SATELITNEWS.COM, TANGERANG— Parade Budaya Nasional Internasional Kota Tangerang Selatan 2023 berlangsung meriah Minggu (20/8). Parade ini diikuti 45 kontingen dari Indonesia dan 5 kontingen negara sahabat seperti Korea Selatan, Filipina, India, Timor Leste dan Sri Lanka.
Pelepasan Parade Budaya ditandai dengan pemukulan bedug oleh Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar dan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Menurut Al Muktabar, Parade Budaya menunjukkan keragaman budaya yang ada di Kota Tangerang Selatan khususnya, Provinsi Banten, dan Indonesia.
“Apresiasi atas pelaksanaan Parade Budaya Nasional Internasional Tangerang Selatan,” ungkapnya.
“Menunjukkan kekayaan Kota Tangerang Selatan yang heterogen sekali. Perbedaan justru menjadi pemersatu kita,” tambahnya.
Meski berbeda-beda, lanjut Al Muktabar, tapi semuanya mempunyai rasa memiliki terhadap Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten dan Indonesia.
Dikatakannya, Parade Budaya merupakan bagian upaya mempersatukan masyarakat Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, dan Indonesia ke dalam Bhineka Tunggal Ika. Salah satu modal dalam pembangunan serta menjelang pesta demokrasi pada Pemilu 2024.
Baca Juga: Gema Budaya 2026 Bangkitkan Pariwisata Nias
“Parade Budaya perlu terus dikembangkan dengan dialog-dialog yang semakin merekatkan akan lebih menuju pada perdamaian dan menuju bahagia,” ungkapnya.
“Indonesia Merdeka untuk turut serta menjaga perdamaian dunia. Damai untuk membawa kebahagiaan kita bersama,” tambah Al Muktabar
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan Parade Budaya sebagai representasi masyarakat Kota Tangerang Selatan.
“Dari 1,4 juta warga Kota Tangerang Selatan, hampir seluruh suku dan budaya di Indonesia ada di Kota Tangerang Selatan,” ungkapnya.
Ditambahkan, kegiatan yang dilaksanakan pada saat Car Free Day Kota Tangerang Selatan itu juga untuk mengurangi pencemaran udara. Hal itu juga dibarengi dengan upaya Kota Tangerang Selatan yang terus melakukan penghijauan dengan pohon trembesi, bunga kamboja, bunga kertas, dan pepohonan lainnya. (gatot)
























