SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Real Madrid vs RB Leipzig di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2023/2024 tuntas 1-1. Los Blancos maju ke perempatfinal lewat keunggulan agregat 2-1.
Bermain di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Kamis (7/3/2024) dini hari WIB, Madrid membawa keunggulan 1-0 sejak leg pertama. Kesulitan langsung mengadang raksasa LaLiga di leg kedua.
RB Madrid vs RB Leipzig berjalan ketat sejak awal. Di babak pertama, tak ada gol tercipta, meski sejumlah peluang emas tercipta.
Baru di babak kedua, Madrid memecah kebuntuan lewat Vinicius Junior. Gol itu kemudian dibalas RB Leipzig berkat aksi Willi Orban. Skor 1-1 bertahan hingga laga bubar.
Hasil ini sudah cukup meloloskan Real Madrid ke perempatfinal Liga Champions. Anak asuh Carlo Ancelotti menyusul Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan Manchester City, yang menyingkirkan FC Copenhagen, ke delapan besar.
Pelatih Madrid Carlo Ancelotti kesal melihat performa Real Madrid saat diimbangi RB Leipzig. Jika terus tampil seperti itu, El Real bakal susah melaju jauh di Liga Champions.
Madrid cuma membuat 11 attempts dengan tiga mengarah ke gawang, sementara Leipzig lebih agresif dengan 20 attempts, empat di antaranya mengarah ke gawang. Ancelotti meminta para pemain untuk meningkatkan performanya jika ingin bertahan lebih lama di kompetisi.
“Mainnya buruk, gak ada intensitas. Kondisi psikis mempengaruhi performa kami. Kami menghadapi lawan yang berkualitas, bermain tanpa takut, dan kami seperti tidak lepas sedari awal hingga akhir. Kami kesulitan, tapi yang penting bisa lolos ke perempatfinal, dan kami sudah di sana,” ujar Ancelotti di ESPN.
“Idenya sih ingin lebih menekan lawan, dengan gelandang yang lebih enerjik, tapi kami malah lambat. Tidak ada tekanan, lamban dalam menguasai bola, tidak langsung ke depan, malah umpan ke samping.”
“Bukan malam yang menyenangkan. Itu salah saya. Terkadang hal seperti ini terjadi Liga Champions. Itu terjadi pada kami saat menjamu Chelsea April 2022. Tapi, terkadang laga buruk seperti ini bisa membuat Anda tersingkir.”
Ancelotti memahami hal tersebut seraya bersyukur Madrid masih bisa melaju jauh, sekalipun kerap tampil di bawah standar.
“Kami unggul tujuh poin di puncak LaLiga dan lolos ke perempatfinal. Kami terima-terima saja jika tahu itu sedari awal musim,” ujar Ancelotti di ESPN.
“Saya mungkin salah memasang susunan starting XI. Kami harus mengkritik diri sendiri dan lebih baik… Kami pantas dikritik hari ini. Kami pantas dicemooh penonton di babak pertama,” ujar dia. (dm)