Minggu, 14 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Nelayan Serang Dihantui Kecemasan, Andra Soni Minta Pemprov Segera Bertindak

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Minggu, 30 Jun 2024 16:03 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Provinsi Banten

Puluhan kapal nelayan di Kampung Kepuh, Kecamatan Bojonegara sedang melakukan persiapan mengikuti parade dalam rangka memperingati Hari Nelayan Internasional, Sabtu (29/6/2024). (LUTHFI/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Sejumlah nelayan tradisional di Kabupaten Serang, mengaku terus dihantui kecemasan dalam melaksanakan aktivitasnya. Pasalnya, saat ini gempuran industri, pembangunan, reklamasi, serta banyaknya kapal-kapal besar membuat hasil tangkap ikan nelayan semakin susah. Apalagi, rata-rata nelayan tradisional masih menggunakan perahu kecil.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Serang, Sabihis, disela-sela acara rembuk nelayan dalam rangka memperingati Hari Nelayan Internasional (HNI) tingkat Provinsi Banten, yang dilaksanakan di Kampung Kepuh, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Sabtu (29/6/2024).

Menurutnya, kondisi para nelayan tradisional saat ini sangat memprihatinkan. Bahkan, nyaris tidak mendapat perhatian dari pemerintah.

Banyak persoalan nelayan yang sudah disampaikan kepada pemerintah, namun sampai sekarang belum juga mendapat tindakan konkrit. Walhasil, para nelayan di Kabupaten Serang pada khususnya, mereka terus mengalami kecemasan di tengah gempuran industri dan pembangunan.

“Harapan kami, ini menjadi sebuah langkah awal keberpihakan pemerintah kepada nelayan-nelayan tradisional,” ujarnya.

Diungkapkan Sabihis, beberapa persoalan mendasar yang saat ini dialami para nelayan di Kabupaten Serang adalah belum mempunyai SPBU di beberapa pangkalan.

Baca Juga: Dekopinwil Banten Didorong Kembalikan Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

Sementara itu, untuk membeli solar di SPBU umum semuanya dibatasi, dari mulai waktu sampai volumenya. Belum lagi antriannya yang sangat panjang.

“Solar itu merupakan kebutuhan dasar kami pak. Kalau untuk mendapatkan itu saja susah, bagaimana kapal-kapal kami bisa beroperasi,” pungkasnya.

BeritaTerbaru

IMG_20260612_125720

8 Pejabat Berebut Kursi Sekda Lebak

Jumat, 12 Jun 2026 13:00 WIB
Anggota Fraksi PDIP DPRD Banten, Yeremia Mendrofa. (ISTIMEWA)

Anggota DPRD Minta Pemprov Banten Matangkan Regulasi Program Sekolah Swasta Gratis

Jumat, 12 Jun 2026 12:48 WIB
MENANAM POHON – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Indo Raya Tenaga (IRT) melaksanakan penanaman pohon, di Pulau Merak Kecil, Kota Cilegon, Provinsi Banten, Kamis (11/6/2026). (ISTIMEWA)

PT IRT Lestarikan Objek Wisata Pulau Merak Kecil Dengan Menanam Puluhan Bibit Pohon

Kamis, 11 Jun 2026 20:05 WIB
8 Jemaah Haji Asal Lebak Pulang Lebih Awal

8 Jemaah Haji Asal Lebak Pulang Lebih Awal

Kamis, 11 Jun 2026 19:41 WIB

Persoalan lainnya yang juga harus diperhatikan pemerintah adalah, pendangkalan laut. Terlepas itu, merupakan dampak dari reklamasi besar-besaran yang sedang dilakukan pemerintah atau bukan, nyatanya sejak adanya Pembangunan itu, para nelayan semakin sulit mendapatkan ikan karena lautnya sudah mulai dangkal.

“Apalagi kapal-kapal kami kecil pak. Tidak bisa jauh ke Tengah laut. Terbatas. Dengan menggunakan kapal kecil saja kami sering harus mengalah dengan kapal-kapal besar yang lalu-lalang. Dengan kondisi pendangkalan itu kami tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa pasrah,” ujarnya.

Berbagai aspirasi juga sudah nelayan sampaikan ke pemerintah, tapi sampai sekarang belum ada Tindakan. Yang ada justru perusahan-perusahaan besar terus bertambah mengepung alur kapal-kapal kecil para nelayan.

Sehingga tidak jarang, terjadi biaya operasional nelayan berbanding terbalik dengan penghasilan.

Baca Juga: Pemprov Banten Klaim Cadangan Pangan Dimusim Kemarau Aman

“Walhasil, mereka hanya pulang orang, tidak dengan membawa keuntungan. Yang ada, hutang di warung semakin menumpuk. Itu realita dan jeritan para nelayan. Mereka tidak bisa apa-apa menghadapi kondisi ini, tanpa ada keperpihakan pemerintah kepada mereka,” jelasnya.

Kedepan Sabihis berharap, pemerintah bisa melibatkan HNSI Ketika akan membuat sebuah kebijakan yang berkaitan dengan masa depan nelayan. Para nelayan harus mendapat perlindungan dalam menjalankan aktivitasnya.

“Itu belum masuk pada persoalan perekonomian nelayan, akses kesehatan sampai pendidikan yang masih jauh dari harapan,” pungkasnya.

