SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Real Madrid mencetak gol lewat Jude Bellingham tak lama setelah wasit meniup peluit akhir. Hal itu membuat Valencia vs Madrid berakhir ricuh.
Valencia vs Real Madrid berlangsung di Stadion Mestalla, Minggu (3/3/2024) dini hari WIB. Pertandingan tuntas dengan skor 2-2.
Madrid tertinggal 0-2 lebih dulu akibat gol dari Hugo Duro dan Roman Yaremchuk. Vinicius Junior kemudian menyelematkan wajah Los Blancos dengan sepasang golnya.
Pertandingan di babak kedua diberi tambahan waktu tujuh menit setelah sempat ada insiden cedera bek Valencia. Mouctar Diakhaby tampaknya patah kaki setelah tertiban Aurelien Tchouameni di menit ke-87.
Madrid melepaskan umpan silang lewat Brahim Diaz pada menit 90+8. Bola berhasil disundul Jude Bellingham dan masuk ke gawang Valencia.
Gol itu tidak berlaku untuk Madrid. Wasit Jesus Gil sudah meniup peluit akhir saat bola berada di udara sebelum sampai ke kepala Bellingham.
Para pemain Madrid kemudian mengepung wasit. Bellingham juga ada di sana dan melayangkan protes keras yang berujung kartu merah.
Keputusan Gil Manzano meniup peluit tanpa menunggu bola beranjak dari kotak penalti Valencia dapat protes keras dari Real Madrid. Andriy Lunin, Joselu, dan Luka Modric dengan cepat berada di hadapan Gil Manzano untuk melakukan protes.
Setelah itu, Bellingham datang dengan antusiasme yang tinggi. Pemain asal Inggris itu langsung mengucapkan beberapa kata-kata di hadapan Gil Manzano, yang berujung pada keluarnya kartu merah dari saku sang wasit.
Carlo Ancelotti buka suara terkait kartu merahnya Jude Bellingham. Sang pelatih sampai tak bisa berkata-kata melihat pasukannya gagal menang karena keputusan kontroversial yang dibuat oleh wasit.
Ancelotti pun mengungkapkan bahwa bintang asal Inggris itu hanya mencoba meyakinkan wasit bahwa seharusnya golnya tetap disahkan. Namun, memang terucap satu kata kasar dari mulutnya sehingga sang pengadil menghukumnya dengan kartu merah.
“Bellingham memberitahunya ‘Sial, itu adalah sebuah gol’, dia tidak menghinanya. Kami akan melihat apa yang ditulis wasit dalam tindakannya,” kata Ancelotti dilansir dari Football Espana, Minggu (3/3/2024).
Dalam laporan lebih lanjut yang ditulis Football Espana, kabarnya sudah dikonfirmasi bahwa kata-kata itulah yang terucap dari mulut Bellingham kepada wasit Gil Manzano sebelum mendapatkan kartu merah. Pihak Real Madrid pun disebut bakal mengajukan banding atas hukuman yang diberikan kepada gelandang berusia 20 tahun itu.
Ancelotti pun geram dengan keputusan wasit yang meniup peluit panjang sebelum gol Bellingham terjadi. Namun, dia pasrah dengan hal itu dan mencoba menjaga para pemainnya yang marah untuk tetap tenang. “Apa yang harus dikatakan, tidak banyak yang bisa dikatakan. Sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya telah terjadi. Para pemain marah, tapi kami semua harus tenang,” pungkas pelatih asal Italia itu.
Selain soal hasil, insiden yang melibatkan penyerang Madrid, Jude Bellingham, dan wasit Gil Manzano pada injury time pun menjadi sorotan dalam laga itu. “Tidak banyak yang bisa dikatakan. Sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Ancelotti dalam konferensi pers setelah pertandingan, seperti dikutip dari ESPN Sport.
“Kami merasa kesal dengan kartu merah yang diterima Bellingham. Dia tidak mengatakan kata-kata hinaan,” tuturnya.
“Dia cukup keras (dalam reaksinya), tetapi itu normal, setelah apa yang terjadi.”
“Itu bukan sebuah penghinaan, sama sekali tidak,” ucap Ancelotti.
Sementara itu, pahlawan Real Madrid, Vinicius Junior, mengatakan selalu ada tantangan bermain di luar kandang. “Itu adalah satu partai yang sangat sulit,” ujar Vinícius kepada Real Madrid TV.
“Bermain di luar kandang selalu sulit. Setelah kebobolan dua gol, kami berhasil menyamakan kedudukan. Pada akhirnya, kami tidak bisa (menang) karena ‘mereka tidak mengizinkannya’,” tuturnya.
Selain itu, sebuah insiden mengerikan terjadi di laga Valencia vs Real Madrid. Mouctar Diakhaby patah kaki setelah tertimpa Aurelien Tchouameni.
Tchouameni menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial. Sejatinya dia terjatuh hinggap menimpa kaki Diakhaby karena tersandung Diego Lopez. “Sungguh sangat menyesal atas apa yang terjadi @Diakhaby_5, semoga cepat sembuh,” tulis Tchouameni di X. (dm)