di beberapa kecamatan, di Kota Serang. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG–Persoalan Buang Air Besar (BAB) sembarangan atau yang dikenal dengan istilah Modol di Kebon (Dolbon), di tahun ketiga kepemimpinan Walikota Serang Syafrudin bersama wakilnya Subadri Ushuluddin, masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang belum juga diselesaikan.

Pemkot Serang menargetkan, tahun 2023 masyarakat Kota Serang bebas dari persoalan BAB sembarangan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Walikota Serang sedang menggiatkan sosialisasi program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di beberapa kecamatan di Kota Serang. Terakhir, akhir pekan kemarin, Syafruddin mencanangkan Gerakan BABS di Kecamatan Serang. Sebelumnya juga, dilakukan di Kecamatan Walantaka, Taktakan dan Cipocok Jaya.      

Di Kecamatan Serang, yang menjadi pusat Kota Serang, berdasarkan data sementara setidaknya masih terdapat 677 KK yang belum mempunyai Jamban dan masih melakukan BAB sembarangan. Jumlah itu, dimbil dari 12 kelurahan yang ada di Kecamatan Serang, dengan jumlah penduduk sekitar 50.464 KK.

Walikota Serang Syafruddin mengklaim, masih tingginya angka BABS di dikarenakan kesadaran masyarakat yang kurang, dan masih terbiasa dengan kebiasaan lama. Terlebih, pemukiman warga banyak yang dekat dengan kebun dan sungai. Selain itu, fasilitas jamban keluarga yang dimiliki oleh masyarakat masih kurang.

“Padahal sebagian besar mereka punya rumah, dan kita juga sudah berupaya memberikan bantuan jamban keluarga. Tapi mereka lebih memilih BAB di luar karena sudah terbiasa, padahal dari factor kesahatan itu sangat tidak sehat sekali,” kata Syafruddin.

Baca Juga: 1.800 Masker Gratis Dibagikan Kepada Pengendara di Kota Serang dan Cilegon

Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 20 KK di Kota Serang sampai saat ini tidak mempunyai jamban kelaurga. 10 ribu diantaranya berada di Kecamatan Kasemen yang jumlah penduduknya mencapai 97.430 jiwa.

“Kalau di kecamatan lain sudah bebas dari dolbon seperti Cipocok Jaya, kemudian Taktakan, dan Walantaka sebagian,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB

Menurut dia, masih banyaknya warga yang berperilaku dolbon lantaran sudah dianggap kebiasaan sehari-hari dan menjadi budaya. Padahal perilaku tersebut menjadi salah satu penyebab datangnya penyakit di masyarakat.

Sementara, Camat Serang Mashudi mengatakan, dari 12 Kelurahan yang ada di Kecamatan Serang sebagian besar masih berperilaku BABS. Bahkan Kelurahan Kaligandu yang awalnya diduga bebas dolbon, setelah disisir ternyata masih banyak yang berperilaku buruk tersebut.

“Kalau paling banyak itu ada di Kelurahan Unyur. Tapi dari 12, ada 3 Kelurahan yang bebas dolbon. Yakni Kelurahan Serang, Lopang, dan Kota Baru,” ujar Camat.

Karena Gerakan yang dilakukan Pemkot kurang berdampak signifikan, dan tak akan mengentaskan kebiasaan Dolbon itu, padahal secara kebijakan Pemkot mempunyai anggaran dan infrastruktur pendukung lainnya.

Baca Juga: Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Sehingga, Gerakan BABS dipelopori oleh masyarakat sipil, salah satunya oleh kelompok Lentera Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kecamatan Cipocok Jaya yang dipelopori oleh Putu Sri Widyawati.

Memulai gerakan sejak tahun 2017 silam, kini sudah ribuan rumah yang mendapat asas manfaat dari buah pikiran Putu. Dengan bermodalkan iuran dari para donatur, ia bersama tenaga pendamping lainnya bergotong-royong membuat Jamban keluarga ke rumah-rumah warga.

“Modal Rp600 ribu sudah bisa membuat Jamban keluarga yang sederhana, dengan catatan tenaga bangunan tidak dihitung. Artinya, kita semua yang membangun secara sukarela, dari mulai ngaduk, ngangkut batu dan memasang bata,” ujarnya.

Gerakan pertama, awalnya dari tetangga sekitar yang belum mempunyai jamban. Kemudian melebar ke kelurahan terdekat, hingga sampai tingkat kecamatan. Putu tidak sendiri, banyak relawan lainnya yang mayoritas ibu-ibu yang juga ikut membantunya. Hingga sampai saat ini, sudah ada beberapa kelurahan yang ia entaskan dari pola kebiasaan BAB sembarangan.

“Sebelumnya hanya tiga kelurahan yang sudah bebas dari BAB sembarangan, tapi sekarang sudah nambah tiga, jadi totalnya delapan kelurahan di Kecamatan Cipocok Jaya,” imbuhnya. (mg2)

Tags: kota serangWalikota Syafruddin
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Di hari keempat, tim SAR gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Jumat, 11 Sep 2026 19:57 WIB
PENDAMPINGAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di perairan kawasan Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)
Banten Region

PMI Banten Dampingi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 Sep 2026 18:56 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang

Jumat, 11 Sep 2026 07:55 WIB
Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Jumat, 11 Sep 2026 08:11 WIB
Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Jumat, 11 Sep 2026 08:31 WIB
Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 17:17 WIB
Disnaker Kabupaten Tangerang Matangkan Pembentukan Tim Deteksi Dini Kerawanan Ketenagakerjaan

Disnaker Kabupaten Tangerang Matangkan Pembentukan Tim Deteksi Dini Kerawanan Ketenagakerjaan

Selasa, 8 Sep 2026 08:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.