SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendapat sentimen paling positif alias merajai berbagai platform media sosial selama dan sesudah debat kedua cawapres, Minggu (21/01/2024). Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming meski terpopuler tetapi dinilai kebanyakan gimik, sementara Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD disebut paling bijaksana dan berkelas.
Hasil itu terungkap dalam kajian big data oleh lembaga Continuum Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) dan analisis Drone Emprit terhadap terhadap tiga platform media sosial, yakni Twitter atau X, TikTok, dan komentar di YouTube.
Data yang dikumpulkan INDEF mencakup 108,914 ribu perbincangan yang diunggah oleh 85,988 ribu akun media sosial. Periode pengumpulan data adalah Minggu (21/1) pukul 19.00 WIB hingga Senin (22/1) pukul 08.00 WIB.
Rinciannya, 16.724 ribu pembahasan oleh 1.090 ribu akun X, 42.439 ribu perbincangan di 33 ribu akun TikTok, dan 49 ribu komentar di YouTube yang disampaikan oleh 37 ribu akun.
Hasilnya, Cak Imin paling positif dengan positivity rate 73,97%. Urutan kedua disusul oleh cawapres nomor urut 03 yakni Mahfud MD dengan positivity rate 69,02%. Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka beradd di urutan terbawah dengan positivity rate 49,65%.
“Cak Imin dinilai paling positif. Dia dinilai improve, lebih tenang dan lebih menguasai, dia dinilai seperti lebih siap dengan tema debat tadi malam,” kata Peneliti Big Data Continuum INDEF Wahyu Tri Utomo dalam ‘Diskusi Publik, Tanggapan INDEF atas Debat Keempat’, Senin (22/1), secara daring.
Gibran menempati urutan pertama yang paling banyak dibahas di medsos saat dan setelah debat. Rinciannya, 50,21 persen percakapan tentang Gibran, disusul Cak Imin sebanyak 30,29 persen, dan Mahfud MD sebanyak 19,50 persen.
Meski populer, pembahasan soal Gibran lebih banyak sentimen negatifnya. “Bahwa Gibran memang mendominasi, Gibran ini banyak netizen yang bilang performa dia beda dengan yang kemarin (debat perdana cawapres). Dulu banyak yang memuji, tapi di debat tadi malam banyak netizen Gibran terlalu banyak gimmick, tidak fokus dengan materi,” kata dia.
Netizen menyebut Mahfud sebagai sosok yang berkelas. “Mahfud sama seperti sebelumnya, sebagai profesor dan orang yang pernah menjabat di berbagai bidang. Jawaban dia dinilai berkelas,” kata Wahyu.
Dari sisi performa cawapres, banyak netizen yang mengaku bahwa tidak terlalu suka dengan gestur Gibran selama debat serta jawaban yang dinilai tak sesuai dengan pertanyaan atau tema yang diangkat. Sebaliknya, netizen terkejut dengan performa penampilan Cak Imin. “Dengan penampilan impresif itu dan berbeda dari sebelumnya, netizen memberikan pujian luar bisa,” bebernya.
Terakhir, netizen menilai Mahfud MD berkelas dan sabar menghadapi anak muda. “Jadi netizen itu memuji penampilan Prof Mahmud yang menunjukkan kapabilitasnya sebagai negarawan dan saat dipancing emosinya Prof Mahfud dapat menanggapinya dengan sabar,” tandasnya.
Analisis Drone Emprit terhadap kicauan warganet di Twitter ketika debat berlangsung, Minggu (22/1/2024) pukul 19.00-22.00 WIB juga menampilkan hasil serupa. Analisis menghitung percakapan yang menggunakan kata kunci nama atau julukan masing-masing cawapres.
Drone Emprit merekam setidaknya terdapat 355.409 penyebutan (mention) terhadap nama-nama cawapres. Gibran paling banyak mendapat mention, yakni 142.469 kali, Cak Imin 141.293 kali dan Mahfud MD, 71.647 kali.
Gibran meraih sentimen negatif terbesar, yakni 60 persen. Sentimen positif 33 persen, sentimen netral 7 persen, dan total sebutan (mention) 142.469 (40 persen).
“Ini menunjukkan adanya sentimen yang kurang menguntungkan atau permasalahan yang mungkin sedang dihadapi oleh Gibran Rakabuming di media sosial selama jangka waktu yang ditentukan,” tulis pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, di akun Twitter/X miliknya, @ismailfahmi, Minggu (22/1/2024).
Mahfud MD berada di sentimen negatif kedua dengan 12 persen, sentimen positif 79 persen, sentimen netral 9 persen, dan total mention: 71.647 (20 persen). Muhaimin Iskandar berada di sentimen negatif ketiga dengan 6 persen, sentimen positif 80 persen, sentimen netral 14 persen, dan mention: 141.293 (40 persen).
Cak Imin dianggap menonjol dalam debat karena mampu menyampaikan visi-misi secara efektif dan komprehensif. Dia juga dinilai mampu menghindari jebakan dan melempar humor dengan tepat.
Gibran dikritik karena dianggap tidak memiliki adab dan menggunakan gaya yang konyol saat debat. Gibran juga dinilai mengejek Mahfud dan menyinggung Wakil Kapten Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin, Thomas Lembong. “Beberapa pengguna media sosial merasa bahwa Gibran tidak layak menjadi perwakilan anak muda. Prof Mahfud tetap sabar meskipun Gibran mencoba untuk menjadi savage,” tulis Ismail.
Mahfud dianggap sebagai sosok yang arif, bijaksana, dan cerdas dalam menyampaikan pendapatnya. Mahfud diapresiasi atas penampilannya dan dinilai punya pengetahuan baik dalam berbagai isu yang dibahas.
Debat keempat pilpres pada Minggu (21/1/2024) malam mengangkat tema pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, serta masyarakat adat dan desa itu. Debat digelar oleh KPUdi Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.(bbs/san)