SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Sebanyak 250 anak penderita stunting di Kabupaten Pandeglang, mendapat bantuan paket nutrisi. Bantuan itu, diberikan melalui dana Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan ritel.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatakan, pemberian bantuan tersebut dari salah satu waralaba di Kabupaten Pandeglang.
Tujuannya, agar anak penderita stunting bisa mendapatkan tambahan nutrisi asupan makanan.
“Kita dapat bantuan melalui progr CSR,” kata Fahmi, Rabu (27/9/2023).
Fahmi mengatakan, pemberian bantuan tambahan asupan nutrisi itu, bisa membantu tambahan gizi pada balita. Dengan begitu, penderita stunting di Kabupaten Pandeglang diharapkan bisa berkurang.
“Kami harap perusahaan eksisting lainnya bisa melakukan hal yang sama untuk kemajuan Pandeglang. Sekali lagi atas nama Ibu Bupati dan pemerintah daerah kami ucapkan terimakasih kepada pimpinan dan jajaran perusahaan waralaba,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang Eniati mengatakan, bantuan tersebut rencananya akan diarahkan ke lokus stunting seperti di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari.
“Harapan kami, bantuan ini bukan cukup satu kali tetapi secara periodik bisa membantu kami sehingga meringankan pemerintah daerah dalam penanganan kasus stunting,” pungkasnya.
Eniati mengatakan, selain bantuan dari pihak lain, instansinya juga terus berupaya menekan dan mengurangi anak penderita stunting di Kabupaten Pandeglang. Diantaranya dengan pemberian nutrisi untuk stunting ini tidak satu kali saja melainkan secara bertahap selama tiga bulan berturut-turut.
“Jadi balita stunting di kabupaten kita akan mendapatkan makanan tambahan pangan lokal secara continue selama 3 bulan berturut-turut,” ucapnya.
Eni mengatakan, hingga saat ini jumlah bayi penderita stunting di Kabupaten Pandeglang terus mengalami penurunan, hal itu terjadi berkat kerja sama semua pihak terkait.
Pada tahun 2021 ada 37,8 persen anak menderita stunting, di tahun 2022 berkurang menjadi 29,4 persen, tahun 2023 ini menjadi 24 persen.
“Angka penurunan stunting di Pandeglang rata-rata delapan persen,” tuturnya.
Deputi Branch Manager Waralaba, Michael Cokro Wiharjo mengatakan, bantuan tersebut diberikan melalui dana CSR yang sudah disediakan. Sasarannya untuk membantu memberikan tambahan nutrisi pada anak penderita stunting.
“CSR merupakan salah satu tanggung jawab sosial dari kami selaku perusahaan yang berada dalam lingkungan kabupaten Pandeglang, sehingga kami bisa memberikan manfaat atau keberadaan kami bisa dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar,” imbuhnya.(mg4)