Selasa, 29 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Kamar Mandi “Menggantung” Akibat Longsor, Warga Kademangan Trauma

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 4 Jan 2024 09:30 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Retakan Longsor Meluas, Warga Berharap Pemkot Tangsel Segera Bangun Turap

KORBAN LONGSOR: Sumarti (46), korban tanah longsor di Perumahan Pinang Mas RT 007 RW 002 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan mengaku trauma. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SETU—Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan pada Rabu (3/1) dinihari menyebabkan longsor di dua lokasi. Kedua titik longsor berada di Kelurahan Kademangan dan Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu.

Lokasi pertama berada di Perumahan Pinang Mas RT 007 RW 002 Kelurahan Kademangan. Longsor merusak bagian belakang rumah milik Sumatri dan suaminya. Lalu, titik kedua berada di RT007 RW 10, Kelurahan Kranggan. Pada lokasi kedua ini longsor terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan berdampak terhadap dua kepala keluarga.

Sumarti (46), warga Perumahan Pinang Mas RT 007 RW 002 ingat betul saat peristiwa yang berlangsung pada Rabu (3/1) sekitar pukul 01.30 WIB itu. Kata dia, dirinya dengan sang suami sedang memasak sejumlah olahan untuk dijual pada siang hari.

Pasangan suami istri (pasutri-red) yang berjualan nasi bakar dan cemilan itu tiba-tiba mendengar suara gemuruh yang bersumber dari amblasnya tanah turap di belakang rumahnya. Dia kemudian langsung melarikan diri keluar rumah.

“Kejadiannya jam 01.30 an pagi. Kita lagi masak. Kita kan dagang, jadi kalau malam jarang tidur. Dagang nasi bakar, jadi kalau malam produksi. Siang baru dibawa ke lapak buat dijual gitu. Pas kejadian suami lagi dibelakang dengar debuk tanah jatuh. Ya sudah langsung lari ke depan,” ujar Sumarti ditemui di kediamannya, kemarin.

Sumarti menyebutkan, longsoran itu diawali dengan hujan deras pada pukul 00.30 WIB. Menurut dia, rumahnya mengalami kerusakan di bagian belakang. Terutama di bagian kamar mandi yang posisinya sudah “menggantung.”

Baca Juga: Anggota DPRD Pandeglang Minta DPUPR Bergerak Cepat Tangani Longsor Di Huntap Tunggal Jaya

Setelah kejadian, beber dia, banyak pihak yang telah mendatanginya. Mereka datang melakukan pengecekan sekaligus berjanji memberikan bantuan.

“Tadi dari Dewan, caleg, lurah, Kapolsek dan BPBD. Insya Allah ini secepatnya ada bantuan. Besok mudah-mudahan material sudah datang buat memperbaiki turapnya. Itu yang belakang bagian kamar mandi dan dapur. Kalau dapur belum kena banyak, kalau kamar mandi itu sudah gantung,” ungkapnya.

BeritaTerbaru

Fraksi Demokrat Setujui Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2026, Soroti SiLPA hingga Banjir

Fraksi Demokrat Setujui Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2026, Soroti SiLPA hingga Banjir

Senin, 28 Sep 2026 20:40 WIB
Sampah di Kali Sipon Cipondoh Bak Tak Pernah Berkesudahan

Sampah di Kali Sipon Cipondoh Bak Tak Pernah Berkesudahan

Senin, 28 Sep 2026 19:25 WIB
Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Senin, 28 Sep 2026 18:34 WIB
Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Senin, 28 Sep 2026 17:26 WIB

Sumarti yang sudah tinggal sejak tahun 2008 ini merasa trauma setelah musibah itu terjadi. Turap rumah yang amblas membuat anggota keluarga cemas setiap berada di dalam rumah. Ia pun berharap, agar Pemkot Tangsel segera memberikan bantuan.

“Bulan lalu ada yang longsor juga daerah sini, cuma sudah selesai dapet bantuan dari pemerintah juga,” sambungnya.

