SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Diduga akibat berkonflik dengan BPD, pelantikan Kepala Desa (Kades) Kemeri terpilih ditunda oleh Pj Bupati Tangerang Andy Ony Prihartono. Diketahui, 17 Kades terpilih telah dilantik di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang pada Jum’at (6/10) lalu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, Yayat Rohimat mengatakan, pada Jum’at (6/10) hanya ada 17 Kades terpilih yang telah dilantik. Sementara, satu Kades dari Desa Kemeri Kecamatan Kemeri harus tertunda pelantikannya.
“Iya dari total 18 desa, baru 17 Kades yang telah dilantik. Sementara, sisanya (1 Kades) tertunda,” kata Yayat kepada Satelit News, Minggu (8/10).
Lanjut Yayat, belum dilantiknya Kades Kemeri dikarenakan ada sedikit permasalahan dengan BPD Desa Kemeri. Sehingga, pelantikan harus dilakukan penundaan sampai waktu yang belum ditentukan.
“Kita tunda terlebih dahulu, dan kepemimpinan Kades sementara oleh Pjs,” tukasnya.
Menurut Yayat, Kades terpilih Desa Kemeri, Kecamatan Kemeri bernama Suhud, berhasil unggul dengan perolehan 3.850 suara. Sementara, pesaingnya yang bernama Jamal hanya mampu meraih suara 3.270 suara.
Baca Juga: 3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera
“Selisih angka suara kurang lebih mecapai 500 suara,” tukasnya.
Sementara itu, Pj Bupati Tangerang Andy Ony Prihartono menambahkan, agar para kepala desa yang telah dilantik segera melakukan penyatuan, mengeratkan kembali masyarakat yang sempat terbelah akibat perbedaan pilihan.
“Bermitralah dengan BPD dan lembaga desa yang ada di wilayah. Laksanakan pengelolaan keuangan dengan baik dan transparan,” tukasnya.
Sebelumnya, Pj Gubernur Banten Al Muktabar yang juga ikut hadir dalam pelantikan kepala desa tersebut mengungkapkan, bahwa kehadirannya merupakan suatu keharusan selaku perwakilan dari Pemerintah Pusat.
“Gubernur menghadiri pelantikan kepala desa ini merupakan suatu keharusan. Saya hadir sebagai wakil dari Pemerintah Pusat untuk memberikan arahan langsung kepada para kepala desa yang baru saja dilantik,” ungkap Al Muktabar.
Al Muktabar menegaskan kepada para kepala desa, untuk bisa lebih berinovasi di daerahnya masing-masing. Terlebih dalam mengatasi permasalahan stunting, kemiskinan ekstrem dan investasi yang sudah masih menjadi isu nasional.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal
“Stunting merupakan permasalahan utama yang diperintahkan oleh presiden untuk segera dituntaskan, dan juga kemiskinan ekstrem serta pertumbuhan investasi,” tandas Al Muktabar. (alfian/aditya)





















