Senin, 14 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

BMKG Sebut Hampir Seluruh Wilayah RI Terancam Kekeringan, Waspada Ketahanan Pangan

Oleh Made Nusantara
Senin, 7 Agu 2023 10:01 WIB
Rubrik Headline, Nasional
BMKG Sebut Hampir Seluruh Wilayah RI Terancam Kekeringan, Waspada Ketahanan Pangan
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA– Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebut hampir seluruh wilayah Indonesia terancam kekeringan.

Bila tidak segera diantisipasi, ancaman kelaparan bisa terjadi di banyak tempat.
Dwikorita menegaskan, pihaknya tidak sedang menakut-nakuti masyarakat.

Sejak Februari 2023, pihaknya sudah mengeluarkan warning soal El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) Positif yang dapat mengakibatkan curah hujan bulanan makin rendah dan menimbulkan kekeringan.

“Sudah disampaikan ke pemerintah daerah yang berpotensi terdampak dan dikoordinasikan langkah-langkah atau aksi antisipasinya dengan pihak-pihak terkait sejak bulan Februari,” ujar Dwikorita.

Wilayah mana saja? Kata dia, wilayah pertama yang diprediksi mengalami kenaikan suhu adalah Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, paparan suhu panas juga meliputi wilayah lainnya seperti di Pulau Sumatera bagian Tengah dan Barat, hingga ke Pulau Kalimantan. “Jadi hampir merata,” ungkapnya.

Memasuki pertengahan Juli, kata Dwikorita, cuaca panas mulai bergeser ke wilayah Indonesia Tengah, Lampung, sampai ke Papua. Namun, tidak seluruh Papua akan terkena dampaknya. “Hanya sebagian, termasuk daerah Puncak (Papua Tengah) itu, sudah diprediksi sejak Juli bakal kekeringan,” jelasnya.

Baca Juga: Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Dwikorita menambahkan, wilayah Kalimantan dan Sulawesi juga bisa mengalami fenomena cuaca ekstrem pada akhir bulan Agustus. Dia pun mengingatkan, jika tidak ada rencana penanggulangan yang tepat, bisa membuat lahan pertanian kering yang berujung bencana kelaparan.

“Jika kekeringan yang tidak diantisipasi atau dimitigasi dengan tepat, dapat mengakibatkan gagal panen,” ungkapnya.

BeritaTerbaru

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Minggu, 13 Sep 2026 20:23 WIB
Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Minggu, 13 Sep 2026 19:31 WIB
Jumlah Hot Spot Turun, 50 Badan Usaha Disegel

Jumlah Hot Spot Turun, 50 Badan Usaha Disegel

Minggu, 13 Sep 2026 19:25 WIB
130 Orang Korban Kapal Virgo Terbalik Masih Dalam Pencarian

130 Orang Korban Kapal Virgo Terbalik Masih Dalam Pencarian

Minggu, 13 Sep 2026 19:22 WIB

Sebagai antisipasi bencana kekeringan, pada bulan Februari, Dwikorita mengaku sudah mengirimkan surat ke Presiden Joko Widodo yang ditembuskan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Kementerian PUPR sebagai bentuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Waktu itu, Kementerian PUPR diminta menyiapkan sejumlah infrastruktur sumber daya air untuk menyimpan dan menampung curah hujan di danau atau waduk. Kemudian, mendata sumur bor mana saja yang bisa digunakan untuk mencari persediaan air bersih. Jika ada daerah-daerah yang mengalami kekeringan. “Karena diprediksi tahun ini lebih kering dari tiga tahun terakhir,” ujarnya.

Selain itu, ada juga penerapan teknologi cuaca, untuk menggeser turunnya hujan di lahan yang berpotensi mengalami kekeringan. Seperti di lahan gambut di Riau, Kalimantan, Sumatera Selatan, hingga Jambi.

“Jadi ada persiapan, bahkan dalam rapat terbatas, Presiden monitoring langsung dengan Menko terkait, untuk melihat seberapa jauh kesiapan dan penanganannya,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Percepat Mitigasi Potensi Dampak El Nino

Dwikorita menjelaskan, suhu panas ekstrim yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, tidak hanya disebabkan oleh El Nino.

Namun, ada faktor IOD Positif. Yakni, fenomena iklim di Samudra Hindia yang menyebabkan daerah di sekitarnya mengalami anomali cuaca.

Dijelaskan, suhu permukaan air laut di wilayah Samudra Hindia dan Pasifik, Ekuator Tengah, dan Timur punya suhu air lebih hangat ketimbang wilayah Indonesia. Sehingga, bentukan awan hujan jauh lebih masif terjadi di Samudra Pasifik.

Hal serupa juga terjadi di Samudra Hindia yang membuat uap air di Indonesia tersedot, dan menyulitkan pembentukan awan hujan. Dengan demikian, curah hujan di Indonesia makin sedikit. “Itu yang bikin kering sampai ada kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.

Sampai kapan El Nino ini jadi ancaman? Berdasarkan prediksi BMKG, lanjut dia, gelombang El Nino akan terus berlangsung hingga akhir tahun. Namun, ada juga kemungkinan Indonesia sudah mulai diguyur hujan pada bulan November. “Diharapkan dampak El Nino akan kalah,” harapnya.

Seperti diketahui, cuaca ekstrem akibat El Nino membuat dua distrik di Papua Tengah, yakni Distrik Agandugume dan Lambewi terjadi bencana kekeringan yang menimbulkan masyarakatnya kelaparan. Ribuan orang mengungsi akibat musibah ini. Bahkan, ada 6 orang warga setempat meninggal dunia karena sakit yang disebabkan dehidrasi dan kekurangan pasokan makanan akibat cuaca yang ektrem yang terjadi beberapa bulan terakhir. (rm)

Tags: bmkgEl NinoWaspada Kekeringan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR Gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Gabungan Kembali Sisir Ribuan Mil Perairan Selat Sunda

Minggu, 13 Sep 2026 14:22 WIB
LIFE JACKET : Tim SAR Gabungan menemukan life jacket di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Tegaskan Barang-barang Yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Rombongan Wartawan

Minggu, 13 Sep 2026 14:10 WIB
Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik
Edukasi

Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 13 Sep 2026 13:58 WIB
MENINJAU LOKASI GALIAN -- MendesPDT RI Yandri Susanto, meninjau lokasi galian pertambangan di Kabupaten Serang, Sabtu (12/9/2026). (SIDIK/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Mendes Yandri Sidak Galian Ilegal di Kragilan dan Langsung Ditutup

Minggu, 13 Sep 2026 13:33 WIB
Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam
Headline

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB
Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Usai Gabung Demokrat, Aldi Taher: Kim Jong Un, Xi Jinping, I'm Demokrat!

Usai Gabung Demokrat, Aldi Taher: Kim Jong Un, Xi Jinping, I’m Demokrat!

Kamis, 10 Sep 2026 16:02 WIB

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Senin, 7 Sep 2026 20:23 WIB
DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

Senin, 7 Sep 2026 17:43 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.