Pantauan di lokasi, nampak terpal milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel terpasang menutupi titik longsor. Berdasarkan keterangan dari Sumarti, jika dari dalam rumah lantai bagian belakang masih rapat.

“Masih rapat ubinnya karena kan coran. Sekarang sudah ngga ke kamar mandi itu karena takut,” pungkasnya.

Baca Juga: Tebing Tergerus Longsor, Puluhan Warga Huntap Tunggal Jaya Sumur Pandeglang Was was

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, M Faridzal Gumay mencatat ada dua peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Rabu (3/1). Gumay menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Ia menambahkan, usai kejadian pihaknya terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan perangkat daerah terkait.

“Iya bang ada dua rumah yang terdampak tanah longsor. Curah hujan yang cukup deras. Turap belakang rumah ambles. Beruntung tidak ada korban akibat kejadian tersebut. Kami melakukan monitoring dan koordinasi dengan RW,” ujar dia.

Dia mengatakan, penyebab tanah longsor diakibatkan curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut. Selain cuaca, terdapat faktor lain yang menyebabkan tanah longsor kerap terjadi di wilayah Kecamatan Setu. Salah satunya adalah kondisi geografis yang berbukit.

Kondisi tersebut diperburuk dengan tindakan warga mendirikan bangunan rumah di lahan tidak semestinya. Warga mendirikan bangunan di dataran yang berdekatan dengan tebing curam. Kondisi tersebut menyebabkan longsor semakin membahayakan.

“Ya yang pertama geografisnya, di sana kan berbukit. Kedua, mereka tidak menaati yang sudah ditetapkan di dekat tebing mereka membangun rumah, itu saja. Karena merasa itu tanah dia, ya dia bangun, mereka tidak memikirkan dampak selanjutnya,” jelasnya. (eko)

Tags: Kecamatan Setukelurahan kademanganlongsor
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai
Headline

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Senin, 28 Sep 2026 17:21 WIB
Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih
Kabupaten Tangerang

Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih

Senin, 28 Sep 2026 17:07 WIB
Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi
Kabupaten Tangerang

Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi

Senin, 28 Sep 2026 16:59 WIB
Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
Kota Tangsel

Minimnya Retribusi Sampah Disorot DPRD Tangsel, Ini Kata Benyamin Davnie

Senin, 28 Sep 2026 16:19 WIB
Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
Kota Tangsel

Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK

Senin, 28 Sep 2026 16:08 WIB
Bantuan Modal Usaha Rp20 Juta, 102 Calon Penerima Diverifikasi Dinsos Kota Tangerang
Kota Tangerang

Bantuan Modal Usaha Rp20 Juta, 102 Calon Penerima Diverifikasi Dinsos Kota Tangerang

Senin, 28 Sep 2026 15:40 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Disporapar Kabupaten Serang Buka Audisi Kang Nong 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:45 WIB
SAMBANGI KELUARGA -- 2 kasus dugaan TPPO Mencuat, Tim DKBPPPA Kabupaten Serang Sambangi Keluarga. (ISTIMEWA)

2 Kasus Dugaan TPPO Mencuat, Tim DKBPPPA Kabupaten Serang Sambangi Keluarga

Selasa, 22 Sep 2026 13:57 WIB
HADIRI MUSDA ICMI -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Tangerang, di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Sabtu (26/9/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang Harap Musda ICMI Lahirkan Solusi Konstruktif bagi Pembangunan Daerah

Sabtu, 26 Sep 2026 16:26 WIB
PERESMIAN SEKBER -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani didampingi Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi dan jajaran pejabat Forkopimda Kabupaten Pandeglang, menghadiri Tasyakuran Sekber SMSI - PWi Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

Sekber PWI – SMSI Pandeglang Diharapkan Jadi Ruang Kolaborasi Insan Pers

Sabtu, 26 Sep 2026 11:26 WIB

Andra Soni dan Benyamin Davnie Sambangi Keluarga Jurnalis Donal di Tangsel

Jumat, 25 Sep 2026 14:03 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.