Senin, 6 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Polusi Udara di Jabodetabek Belum Terkendali, Warga Diajak Pakai Masker

Oleh Made Nusantara
Kamis, 31 Agu 2023 16:07 WIB
Rubrik Nasional
Polusi Udara di Jabodetabek Belum Terkendali, Warga Diajak Pakai Masker

ILUSTRASI

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Hingga kini polusi udara di wilayah Jabodetabek belum terkendali. Kondisinya sudah melewati ambang batas yang dipatok Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Sebagai langkah antisipasi, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak warga memakai masker untuk melindungi diri dari penyakit pernapasan. Ajakan ini disampaikan Menkes dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, kemarin. Menkes datang ke rapat ini dengan persiapan matang. Ia membeberkan sejumlah data buruknya kondisi udara di Jabodetabek. Dalam dua tahun terakhir, tren polusi udaranya telah melewati ambang batas WHO.

Contohnya, Particulate Matter (PM2.5), partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 mikrometer. Pada Juli 2023, terlihat rata-rata PM2.5 di Jabodetabek di atas 50 mikrogram per meter kubik. Padahal, ambang batas WHO hanya membolehkan 15 mikrogram per meter kubik per 24 jam dan 5 mikrogram per meter kubik per tahun.

“Ini datanya dibanding dengan WHO. Jadi, kita nggak pernah memenuhi standar WHO,” ungkapnya. “Yang paling berbahaya adalah PM2.5. Karena ini partikelnya kecil sekali, bisa masuk ke pembuluh darah dan turun ke paru,” tambahnya.

Dampak polusi udara ini sudah dirasakan masyarakat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, polusi udara menduduki posisi kelima sebagai faktor risiko kematian tertinggi di Indonesia. Polusi ada di bawah hipertensi, gula darah, rokok, dan obesitas. Kematian akibat polusi udara tercatat mencapai 186.267 orang. Polusi udara berkontribusi besar terhadap penyakit pernapasan. Rinciannya, 37 persen penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), 32 persen pneumonia, 28 persen asma, 13 persen kanker paru, dan 12 persen TBC.

Menkes lalu menjelaskan penyebab polusi udara. Yaitu, berasal dari pembakaran karbon yang dikeluarkan knalpot kendaraan, asap pembakaran PLTU, kebakaran hutan, pembakaran karbon di industri baja, hingga pembakaran sampah.

Baca Juga: Diduga Akibat Lingkungan Kotor dan Polusi, 51.300 Balita di Kabupaten Tangerang Terserang ISPA Sepanjang 2026

Sebab itu, Menkes mengajak warga memakai masker untuk melindungi diri dari paparan polusi udara. Jenis masker yang mampu menahan PM2.5 adalah KF94 dan KN95. “Preventifnya kita, instrumentasi kita, adalah edukasi dan pakai masker. Maskernya jenisnya juga sudah kita sampaikan, dan sudah diputuskan. Itu mandatory,” ucapnya.

Menkes juga mencontohkan keberhasilan China mengatasi polusi udara dalam kurun waktu 6-7 tahun. Caranya, dengan meningkatkan pemeriksaan kualitas udara secara massif. Negeri Tirai Bambu tersebut memasang 1.000 alat untuk memonitor kualitas udara di daerah tertentu. Ketika kondisi udaranya jelek, Pemerintah China langsung mengirim tim untuk mencari sumbernya. “Bisa dari pembakaran sampah, transportasi, PLTU, atau mungkin penyebabnya kendaraan. Sehingga mereka bisa melakukan intervensi yang tepat. Mereka juga jadi tahu sumbernya regional atau lokal,” ucapnya.

BeritaTerbaru

Sebanyak 278 Ribu Situs Judol Telah Diblokir Sepanjang 2026

Sebanyak 278 Ribu Situs Judol Telah Diblokir Sepanjang 2026

Rabu, 1 Jul 2026 14:25 WIB
Dihukum 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Melawan

Dihukum 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Melawan

Selasa, 30 Jun 2026 22:01 WIB
Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Selasa, 30 Jun 2026 21:59 WIB
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB

Ada lima langkah intervensi yang dilakukan China. Pertama, pengendalian emisi industri. Kedua, pengendalian emisi kendaraan bermotor. Ketiga, pengendalian debu. Keempat, pemantauan kualitas udara. Kelima, penurunan risiko dan dampak kesehatan.

Kemenkes sendiri akan lebih fokus pada sektor hilir, khususnya penurunan risiko dan dampak kesehatan serta membantu melakukan pemantauan kualitas udara di Puskesmas. “Ini (contoh keberhasilan China) sudah kita kirim ke Kantor Presiden, biar bisa kita tiru cara ini,” ucapnya.

Para warganet mendukung anjuran memakai masker dari Menkes ini. “Keren Menkes,” tulis akun @gun_mastercuan. Akun @RaymondsMunthe menyatakan, masker merupakan salah satu tameng untuk menjaga kesehatan. “Pasca-Covid, seharusnya masker menjadi bagian dari budaya dalam menjaga kesehatan,” tulisnya. Namun, ada juga yang berseloroh mengenai nasib pedagang masker yang akan menggeliat lagi. “Laris lagi masker di Jakarta,” tulis akun @buasa_manusia. (rm)

 

Baca Juga: WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

 

Tags: Gunakan Maskermenkespolusi udara
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta
Nasional

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA
Nasional

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun
Nasional

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen
Nasional

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB
Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kepada Polisi, Awkarin Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel

Kepada Polisi, Awkarin Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel

Selasa, 30 Jun 2026 12:09 WIB
Musim Kemarau, Ribuan KK di Tangsel Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Musim Kemarau, Ribuan Kepala Keluarga di Tangsel Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Minggu, 5 Jul 2026 17:03 WIB
Selepas Pulang Umrah, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Selepas Pulang Umrah, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Selasa, 30 Jun 2026 12:11 WIB
MENYAMPAIKAN SAMBUTAN : Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten Tubagus Rubal Faisal (diatas mimbar) menyampaikan sambutan. (ISTIMEWA)

Dewan Hakim Harus Profesional, Agar Pelaksanaan MTQ Lancar Dan Bersih

Senin, 6 Jul 2026 16:47 WIB
BPBD Kota Tangerang Turun Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

BPBD Kota Tangerang Turun Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Kamis, 2 Jul 2026 16:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.