SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Keterbatasan lahan tidak menjadikan warga di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini harus berhenti menghasilkan tanaman pertanian. Terbukti dengan ketekunan serta inovasi, dia dapat mengubah lahan yang tak seberapa luas bak kebun anggur mini.
Hal itulah yang telah dibuktikan Mila (45), warga Kampung Pokcoy, RT 01, RW 01, Kelurahan Karawaci yang berhasil berbudidaya ragam buah anggur. Sebab untuk lahan yang digunakan, dia hanya bermodal teras rumah saja. Budidaya anggur sudah dia mulai sejak 2022 awal, di teras rumah dengan ukuran 2×10 meter.
“Sebenarnya tidak ada ilmu yang saya punya terkait budidaya anggur ini. Awalnya hanya dari bacaan dan Youtube saja, seiring waktu berjalan karena saya anggota KWT Pokcoy, saya juga banyak mendapat pembinaan dari DKP (Dinas Ketahanan Pangan) terkait dunia tanam, serta dukungan pembinaan dari Kasie Tapem Kelurahan Karawaci, Dewi Lestari dan Alhamdulillah budidaya anggur saya saat ini cukup berhasil,” ungkap Mila.
Ia pun menyatakan, selama satu tahun ini, budidaya anggur di teras rumah Mila sudah berhasil panen empat kali, dengan hampir 10 Kg anggur setiap panennya. Selain berhasil panen dan menghasilkan pendapatan dengan harga jual Rp100 ribu per Kilo anggur, Mila juga sudah berhasil mentransfer ilmu budidaya anggur di teras rumah ke delapan tetangga sekitar.
“Mereka melihat budidaya anggur saya berhasil, mereka tertarik, banyak bertanya dan ingin mencoba ya saya bantu. Mulai dari bibitnya, proses menanamnya hingga perawatannya saya dampingi, dan beberapa dari mereka juga sudah ada yang berhasil panen, sama-sama bermodal lahan teras rumah saja,” jelas Mila.
Kata Mila, sukses berbudidaya anggur di tengah cuaca Kota Tangerang memang susah-susah gampang. Mulai dari rembetan pohon anggur harus diberikan atap, untuk tidak terkena hujan. Rutin memberikan pupuk dan kompos, menggunakan tumbukan canggang telur hingga gedebong dan kulit pisang.
Baca Juga: Siaga Hadapi Potensi Banjir, Kecamatan Karawaci Gelar Apel
“Paling utama ialah atap, karena jika terkena hujan pohon anggur akan terkena jamur yang menghambat pertumbuhan, dan anggur yang dihasilkan juga tidak sempurna. Kampung Pokcoy, KWT Pokcoy dan saya sendiri terbuka untuk siapa pun yang ingin saling belajar terkait budidaya anggur di teras rumah,” kata Mila.(made)
























