SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pertandingan Persikota Tangerang melawan Tornado FC berakhir imbang tanpa gol. Hasil laga yang berlangsung di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Rabu (15/5) itu tetap mengantarkan Persikota sebagai juara Grup 1 Liga 3 Nasional.
Permainan kedua tim di babak pertama berlangsung dengan tempo lambat. Tidak banyak peluang yang tercipta oleh kedua kesebelasan tersebut.
Sama seperti di babak pertama, di babak kedua pun kedua tim terlihat bermain aman dengan hanya bermain passing di tengah lapangan. Peluang yang diciptakan pun tidak mengancam dan berpeluang menjadi sebuah gol.
Permainan yang ditampilkan oleh kedua tim terlihat monoton. Padahal di pertandingan sebelummya kedua tim bermain dengan cukup baik, tampil ngotot, serta banyaknya peluang yang tercipta. Hal ini diduga lantaran dengan hasil imbang, kedua tim tetap lolos ke babak selanjutnya yakni babak 16 besar Liga 3 Nasional.
Dugaan itu dibantah oleh Pelatih Persikota Tangerang, Moch Fachrudin yang menyebut timnya tetap tampil dengan maksimal meski sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya.
“Saya ngga pernah mengarahkan untuk kalah, tim harus menang. Memang ada situasi dan momen yang sulit. Tapi kami sudah tampil dengan maksimal,” ucapnya, Rabu (15/5).
Pelatih Tornado FC, Yudi Hendri mengatakan dirinya tidak mengarahkan timnya bermain untuk mendapatkan hasil seri. Namun ia tidak mau timnya kecolongan lantaran Persikota kerap kali mencetak gol.
“Selain itu, adanya faktor kelelahan pemain. Karena memang waktu recovery dengan match sangat berdekatan. Tapi kami tetap tampil maksimal di pertandingan hari ini,” ujarnya.
Keluar sebagai juara Grup 1, Persikota Tangerang kembali berpeluang menjadi tuan rumah di Stadion Benteng Reborn. Hal itu diungkapkan Sekjen PSSI, Yunus Nusi yang hadir langsung menyaksikan pertandingan tersebut. Kata dia, pihaknya akan melakukan meeting untuk menentukan tuan rumah di babak 16 besar liga nasional.
“Persikota memenuhi syarat dan saya lihat sendiri Persikota berpeluang dan layak jadi tuan rumah di 16 besar,”pungkasnya. (hafiz)