Minggu, 5 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

BI Bakal Rilis Rupiah Digital, Bisa Jadi Alternatif Pembayaran

Oleh Made Nusantara
Selasa, 6 Des 2022 15:21 WIB
Rubrik Bisnis, Headline, Nasional
BI Bakal Rilis Rupiah Digital, Bisa Jadi Alternatif Pembayaran

ILUSTRASI

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Bank Indonesia (BI) berharap tidak lama lagi bisa merilis uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currency (CBDC). Serupa dengan uang konvensional, uang tersebut berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah. Sebagai langkah awal, BI telah menerbitkan White Paper pengembangan CBDC pada 30 November 2022.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, saat ini bank Sentral tengah mematangkan segala regulasi dan teknis rupiah digital. “White Paper yang dinamakan sebagai Proyek Garuda ini, merupakan desain level atas sebagai langkah menjaga kedaulatan mata uang rupiah secara digital,” jelas Perry dalam talkshow rangkaian BIRAMA (BI Bersama Masyarakat) melalui YouTube BI, kemarin.

Perry membeberkan alasan BI bakal menerbitkan CBDC. Pertama, bank sentral melihat BI adalah satu-satunya lembaga negara yang berwenang mengeluarkan rupiah digital. “Jika ada pihak lain yang mengeluarkan, sudah pasti itu tidak sah,” tandasnya.

Kedua, BI ingin melayani masyarakat. Masyarakat secara demografi masih ada yang ingin menggunakan alat pembayaran konvensional(uang kertas) dan berbasis kartu (ATM debit atau kredit). Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat membutuhkan alat pembayaran berbentuk rupiah digital. “Sebagai Bank Sentral yang melayani masyarakat yang membutuhkan alat pembayaran digital, maka kami siapkan digitalisasi sistem pembayaran,” ucap Perry sebagaimana dikutip dari rm.id.

Selain itu, BI ingin melayani masyarakat untuk dapat menggunakan tiga jenis alat pembayaran. Yakni uang kertas, uang berbasis kartu atau rekening dan uang digital. Kemudian alasan ketiga, uang digital dapat digunakan sebagai alat kerja sama internasional. Itulah mengapa pihaknya gencar bekerja sama dengan lembaga-lembaga internasional untuk mengembangkan CBDC.

Seperti pada perhelatan Presidensi G20 lalu, BI sudah menyepakati kerja sama ini untuk meningkatkan inklusi keuangan. Bahkan ke depannya, akan ada konversi nilai tukar digital rupiah dengan digital dolar, digital euro, digital ringgit. “Nilai tukar dengan mata uang negara lain akan terus kami kembangkan,” katanya.

Baca Juga: Rp1,93 T Kerugian Negara Tak Kembali

Perry menggarisbawahi, yang membedakan rupiah digital sama dengan uang rupiah pada umumnya, hanya terletak pada bentuk fisiknya. Rupiah digital berbentuk digital. Sedangkan rupiah pada umumnya berbentuk uang kertas atau uang logam. “Semua sama-sama berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” terangnya.

Sama halnya dengan uang rupiah kertas, rupiah digital memuat fitur-fitur yang ada pada rupiah kertas. Seperti gambar pahlawan, kesenian, dan kekayaan alam Indonesia, dan sebagainya. Hanya saja semua dalam bentuk kode yang terenkripsi yang dibuat oleh tim khusus. Sehingga kodenya hanya diketahui oleh BI.

BeritaTerbaru

Mobil Honda Jazz Hilang Kendali di Ciputat, Tabrak 3 Kendaraan

Mobil Honda Jazz Hilang Kendali di Ciputat, Tabrak 3 Kendaraan

Rabu, 1 Jul 2026 20:40 WIB
Jenazah Pria Tanpa Identitas Mengambang di Aliran Sungai Ciujung Lebak

Jenazah Pria Tanpa Identitas Mengambang di Aliran Sungai Ciujung Lebak

Rabu, 1 Jul 2026 16:16 WIB
Kepala BKD Banten, Ai Dewi Suzana. (ISTIMEWA)

Sejumlah Jabatan Kosong, BKD Banten Berdalih Proses Seleksi Masih Berjalan

Rabu, 1 Jul 2026 15:52 WIB
Bupati Tangerang Pastikan Pengungsi Korban Asap TPA Jatiwaringin Terlayani

Bupati Tangerang Pastikan Pengungsi Korban Asap TPA Jatiwaringin Terlayani

Rabu, 1 Jul 2026 15:37 WIB

Sementara perbedaan rupiah digital dengan uang kripto atau cryptocurrency ialah, rupiah digital merupakan mata uang digital satu-satunya yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran di Indonesia. Sedangkan kripto tidak bisa digunakan sebagai alat pembayaran di Indonesia, dan hanya berlaku sebagai aset.

