SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang, masih menunggu petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) waktu pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Hingga saat ini, Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum memberikan tanggal pelaksanaan seleksi bagi peserta Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Formasi dan Mutasi BKPSDM Kabupaten Pandeglang Furkon mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui waktu pelaksanaan seleksi P3K tersebut.
“Kalau tanggalnya belum ada. Tetapi waktu pelaksanaan seleksinya di bulan November ini,” kata Furkon, Selasa (31/10/2023).
Furkon mengatakan, secara keseluruhan aada sebanyak 2.337 peserta yang mendaftar sebagai calon peserta P3K untuk formasi guru dan tenaga kesehatan. Dari jumlah itu, untuk formasi guru sebanyak 1.270 peserta, yang memenuhi syarat sebanyak 1.225 orang dan tidak memenuhi syarat (TMS) 45 orang.
Sedangkan untuk tenaga kesehatan ada sebanyak 1.112 pendaftar, yang memenuhi syarat sebanyak 873 orang dan tidak memenuhi syarat sebanyak 139 orang.
“Kita sudah selesai melakukan verifikasi termasuk masa sanggah, sekarang tinggal pelaksanaan seleksi saja,” tambahnya.
Furkon menerangkan, ada dua jenis seleksi yang akan dilakukan, yakni khusus dan umum. Maksudnya, kata dia, peserta yang mengikuti seleksi khusus ini berasal dari Pandeglang, sedangkan umum berasal dari luar tetapi mendaftar di Kabupaten Pandeglang.
“Kalau seleksi khusus berdasarkan sistem rangking, sedangkan umum berdasarkan passing grade. Nah, kalau khusus ini untuk semua peserta formasi guru, sedangkan umum untuk formasi tenaga kesehatan dari luar Pandeglang, tetapi mereka mendaftar di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur BKPSDM Kabupaten Pandeglang, Juwita Mutazkhiriah mengatakan, proses seleksi akan dilakukan di oleh pihak BKN secara langsung di Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN atau ditempat lain yang sudah disetujui.
“Pelaksanaannya langsung oleh pihak BKN, kita hanya sebagai pelaksana teknis saja. Bisa di UPT BKN maupun tempat lainnya. Mengenai waktunya belum ada, kita masih menunggu ini juga, tetapi dilaksanakannya di bulan November ini,” ujar Juwita.
Juwita mengatakan, pihaknya sudah selesai melakukan semua tahapan, mulai dari pendaftaran hingga masa sanggah. Secara teknis, pihaknya tinggal menunggu informasi waktu pelaksanaan seleksi.
“Secara keseluruhan untuk formasi guru ada kuota sebanyak 40p orang, sedangkan tenaga kesehatan kuotanya 224 orang,” imbuhnya. (mg4)
























