SATELITNEWS.COM, SERPONG–Insiden kecelakaan yang dialami rombongan dosen Universitas Pamulang (Unpam) menimbulkan keprihatinan banyak pihak. Salah satunya adalah Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.
Dia menemui korban selamat di Universitas Pamulang sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing pada Kamis siang. Kedatangannya juga untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia.
Sesampainya Universitas Pamulang, orang nomor satu di kota berjuluk anggrek itu berbincang dengan sejumlah korban selamat yang mengalami luka ringan. Nampak, sejumlah perwakilan kampus turut serta dalam baik itu.
“Saya turut prihatin dengan kejadian kecelakaan bis yang menimpa rombongan dari Universitas Pamulang, turut prihatin atas wafatnya pak direktur, menyatakan dukacita belasungkawa semoga beliau bisa diterima iman Islamnya dan keluarga diberikan kekuatan,” tuturnya.
Menurutnya, almarhum memiliki sumbangsih besar dalam pembangunan pendidikan khusus di Universitas Pamulang.
“Beliau seseorang ilmuwan yang totalitas mengabdikan dirinya di Universitas Pamulang untuk kemajuan, saya merasa kehilangan untuk almarhum,” kata Benyamin.
Baca Juga: Kasus RT Jadi tersangka Usai Tegur Warga Bakar Sampah, Benyamin Minta Proses Hukum Dijalani
Setelah itu, Benyamin juga mendatangi rumah duka yang berada di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Serpong. Nampak, kedatangannya bersamaan dengan Panji Arta perwakilan Jasa Raharja Tangerang untuk memberikan uang santunan.
“Saya informasikan bahwa kecelakaan dimana menimpa almarhum bahwa setiap penumpang angkutan umum yang sah berhak atas santunan jasa raharja atas kecelakaan. Tadi setelah diserahkan secara simbolis santunan sebesar 50 juta kepada ahli waris,” jelasnya.
Ia juga menyebut, pihaknya juga menanggung biaya pengobatan para korban luka-luka. Sehingga, kata dia, mereka tidak perlu memikirkan biaya rumah sakit.
“Santunannya dalam bentuk penggantian biaya perawatan sebesar 20 juta satu orang. Ada juga biaya tambahan sebesar 1 juta. Itu langsung kita jaminkan ke rumah sakit, kita bayarkan ke RS setelah rumah sakit menagih kan. Jadi seluruh korban tidak perlu memikirkan biaya lagi untuk pengobatan,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, bus rombongan yang membawa puluhan dosen Universitas Pamulang (Unpam) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami insiden kecelakaan di Tol Cipali kilometer 176 pada Rabu (24/7/2024) sekitar pukul 21.41 WIB. Satu orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut yakni Direktur Pascasarjana atas nama Sarwani.
Rektor Universitas Pamulang, Nurzaman mengatakan, bus yang membawa 33 penumpang itu dalam perjalanan melaksanakan perjanjian kerjasama antara Universitas Pamulang dengan Universitas Mulya Kudus, Jawa Tengah. Selain itu, rombongan juga melakukan ziarah dan pengabdian di kawasan industri tenun lokal. (eko)
