Asisten Gubernur BI/Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Filianingsih Hendarta menambahkan, untuk itu saat ini, progress rupiah digital masih di tahap awal. “Namun, kami berharap, rupiah digital bisa terbit tidak terlalu lama lagi,” ujar Filianingsih.

Menyoal ini, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai, kehadiran uang digital penting. Terutama agar tidak tertinggal dalam teknologi keuangan. Selain itu juga menyesuaikan kondisi masyarakat menuju cashless society. “Uang digital juga relatif tidak mengeluarkan biaya untuk mencetak uang (baik kertas maupun koin). Jadi minim inflasi perlengkapan mencetak uang,” jelas Nailul.

Namun Nailul menyarankan, yang harus menjadi perhatian adalah sejauh mana peran BI dalam mengatur lalu lintas uang tersebut. Karena BI dapat melihat pergerakan transaksi dari uang digital secara real time. “Pengawasan pencegahan pencucian uang atau terorisme penting dilakukan. Semua diawasi agar data tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” imbau Nailul.

Baca Juga: Warga Tangsel Diminta Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran

Idealnya, sambung dia, ada sejumlah negara yang bisa jadi rujukan tentang uang digital. Misalnya Bank Sentral China dengan Digital Currency Electronic Payment (DCEP). Ia menekankan terkait keandalan sistem dan regulasi untuk perlindungan data masyarakat. Sebab menurutnya, dengan sudah disahkannya Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi, maka bisa menjadi dasar keamanan data di rupiah digital.

Menurut Nailul, sistem dan regulasi itu harus ada, untuk melindungi masyarakat saat menggunakan uang digital. “Saya rasa keduanya (sistem dan regulasi) harus ada untuk dapat meyakinkan masyarakat, bahwa uang digital ini aman digunakan. Mudah-mudahan kasus kebocoran data seperti BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan kemarin tidak terjadi,” warning-nya. (rm.id)

 

 

Tags: BankIndonesiaRupiah Digitaluang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

154 Warga Terdampak Asap TPA Jatiwaringin Jalani Pemeriksaan, Api Masih Membara
Headline

154 Warga Terdampak Asap TPA Jatiwaringin Jalani Pemeriksaan, Api Masih Membara

Rabu, 1 Jul 2026 15:08 WIB
Sebanyak 278 Ribu Situs Judol Telah Diblokir Sepanjang 2026
Nasional

Sebanyak 278 Ribu Situs Judol Telah Diblokir Sepanjang 2026

Rabu, 1 Jul 2026 14:25 WIB
Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin
Headline

Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Jul 2026 10:17 WIB
Dihukum 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Melawan
Nasional

Dihukum 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Melawan

Selasa, 30 Jun 2026 22:01 WIB
Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian
Nasional

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Selasa, 30 Jun 2026 21:59 WIB
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, Diduga Dipicu Cuaca Panas Ekstrem
Headline

TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, Diduga Dipicu Cuaca Panas Ekstrem

Selasa, 30 Jun 2026 20:37 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ikut Serta dalam Expo Apeksi, Pemkot Tangerang Ingin Perkuat Daya Saing UMKM Lokal

Ikut Serta dalam Expo Apeksi, Pemkot Tangerang Ingin Perkuat Daya Saing UMKM Lokal

Rabu, 1 Jul 2026 19:30 WIB
PURNA TUGAS - Y. Supriatna (kaos abu-abu kerah merah), seorang pegawai di lingkungan Setda Pandeglang, memasuki masa purna tugas, dan berpamitan kepada rekan - rekan kerjanya, usai apel pagi Selasa (30/6/2026). (ISTIMEWA)

22 Tahun Mengabdi, Y.Supriatna Berpamitan di Apel Terakhir Kepada Jajaran Setda Pandeglang

Selasa, 30 Jun 2026 10:19 WIB
TERBAKAR: Tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin, Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, terbakar diduga akibat cuaca panas yang memicu gas metana, Rabu (1/7/2026). (ISTIMEWA)

BNPB Kerahkan Dua Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang

Rabu, 1 Jul 2026 17:57 WIB
Serapan Gabah Bulog Lebak-Pandeglang Lewati 50 Ribu Ton

Serapan Gabah Bulog Lebak-Pandeglang Lewati 50 Ribu Ton

Minggu, 28 Jun 2026 16:44 WIB
DPRD Kota Tangerang Minta Penanganan Banjir Wilayah Timur Diprioritaskan Tahun Ini

DPRD Kota Tangerang Sebut Audit PSU Jadi Kunci Kepastian Perbaikan Infrastruktur Perumahan

Jumat, 3 Jul 2026 12:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.