Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Nelayan Serang Dihantui Kecemasan, Andra Soni Minta Pemprov Segera Bertindak

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Minggu, 30 Jun 2024 16:03 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Puluhan kapal nelayan di Kampung Kepuh, Kecamatan Bojonegara sedang melakukan persiapan mengikuti parade dalam rangka memperingati Hari Nelayan Internasional, Sabtu (29/6/2024). (LUTHFI/SATELITNEWS.COM)

Puluhan kapal nelayan di Kampung Kepuh, Kecamatan Bojonegara sedang melakukan persiapan mengikuti parade dalam rangka memperingati Hari Nelayan Internasional, Sabtu (29/6/2024). (LUTHFI/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Sejumlah nelayan tradisional di Kabupaten Serang, mengaku terus dihantui kecemasan dalam melaksanakan aktivitasnya. Pasalnya, saat ini gempuran industri, pembangunan, reklamasi, serta banyaknya kapal-kapal besar membuat hasil tangkap ikan nelayan semakin susah. Apalagi, rata-rata nelayan tradisional masih menggunakan perahu kecil.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Serang, Sabihis, disela-sela acara rembuk nelayan dalam rangka memperingati Hari Nelayan Internasional (HNI) tingkat Provinsi Banten, yang dilaksanakan di Kampung Kepuh, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Sabtu (29/6/2024).

Menurutnya, kondisi para nelayan tradisional saat ini sangat memprihatinkan. Bahkan, nyaris tidak mendapat perhatian dari pemerintah.

Banyak persoalan nelayan yang sudah disampaikan kepada pemerintah, namun sampai sekarang belum juga mendapat tindakan konkrit. Walhasil, para nelayan di Kabupaten Serang pada khususnya, mereka terus mengalami kecemasan di tengah gempuran industri dan pembangunan.

“Harapan kami, ini menjadi sebuah langkah awal keberpihakan pemerintah kepada nelayan-nelayan tradisional,” ujarnya.

Diungkapkan Sabihis, beberapa persoalan mendasar yang saat ini dialami para nelayan di Kabupaten Serang adalah belum mempunyai SPBU di beberapa pangkalan.

Baca Juga: Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Sementara itu, untuk membeli solar di SPBU umum semuanya dibatasi, dari mulai waktu sampai volumenya. Belum lagi antriannya yang sangat panjang.

“Solar itu merupakan kebutuhan dasar kami pak. Kalau untuk mendapatkan itu saja susah, bagaimana kapal-kapal kami bisa beroperasi,” pungkasnya.

BeritaTerbaru

MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan kepada wartawan, usai melalukan rakor dengan PVMBG dan stakeholders terkait lainnya. (ISTIMEWA)

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, 14 Letusan Tercatat Sejak 4 September

Minggu, 6 Sep 2026 16:39 WIB
Ilustrasi Erupsi Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)

GAK Level III, Abu Vulkanik Terjang 7 Kecamatan di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:29 WIB
Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. (ISTIMEWA)

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:22 WIB

Persoalan lainnya yang juga harus diperhatikan pemerintah adalah, pendangkalan laut. Terlepas itu, merupakan dampak dari reklamasi besar-besaran yang sedang dilakukan pemerintah atau bukan, nyatanya sejak adanya Pembangunan itu, para nelayan semakin sulit mendapatkan ikan karena lautnya sudah mulai dangkal.

“Apalagi kapal-kapal kami kecil pak. Tidak bisa jauh ke Tengah laut. Terbatas. Dengan menggunakan kapal kecil saja kami sering harus mengalah dengan kapal-kapal besar yang lalu-lalang. Dengan kondisi pendangkalan itu kami tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa pasrah,” ujarnya.

Berbagai aspirasi juga sudah nelayan sampaikan ke pemerintah, tapi sampai sekarang belum ada Tindakan. Yang ada justru perusahan-perusahaan besar terus bertambah mengepung alur kapal-kapal kecil para nelayan.

Sehingga tidak jarang, terjadi biaya operasional nelayan berbanding terbalik dengan penghasilan.

Baca Juga: 80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

“Walhasil, mereka hanya pulang orang, tidak dengan membawa keuntungan. Yang ada, hutang di warung semakin menumpuk. Itu realita dan jeritan para nelayan. Mereka tidak bisa apa-apa menghadapi kondisi ini, tanpa ada keperpihakan pemerintah kepada mereka,” jelasnya.

Kedepan Sabihis berharap, pemerintah bisa melibatkan HNSI Ketika akan membuat sebuah kebijakan yang berkaitan dengan masa depan nelayan. Para nelayan harus mendapat perlindungan dalam menjalankan aktivitasnya.

