Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Sebabkan Polusi Udara, DLHK Kabupaten Tangerang Beri Pabrik Besi Waktu 3 Bulan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 19 Okt 2023 09:06 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Sebabkan Polusi Udara, DLHK Kabupaten Tangerang Beri Pabrik Besi Waktu 3 Bulan

SELIMUTI JALAN: Asap yang dihasilkan perusahaan peleburan besi PT Power Steel Kawasan Millenium menyelimuti jalan, Selasa (17/10). (ALFIAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG— Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang memberi waktu selama tiga bulan kepada pabrik besi di kawasan Millenium untuk melakukan perbaikan terhadap alat penyedot asapnya. Perbaikan diperlukan karena asap yang dihasilkan dari aktivitas peleburan besi “bocor” dan menimbulkan polusi serta mengganggu masyarakat.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Fahrul Rozi. Dia menjelaskan, ada dua industri yang memproduksi besi dan lokasinya berdekatan. Yaitu, PT Power Steel Mandiri (PSM) dan PT Power Steel Indonesia (PSI).

PT PSM, kata Fahrul, melakukan pengolahan bahan-bahan rongsokan menjadi besi batangan atau bilet. Sementara PT PSI melakukan pengolahan besi bilet menjadi besi beton.

Lanjut Kadis, keluhan asap yang ditimbulkan oleh pabrik peleburan besi di wilayah Millenium itu dikarenakan adanya kerusakan atau tidak optimalnya hood atau penyedot asap pada emisi fujitip yang tidak terhisap oleh cerobong. Sehingga, asap peleburan berserakan keluar, tidak langsung ke cerobong serta terbuang ke udara.

“Jadi peleburannya itu kan pakai tungku. Kurang lebih tungkunya ada 10. Lalu, cerobongnya ada 5 dan di setiap cerobong itu kan ada alat penyedot asap seperti, heksos namanya hood. Nah itu tidak bekerja secara maksimal, ” katanya.

Fahrul menambahkan dari hasil pemeriksaan dan tinjauan petugas DLHK, perusahaan diminta untuk segera melakukan perbaikan. Dia juga menegaskan, pihaknya memberikan tenggang waktu sampai 3 bulan lamanya agar pihak perusahaan melakukan perbaikan hood.

Baca Juga: Aktivitas Pembakaran Sampah Ilegal di Seberang Puspemkot Tangsel Diselidiki

“Kita berikan waktu, selama tiga bulan untuk melakukan perbaikan, ” tukasnya.

Fahrul menjelaskan, sebetulnya secara aturan perizinan, yang harus menegur dan menindak tegas adalah pihak kawasan Millenium. Sementara, DLHK hanya menegur pihak kawasan dan tidak langsung kepada pabrik atau industri.

BeritaTerbaru

APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline

APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline

Rabu, 9 Sep 2026 22:56 WIB
Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Rabu, 9 Sep 2026 21:13 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Rabu, 9 Sep 2026 21:02 WIB
Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Rabu, 9 Sep 2026 20:59 WIB

“Itu kan izin kawasan. Mereka itu kan izinnya ke Millenium, lalu Milenium ke Pemerintah Kabupaten Tangerang. Seharusnya, kami hanya menegur pihak kawasan, nah biar kawasan yang melakukan penindakan kepada industri itu, ” katanya.

Lalu, saat disinggung terkait tumpukan limbah peleburan besi yang menyerupai bukit di lahan terbuka dekat kawasan dan pemukirman masyarakat Kampung Cibarengkok, Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Fahrul mengaku pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu. Karena, pihaknya tidak mengetahui adanya tumpukan limbah peleburan yang berada di lahan terbuka itu. Karena, seharusnya tidak diperbolehkan adanya penumpukan limbah di lahan tersebut, apalagi dekat dengan kawasan pemukiman warga.

“Nanti kita cek dulu, itu sebelah mananya. Seharusnya nggak boleh. Tapi nanti kita akan tinjau kembali dan koordinasi dengan pihak kawasan, ” tukasnya.

Sebelumnya, diberitakan Satelit News warga Kampung Cibarengkok, Desa Peusar, Kecamatan Panongan mengeluhkan bau asap dan limbah peleburan yang masuk ke pemukiman warga, hingga mengganggu pernafasan.

Baca Juga: DLHK Kabupaten Tangerang Akan Kirim Tim ke PT SLI

Sementara itu, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang turut menyoroti keluhan masyarakat Kampung Cibarengkok, Desa Peusar, Kecamatan Panongan tersebut. Warga mengeluhkan kepulan asap yang ditimbulkan pabrik peleburan besi milik PT Power Steel Mandiri.

Ketua GMNI Kabupaten Tangerang, Endang Kurnia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang harus bertindak cepat. Karena, itu menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Kenapa masih didiamkan, tidak berani atau bagaimana, DLHK, ” kata Endang, Rabu (18/10).

Selain persoalan asap, di lahan terbuka tepat belakang pabrik dan dekat dengan pemukiman masyarakat juga terdapat tumpukan-tumpukan limbah atau sisa-sisa pembakaran yang menyerupai arang, berwarna hitam pekat.

“DLHK juga harus periksa itu. Ko bisa limbah B3 dibiarkan menumpuk bagaikan gunung seperti itu. Apakah tidak berbahaya untuk kesehatan masyarakat sekitar, ” katanya. (alfian)

Tags: asappabrik besipolusi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Satpol PP Tangsel Razia Tiga Lokasi, Sita Ratusan Botol Miras
Kota Tangsel

Satpol PP Tangsel Razia Tiga Lokasi, Sita Ratusan Botol Miras

Rabu, 9 Sep 2026 20:56 WIB
Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ
Edukasi

Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 20:53 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
Kota Tangerang

Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos

Rabu, 9 Sep 2026 10:33 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

Rabu, 9 Sep 2026 21:11 WIB
Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Rabu, 9 Sep 2026 07:57 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Sabtu, 5 Sep 2026 08:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.