Dorongan yang sama, juga dikatakan Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni. Andra mengaku, dirinya sudah banyak berinteraksi dengan para nelayan, banyak keluhan dan aspirasi yang mereka ingin sampaikan kepada pemerintah berkaitan dengan keberlangsungan para nelayan di Provinsi Banten.

“Yang pertama saya ingin tekankan kepada pak Gubernur, tolong jangan dipisahkan nelayan dengan komunitasnya. Industri boleh berkembang, industri boleh tumbuh namun nelayan juga harus tetap hidup dengan kehidupannya,” ungkap Andra.

Kemudian, lanjutnya, untuk mengatasi persoalan yang dialami para nelayan itu, jangan lagi berbicara pada ranah kewenangan. Kalau memang bukan kewenangan, lantas harus dibiarkan para nelayan kita dengan persoalannya, itu kan tidak bijak dan mereka akan mengadu kepada siapa.

Baca Juga: Pemprov Banten Menargetkan Kuota Sekolah Swasta Gratis 10 Ribu Siswa

“Maka dari itu, saya mendorong untuk kita bersama-sama, berkolaborasi baik pemerintah maupun swasta untuk memberikan solusi atas persoalan para nelayan,” ujarnya.

Di tempat yang sama Pj Gubernur Banten Al Muktabar, mengatakan jika dalam pembangunan yang dilakukan pemerintah itu membuka ruang bagi semua. Itu yang perlu bahas bersama dan didiskusikan agar semua memiliki ruang untuk mengisi, melaksanakan dan memeprtanggungjawabkannya.

“Jadi peran-peran itu harus bersama. Kita tidak saling mentiadakan tetapi bagaimana saling mendukung untuk tujuan bersama dalam rangka pembangunan,” katanya.

Selanjutnya, para pendiri Provinsi Banten ini juga selalu mengingatkan kepada dirinya, agar melakukan percepatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk nelayan.

“Dan itu, merupakan bagian dari agenda Pembangunan yang harus disusun,” imbuhnya.

Terkait dengan pemerataan SPBU, lanjut Al, persoalan utamanya adalah pada pola distribusi saja. Pasalnya di beberapa titik Pelabuhan sudah tersedia itu, tinggal bagaimana intensitas itu ditingkatkan. Oleh karena itu, kedepan ini harus dikelola oleh satu manajemen besar dan itu harus dilakukan bersama.

Baca Juga: Fantastis, Anggaran Revitalisasi Situ Cikedal Mencapai Rp9,7 Miliar

“Baik swasta, BUMN dan Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (luthfi)

Tags: andra soninelayanpemprov banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Pandeglang, Farid Sukur. (ISTIMEWA)
Banten Region

DPRD Pandeglang Minta Lelang Jabatan Transparan Dan Profesional

Kamis, 11 Jun 2026 19:28 WIB
SERAHKAN DOKUMEN – Bupati Pandeglang Rd. Dewi Setiani, menyerahkan dokumen lahan calon lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), kepada Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Mochamad Salim Somad. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemkab Pandeglang Serahkan Dokumen Lahan Calon Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 19:22 WIB
RAKERNAS APDESI – Bupati Pandeglang Rd. Dewi Setiani, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APDESI Merah Putih 2026, Rabu (10/6/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Hadiri Rakernas APDESI Merah Putih 2026, Bupati Dewi Tekankan Peran Strategis Desa

Kamis, 11 Jun 2026 19:16 WIB
Kejari Lebak Banding atas Putusan Pengadilan Tipikor Kasus Penyertaan Modal PDAM
Banten Region

Kejari Lebak Banding atas Putusan Pengadilan Tipikor Kasus Penyertaan Modal PDAM

Kamis, 11 Jun 2026 18:36 WIB
Alfamart Latih Pelaku UMKM Lebak
Bisnis

Alfamart Latih Pelaku UMKM Lebak

Kamis, 11 Jun 2026 17:16 WIB
MEMERIKSA KESEHATAN : Personel Polda Banten, melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Antisipasi TPPO dan Kekerasan, Polda Banten Massifkan Edukasi Ke Masyarakat

Kamis, 11 Jun 2026 17:08 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Ini Daftar SD-MI dan SMP-MTS Swasta Gratis di Kota Tangerang

Ini Daftar SD-MI dan SMP-MTS Swasta Gratis di Kota Tangerang

Senin, 8 Jun 2026 14:45 WIB
PKL di Lebak Direlokasi dari Zona Merah ke Zona Merah Lainnya, Fraksi PKS: Tidak Boleh

PKL di Lebak Direlokasi dari Zona Merah ke Zona Merah Lainnya, Fraksi PKS: Tidak Boleh

Rabu, 10 Jun 2026 17:25 WIB
Kebijakan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen Direlaksasi, Begini Respons Wali kota Tangerang

Kebijakan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen Direlaksasi, Begini Respons Wali kota Tangerang

Selasa, 9 Jun 2026 16:04 WIB
DR. KH. ENCEP SAFRUDIN MUHYI. MM., M.Sc

MUHARRAM: MENATAP MASA DEPAN

Jumat, 12 Jun 2026 13:04 WIB
Sempat Kabur ke Bandung, Terduga Pelaku Tabrak Lari Tokoh Pramuka Tangerang Ditangkap

Sempat Kabur ke Bandung, Terduga Pelaku Tabrak Lari Tokoh Pramuka Tangerang Ditangkap

Jumat, 12 Jun 2026 16:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.