SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Capres nomor urut 1 Anies Baswedan menjanjikan banyak hal, mulai dari perbaikan jalan, membangun stadion hingga reaktivasi jalur kereta api saat berkampanye di Sumatera Barat. Di hari yang sama, kubu Ganjar-Mahfud Md menegaskan sikapnya soal bansos.
Menurut Anies, jika nantinya terpilih sebagai Presiden RI, perbaikan jalan rusak di Sumbar akan jadi salah satu hal yang dilakukannya. “Perbaikan jalan nasional. Jalan-jalan di sini saya dengar banyak yang rusak. Betul, ya?” ujar Anies saat berbicara di hadapan warga Sumatera Barat (Sumbar) yang hadir di acara “Desak Anies” di Lapangan Cindua Mato, Tanah Datar, Sumbar, Rabu (3/1/2024).
Warga yang mendengar pertanyaan mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menjawab “Betul”. Mendengar jawaban tersebut, Anies lantas berjanji melakukan perbaikan.
“Oke. Itu perbaikan jalan, supaya nanti warga mobilitasnya nyaman. Dan yang tidak kalah penting, untuk kegiatan usaha, bisa menjadi lebih baik,” katanya. “Bayangkan kalau punya peternakan telur, jalannya rusak, habis itu telurnya di jalan. Betul enggak, Bu? Peternak telur itu paling takut sama apa? Jalan rusak. Sudah dia merawat ayamnya baik-baik, pecahnya di mana?” tutur Anies.
Selain itu, Anies berjanji akan membangun stadion sepak bola berstandar FIFA di Sumbar. Menurut Anies, hal tersebut bisa diwujudkan dengan melakukan revitalisasi Stadion H Agus Salim di Kota Padang. Anies juga akan menjadikan Sumbar sebagai lokasi embarkasi jemaah haji asal Indonesia.
“Yang tidak kalah penting, ini sudah kami kerjakan ketika di Jakarta, yaitu contract framing. Kita memiliki kerja sama waktu itu dengan Solok, di mana kita membeli produk hasil pertanian khususnya beras atau padi,” tutur Anies. “Untuk kemudian kita beli di Jakarta. Insya Allah kita akan lakukan contract framing dengan lebih banyak wilayah di Sumbar,” tambahnya.
Anies juga berkomitmen akan menghidupkan kembali sejumlah jalur kereta api yang sudah lama vakum di Sumatera Barat. Menurutnya, jalur yang akan kembali diaktifkan mulai dari Sawahlunto, Solok dan seluruh jalur jaringan kereta api di sana.
Deputi Bidang Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis membantah telah mengusulkan penghentian pembagian bantuan sosial (bansos) sampai Pilpres 2024 selesai.
“Saya ingin menegaskan setegas-tegasnya bahwa TPN tidak mengadvokasi penghentian atau penundaan pemberian bansos,” ujar Todung dalam konferensi pers di Gedung High End, Jakarta, kemarin.
Dia menegaskan TPN Ganjar-Mahfud sangat setuju bahwa bansos harus diteruskan karena rakyat membutuhkannya. Sementara itu, dia tak menampik bahwa ada peluang program bansos dipolitisasi untuk menguntungkan pasangan calon (Paslon) tertentu.
Padahal, bansos merupakan program yang dananya berasal dari uang masyarakat dan penyalurannya disetujui pemerintah dan DPR RI. “Marilah kita bersikap jujur dalam penyaluran dana bansos ini,” katanya.(san)