SATELITNEWS, TANGERANG—Manchester City menutup 2022/2023 dengan sempurna. Man City memastikan diri sebagai treble winners setelah tampil sebagai juara Liga Champions.
The Citizens memenangi Liga Champions usai mengalahkan Inter Milan 1-0 di Stadion Ataturk, Istanbul, pada Minggu (11/6/2023) dinihari WIB. Rodri menjadi pahlawan setelah mencetak gol penentu Man City di babak kedua.
Ini adalah titel juara Liga Champions pertama dalam sejarah Man City. Kesuksesan ini praktis melengkapi kesuksesan Erling Haaland dkk di sepanjang musim ini setelah memenangi Premier League dan Piala FA.
Manchester City kini menjadi tim Inggris pertama setelah rival sekotanya, Manchester United, yang memenangi treble. MU sendiri mencapainya di 1998/1999.
Selain itu si Biru Langit turut masuk sebuah daftar elite yang berisikan segelintir tim saja. Sejauh ini hanya ada delapan tim yang berhasil memenangi tiga gelar utama dalam satu kompetisi.
Mereka adalah Celtic (1966/67), Ajax (1971/72), PSV (1987/88), Manchester United (1998/99), Barcelona (2008/09, 2014/15), Inter (2009/10), Bayern (2012/13, 2019/20), dan terakhir Manchester City di 2022/23.
Manajer Man City Pep Guardiola menyebut, timnya memang ditakdirkan juara. Tidak bisa dipungkiri, dengan pencapaian itu Manchester City resmi menjadi salah satu klub elite di Eropa. Man City juga turut membungkam kritik karena investasi besar-besaran yang dilakukan selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. “Capek. Tenang. Puas. Sangat sulit untuk memenanginya,” ungkap Guardiola usai pertandingan kepada BT Sport. “Inter tadi bermain dengan sangat bagus. Sabar saja itu yang saya katakan di half-time.”
“Anda memang harus beruntung. Ederson atau mereka melewatkannya, mereka bisa menyamakan kedudukan. Kompetisi ini seperti [lemparan] sebuah koin. Ini sudah takdir. Ini adalah milik kami.”
Manchester City hanya membuat total tujuh percobaan (4 mengarah ke gawang), berbanding 14 percobaan Inter Milan (6 mengarah ke gawang). Pep Guardiola mengakui, Man City tak menunjukkan performa terbaiknya.
“Kami memang tidak dalam level terbaik kami. Setelah Piala Dunia tim membuat sebuah langkah maju dan kami bisa bersaing. Tadi itu memang bukan penampilan terbaik kami. Kami akan merayakannya di hotel dengan keluarga dan teman-teman. Hari Senin ada parade di Manchester. Dengan kompetisi ini, treble sangat sulit,” imbuh Guardiola.
Pep Guardiola sendiri mengukir sejarah usai memimpin Manchester City memenangi treble di 2022/2023. Guardiola melakukan pencapaian yang belum bisa dilakukan siapa pun.
Namun, yang membuat Pep Guardiola istimewa adalah dia menjadi manajer pertama yang meraih treble bersama dua klub yang berbeda. Pada kesempatan pertama Guardiola memenangi treble bersama tim super Barcelona di 2008/2009.
Sementara itu sukses Manchester City juara Liga Champions 2022/2023 turut mengakhiri penantian panjang Guardiola dalam memenangi kompetisi prestisius itu. Sebelum ini medali juara Liga Champions didapat Guardiola pada 12 tahun silam ketika Barca menjadi juara di 2010/2011.
Dengan tiga titel juara Liga Champions maka Pep Guardiola sejajar dengan Zinedine Zidane, dan Bob Paisley. Guardiola hanya kalah dari Carlo Ancelotti, yang menjadi manajer tersukses di kompetisi usai empat kali juara.
Di sisi lain, kekalahan ini mengakhiri laju apik Inzaghi di final. Sebelum final Liga Champions, adik dari Filippo Inzaghi itu sudah delapan kali tampil di final selama karier kepelatihannya dan memenangi tujuh final terakhir.
Satu kekalahan itu didapat di final Coppa Italia 2017 saat masih menangani Lazio. Dia kemudian memenangi tujuh final, dengan meraih tiga gelar Coppa Italia dan empat Piala Super Italia.
Meski catatan impresifnya terhenti, Simone Inzaghi mengaku tetap bangga kepada para pemain Inter. “Rasanya aneh, saya perlu membiasakan diri, tapi saya memeluk semua pemain saya,” ujar Inzaghi kepada Sport Mediaset.
“Saya jarang langsung bicara setelah pertandingan, biasanya menunggu 24-48 jam, tapi hari ini saya bilang ke mereka kalau mereka harusnya bangga atas apa yang sudah diraih.”
“Mereka menunjukkan ke seluruh dunia seberapa bagus mereka menghadapi Manchester City, tim yang kualitasnya diketahui semua orang,” katanya. (dm)