SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 disebut menjadi momentum evaluasi pendidikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Hal tersebut diungkapkan Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, Deden Deni.
“Kami juga sama mengevaluasi sejauh mana kualitas pendidikan di Tangsel sesuai dengan target pak Wali Kota,” ujarnya saat menghadiri gelar karya di SMP Negeri 11 Tangsel, Kamis (2/5).
Deden mengungkapkan, dalam target itu salah satunya adalah meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga, kata dia, Hardiknas yang jatuh pada tanggal 2 Mei ini menjadi semangat baru dalam memajukan dunia pendidikan di kota berjuluk anggrek.
“Ada memajukan akses, meningkatkan kualitas pendidikan, bagian sederhana bahasanya tapi maknanya dalam banget. Bagaimana meningkatkan akses semua masyarakat Tangsel terfasilitasi hak pendidikannya tanpa terkecuali,” ungkapnya.
“Kemudian meningkatkan kualitas, mudah-mudahan ini jadi momentum kami Dinas Pendidikan insan pendidikan sama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Tangsel menuju Tangsel yang cerdas modern dan religius,” sambungnya.
Sebagai informasi, Dindikbud Tangsel memperingati Hardiknas dengan cara menggelar karya pelajar di tingkat SD dan SMP di halaman SMP Negeri 11, Rawa Buntu. Dimana terdapat 17 stan yang memamerkan kerajinan tangan para siswa.
Baca Juga: PPA Tangerang Selatan: Sekolah Wajib Lapor Jika Terjadi Kekerasan
“Hari ini kegiatannya adalah karya siswa dan sekolah dari masing-masing kecamatan. Ini perwakilan SMP masing-masing kecamatan. Ya kita tampilkan beberapa produksi dari temen-temen siswa siswi perwakilan SMP masing-masing,” katanya.
Deden menyampaikan, dirinya memang sengaja mengenakan pakaian adat dari Suku Baduy. Hal tersebut menyesuaikan dengan tema dan sebagai upaya melestarikan budaya nasional. Terlebih, ucap Deden, perkembangan teknologi saat ini jangan sampai anak-anak terlena sehingga lupa dengan budaya Negeri nya sendiri.
“Iya sesuai tema, hari ini kan kita apel menggunakan pakaian adat sebagian dari kegiatan melestarikan budaya nasional. Hari ini kan dengan tantangan luar biasa dengan akses teknologi semua orang bisa mengakses internet tanpa terkecuali,” ucapnya.
“Jadi bagian memfilter memproteksi supaya anak-anak tidak lupa budayanya, tapi diajak mencintai, mudah-mudahan dengan mencintai mereka punya kewajiban melestarikan budaya nasional,” imbuhnya.
Deden menambahkan, peringatan Hardiknas 2024 di Tangsel terdapat beberapa rangkaian diantaranya apel di SDN 3 Rawa Buntu, lalu dilanjut pameran karya kriya dan talk show di SMP Negeri 11.
“Jadi temanya maju bergerak bersama dan tadi juga ada beberapa rangkaian, tadi pagi kita sama sama ape di SDN 3. Ada pesan pak Mentri beliau mengevaluasi perjalanan yang luar biasa. Dari perjalanan covid ada transformasi barangkali ada pendidikan jarak jauh, jadi kita tidak menyerahkan dengan keadaan. Hari ini berevaluasi, memperbaiki kegiatan tak terkecuali Tangsel juga,” paparnya.
Baca Juga: Aktivis Mahasiswa Kota Tangerang Kritik MBG hingga Sistem Outsourcing
Reyfaldi Firdaus, salah satu siswa SMP Negeri 11 Tangsel menyampaikan bahwa dunia pendidikan ke depan dapat menjadi lebih baik dalam proses memberikan ilmu kepada para siswa-siswi.
“Bisa menjadi lebih baik. Semoga infrastruktur pendidikan lebih baik. Dunia pendidikan lebih baik ke depan. Mata pelajaran memudahkan, guru gurunya menyenangkan,” harapnya. (eko)
