Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kepala Daerah Diminta Pantau Harga dan Kebutuhan Bahan Pokok Selama Ramadan dan Idul Fitri

Oleh Made Nusantara
Selasa, 5 Mar 2024 15:28 WIB
Rubrik Nasional
Kepala Daerah Diminta Pantau Harga Kebutuhan Selama Ramadan dan Idul Fitri

PANTAU KEBUTUHAN POKOK: Pj Wali kota Tangerang Nurdin saat memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Tangerang. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Kepala daerah (kada) diingatkan bekerja keras menjaga stabilitas harga pangan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri. Kada harus rajin turun ke lapangan memantau harga dan kebutuhan bahan pokok masyarakat.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo meminta seluruh kepala daerah, mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota, bekerja sama demi menjaga stabilitas bahan pangan. Arief meminta kepala daerah melakukan tiga hal. Pertama, kepala daerah dapat melakukan gerakan pangan murah.

“Mohon nanti teman-teman Bulog bisa menyampaikan bahwa stok di daerah semua cukup dan bisa bekerja sama dengan Pemda,” kata Arief. Kedua, meminta kepada Pemda menjaga inflasi daerah. Karena itu, perlunya sinergi dengan tim pengendali inflasi masing-masing daerah.

Ketiga, memantau harga pasar, baik di pasar induk, pasar tradisional, maupun pasar ritel. Hal ini dilakukan agar semua harga pangan terpantau aman. “Karena biasanya baru ada kata jelang puasa, jelang Lebaran, harga sudah naik,” ujarnya.

Kendati begitu, dari hasil pemantauan pasar, terdapat beberapa beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang harus dijual maksimum Rp 10.950. Masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman. Soal harga beras, Arief mengatakan, harga beras telah mengalami penurunan seiring dengan panen raya.

Pada musim panen kali ini produksi beras mencapai 3-3,5 juta ton. Angka ini cukup untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri sebesar 2,5-2,6 juta ton. “Harga akan mulai terkoreksi seiring berjalannya panen yang angkanya kurang lebih 3-3,5 juta ton dari kebutuhan kita 2,5-2,6 juta ton beras,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Iduladha, Harga Cabai dan Bawang di Lebak Melonjak

Arief menyebut, rata-rata harga gabah nasional hari ini sebesar Rp 7.040/kilogram (kg). Padahal harga gabah sebelumnya di atas Rp 8.000/kg. Apabila harga gabahnya berkisar Rp 8.000- 9.000/kg, maka harga beras dapat mencapai Rp 18.000/kg.

“Hari ini begitu harga gabah Rp 7.000, harga beras otomatis akan terkoreksi sebesar Rp 2.000, sekitar Rp 14.000, kembali ke Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelasnya. Arief juga mengimbau agar beras SPHP dijual sesuai dengan HET, yakni Rp 10.950/kg. Pasalnya, beras SPHP tidak boleh dijual di atas HET.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

“Tim dari Pemerintah Pusat, lintas kementerian dan lembaga akan support dan memonitor semua evaluasi ke daerah,” terangnya. Di acara yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mewanti-wanti harga pangan naik hingga terjadi kelangkaan saat Ramadan dan Idul Fitri. Karena itu, Pemda diminta melakukan antisipasi. “Mungkin akan terjadi harga-harga naik atau langka barangnya. Ini perlu kita jaga,” tambahnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada Februari 2024 baik secara bulanan maupun tahunan naik masing-masing 0,37 persen dan 2,75 persen. Hal itu diprediksi karena adanya permintaan cukup tinggi saat Pemilu 2024. Penyumbang utamanya berasal dari sektor makanan, minuman, tembakau, transportasi, serta penyediaan makanan dan minuman di restoran.

Tito mengaku, telah memberikan pedoman kepada pemimpin di daerah melakukan paling tidak sembilan langkah. Antara lain, melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia.

Selanjutnya, Pemda diminta melakukan rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah; menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting; pencanangan gerakan menanam; melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait; melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang.

Baca Juga: Godzilla El Nino “Menghantui” Indonesia, Stok Pangan Diklaim Aman

Kemudian, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan; merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk dukungan pengendalian inflasi; serta memberikan bantuan transportasi dari APBD. “Ini cara kita menjaga inflasi tetap terjaga di angka yang kita inginkan dengan kekompakkan bersama,” imbuhnya. (rm)

Tags: Bapanaskebutuhan pokokKepala Daerah Diminta Pantau Harga
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

PELATIHAN -- pelatihan peningkatan kompetensi guru dengan materi public speaking dan ice breaking, untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi siswa. (ISTIMEWA)

Guru MDA Irsyadus Sariy 1 Dilatih Publik Speaking dan Ice Breaking

Jumat, 4 Sep 2026 16:40 WIB
APKASI Otonomi Expo 2026 Resmi Ditutup di Tangerang, Ini Pesan Penting Wabup Intan

APKASI Otonomi Expo 2026 Resmi Ditutup di Tangerang, Ini Pesan Penting Wabup Intan

Minggu, 30 Agu 2026 22:12 WIB

Polemik Tanah Wakaf Makam Galeong Berujung Laporan Polisi

Jumat, 4 Sep 2026 15:00 WIB
SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain

SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain

Kamis, 3 Sep 2026 07:33 WIB
Sah, KH Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sah, KH Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

Senin, 31 Agu 2026 08:02 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.