“Itu belum masuk pada persoalan perekonomian nelayan, akses kesehatan sampai pendidikan yang masih jauh dari harapan,” pungkasnya.

Dorongan yang sama, juga dikatakan Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni. Andra mengaku, dirinya sudah banyak berinteraksi dengan para nelayan, banyak keluhan dan aspirasi yang mereka ingin sampaikan kepada pemerintah berkaitan dengan keberlangsungan para nelayan di Provinsi Banten.

“Yang pertama saya ingin tekankan kepada pak Gubernur, tolong jangan dipisahkan nelayan dengan komunitasnya. Industri boleh berkembang, industri boleh tumbuh namun nelayan juga harus tetap hidup dengan kehidupannya,” ungkap Andra.

Kemudian, lanjutnya, untuk mengatasi persoalan yang dialami para nelayan itu, jangan lagi berbicara pada ranah kewenangan. Kalau memang bukan kewenangan, lantas harus dibiarkan para nelayan kita dengan persoalannya, itu kan tidak bijak dan mereka akan mengadu kepada siapa.

“Maka dari itu, saya mendorong untuk kita bersama-sama, berkolaborasi baik pemerintah maupun swasta untuk memberikan solusi atas persoalan para nelayan,” ujarnya.

Di tempat yang sama Pj Gubernur Banten Al Muktabar, mengatakan jika dalam pembangunan yang dilakukan pemerintah itu membuka ruang bagi semua. Itu yang perlu bahas bersama dan didiskusikan agar semua memiliki ruang untuk mengisi, melaksanakan dan memeprtanggungjawabkannya.

“Jadi peran-peran itu harus bersama. Kita tidak saling mentiadakan tetapi bagaimana saling mendukung untuk tujuan bersama dalam rangka pembangunan,” katanya.

Selanjutnya, para pendiri Provinsi Banten ini juga selalu mengingatkan kepada dirinya, agar melakukan percepatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk nelayan.

“Dan itu, merupakan bagian dari agenda Pembangunan yang harus disusun,” imbuhnya.

Terkait dengan pemerataan SPBU, lanjut Al, persoalan utamanya adalah pada pola distribusi saja. Pasalnya di beberapa titik Pelabuhan sudah tersedia itu, tinggal bagaimana intensitas itu ditingkatkan. Oleh karena itu, kedepan ini harus dikelola oleh satu manajemen besar dan itu harus dilakukan bersama.

“Baik swasta, BUMN dan Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (luthfi)

Tags: andra soninelayanpemprov banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

BANTUAN AIR BERSIH -- Tim PMI Banten, salurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di musim kemarau. (ISTIMEWA)
Banten Region

Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Minggu, 6 Sep 2026 16:13 WIB
Gubernur Banten, Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 15:57 WIB
MENGAMANKAN BBL : Ratusan Ribu BBL dan satu tersangka dugaan penyelundupan BBL, diamankan di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Ditreskrimsus Polda Banten Gagalkan Upaya Penyelundupan 150 Ribu Ekor BBL

Minggu, 6 Sep 2026 15:46 WIB
Banten Region

Bupati Pandeglang Dukung Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan BBPVP Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 12:08 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur
Banten Region

Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Sabtu, 5 Sep 2026 08:42 WIB
80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti
Banten Region

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

Sabtu, 5 Sep 2026 08:04 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pemkot Tangerang Diminta Segera Normalisasi Drainase untuk Mitigasi Banjir

Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 09:18 WIB
MEMASANG GARIS POLISI : Personel KBR Satbrimob Polda Banten memasang garis polisi atau police line di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Dugaan Limbah B3 di Cikande Kabupaten Serang, Tim KBR Brimob Diterjunkan

Rabu, 2 Sep 2026 16:50 WIB
BERNOSTALGIA - Mentrans RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, bernostalgia di SMPN 1 Pandeglang, Senin (31/8/2026). (ISTIMEWA)

Mentrans RI Iftitah Bernostalgia di SMPN 1 Pandeglang

Senin, 31 Agu 2026 17:34 WIB
MEMERIKSA PELAYANAN KESEHATAN : Gubernur Banten Andra Soni melakukan pemeriksaan pelayanan kesehatan pada program CKG. (ISTIMEWA)

6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi

Kamis, 3 Sep 2026 16:45 WIB
Panen Jagung Wilayah Batuceper

Panen Jagung Wilayah Batuceper

Senin, 31 Agu 2026 15:13 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.