SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG–Diyakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, Bupati Pandeglang Irna Narulita gandeng PT. Indonesia Power Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banten 2 Labuan, untuk membuat Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang bahannya dari limbah sampah.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, kerjasama dengan PT Indonesia Power dalam membuat BBJP tentunya sangat bermanfaat, khususnya untuk ekonomi kerakyatan.
“Jelas ini kedepannya sangat bagus, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena tak sedikit, masyarakat yang akan terlibat dalam mengumpulkan bahan untuk membuat BBJP,” kata Irna, Kamis (2/2/2023).
Kata Irna, bahan bakar jumputan padat adalah bahan bakar yang berasal dari limbah sampah, yang telah melalui proses pemilahan. Nantinya katanya lagi, bahan limbah sampah itu akan digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil, seperti batu bara yang saat ini digunakan PLTU.
“Dengan adanya BBJP, masyarakat bisa mengelola dengan baik sampah organiknya. Nanti ada pengelolanya khusus, dan sampahnya sampah organik bukan non organik,” tandasnya.
Sementara, Senior Manager PT PLN Indonesia Power PLTU Banten 2 Labuan, I Dewa Made Suci mengatakan, mesin untuk pembuat bahan BBJP itu diperkirakan akan datang dalam kurun waktu tiga minggu sampai satu bulan.
Baca Juga: Menuju World-Class University, UMN Jalin Kolaborasi dengan 11 Perguruan Tinggi Kazakhstan
“Semoga ini bisa berjalan lancar, alatnya akan kami datangkan ke sini tidak lama lagi,” ujar Made Suci.
Ditambahkannya, untuk tahap pertama pembuatan BBJP, alat yang akan didatangkan tersebut kapasitasnya mampu memproduksi kurang lebih sebanyak 5 ton per hari.
“Secara bertahap akan meningkat. Karena kebutuhan PLTU, cukup banyak,” imbuhnya. (nipal)
























