SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita, kembali melakukan rotasi dan mutasi para pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Kali ini, ada sebanyak 83 pejabat mulai dari eselon II, III, dan IV dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang terkena rotasi dan mutasi.
Dibalik acara pelantikan para pejabat yang dilakukan di Opproom Setda Kabupaten Pandeglang, Kamis (19/10/2023) itu, ada kejadian yang menggelitik.
Diketahui, para pejabat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang tidak menghadiri acara pelantikan, padahal ada 24 pegawai di instansi tersebut yang terkena rotasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Ali Fahmi Sumanta, merasa kesal lantaran tidak ada perwakilan dari instansi tersebut untuk menghadiri acara pelantikan.
Mantan Inspektur Inspektorat ini, sempat menanyakan kepada para pegawai Dinkes ihwal ketidakhadiran pejabatnya. Namun, kekesalan itu tidak berlangsung lama, karena ketidakhadiran pejabat Dinkes diakibatkan ada tugas luar daerah.
Baca Juga: Sekda: Mutasi ASN Pemkab Pandeglang Mengacu Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan
Fahmi mengatakan, ketidakhadiran para pejabat Dinkes tersebut, setelah dikonfirmasi ternyata karena sedang menunaikan ibadah umrah dan menjalankan tugas luar daerah.
“Setelah kita konfirmasi, ternyata pejabat Dinkes sedang umrah dan sedang tugas diluar daerah,” kata Fahmi, Kamis (19/10/2023).
Fahmi juga mengatakan, ada dua pegawai Dinkes Pandeglang yang tidak mengikuti acara pelantikan tersebut. Namun hal itu tidak menjadi persoalan, karena sedang menjalankan ibadah ke tanah suci Makkah.
“Ada dua orang tidak ikut pelantikan, karena sedang umrah. Mereka nanti diambil sumpah jabatannya di BKPSDM saja,” tandasnya.
Fahmi menerangkan, rotasi dan mutasi yang dilakukan merupakan kebutuhan organisasi, dan sebagai upaya menutup kekosongan pejabat eselon II, III, dan IV dilingkungan Pemkab Pandeglang. Oleh karena itu, pihaknya kembali melakukan rotasi terhadap lara pejabat.
“Ini kan masih banyak kekosongan, makanya kita cicil dengan melakukan rotasi. Karena jika menunggu terlalu lama, nanti kekosongan jabatan tersebut akan lama juga. Makanya kita estafet saja, kan nanti juga bakalan penuh atau terisi semua kekosongannya. Kan cara ini bisa jadi lebih efektif,” ujarnya.
Baca Juga: Setiap Hari Jumat, ASN di Pandeglang Bekerja Dari Rumah
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Mochamad Amri mengatakan, secara keseluruhan ada 83 Pejabat Esselon II, III, IV, yang dirotasi.
Mereka terdiri dari, 2 orang pejabat Esselon II, 8 pejabat Esselon III, 73 pejabat Esselon IV.
Para pejabat yang baru dilantik itu tambahnya, harus bisa segera bekerja dan menyelesaikan program kerja pembangunan yang sudah direncanakan.
“Semua pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpah, agar segera melaksanakan amanahnya masing-masing dengan baik. Supaya pelayanan terhadap masyarakat, bisa berjalan dengan semestinya tanpa ada kendala atau halangan apapun,” harapnya.
Amri mengingatkan kepada para pegawai, agar bisa bekerja dengan baik dan tidak mencoreng nama pegawai, karena hal tersebut akan melahirkan persoalan besar.
“Saya ingatkan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang, agar menghindari perbuatan tercela yang berurusan dengan hukum,” imbuhnya.(mg4)
























