Senin, 15 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Nenek Kanilah, Si Pembuat Kue Serabi Yang Bertahan Sejak 72 Tahun Silam

// Usaha Turun Temurun, Kini Dioperasikan Oleh Generasi Ke Empat

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 13 Agu 2024 11:34 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Kabupaten Pandeglang

Nenek Kanilah dan Cucunya, Mumun, sedang membuat kue Serabi, di dapur rumahnya, Selasa (13/8/2024). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Tak jauh dari jalan utama Majasari – Cipacung, Kabupaten Pandeglang, tepatnya di Kampung Cidanghyang, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, seorang nenek Kanilah (91) bersama cucunya, Mumun (42), sedang duduk santai sambil di bagian dapur rumahnya menunggu kue Serabi matang.

Satu per satu, pembeli – pun menghampiri dan memesan kue Serabi untuk sarapan, atau hanya sebagai teman ngopi sambil santai di teras depan rumah.

Diketahui, nenek Kanilah sudah Berjualan kue Serabi tersebut sejak tahun 50-an, atau pada usianya sekira 19 tahunan.
Kanilah adalah, generasi ke dua dari awalnya yang jualan ibunya.

Sekarang, operasional dipegang oleh cucunya, Mumun (42) atau generasi keempat. Karena, ibunya Mumun alias anak Kanilah, sudah meninggal dunia duluan.

“(Ieu mah usaha koreh – koreh cong, poe ieu ngoreh, poe ieu nyongcong). Ini mah usaha koreh – koreh cong, hari ini ngoreh, hari ini nyongcong), seperti ayam sedang mencari makan,” kata nenek Kanilah, Selasa (13/8/2024).

Jadi, katanya, hari ini mencari rezeki dan kemudian hasilnya langsung dipakai makan hari itu juga. Besok mencari lagi.
Kanilah juga mengaku, saat anak – anak dan usia remaja mengalami jaman penjajahan Belanda dan juga Jepang.

Baca Juga: 9 Rumah Warga Di Panimbang Pandeglang Rusak

Sehingga, ia dan ortunya terpaksa ngeli atau mengungsi ke kaki Gunung Karang agar tidak ditangkap Belanda.

Nenek dengan 9 anak ini juga menceritakan, saat ini anak – anaknya sudah berkeluarga dan tinggal di sekitar atau tak jauh dari rumahnya. Namun, ada juga yang di Lampung.

BeritaTerbaru

Wabup Lebak Kumpulkan Camat-Kades, Diminta Kawal Program MBG

Wabup Lebak Kumpulkan Camat-Kades, Diminta Kawal Program MBG

Minggu, 14 Jun 2026 20:34 WIB
Ilustrasi Lelang Terbuka Jabatan. (ISTIMEWA)

LIPP Banten: Pejabat Hasil Lelang Terbuka Pemkab Pandeglang Harus Berintegritas

Minggu, 14 Jun 2026 19:46 WIB
Ilustrasi jemaah haji di Tanah Suci Makkah. (ISTIMEWA)

Dibagi 3 Kloter, Kepulangan Jemaah Haji Pandeglang Dimulai 20 Juni

Minggu, 14 Jun 2026 19:34 WIB
DONOR DARAH – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pandeglang, menggelar kegiatan donor darah, Minggu (14/6/2026). (ISTIMEWA)

UDD PMI Pandeglang Peringati Hari Donor Darah Sedunia

Minggu, 14 Jun 2026 19:31 WIB

Ia mengaku, ingat kalau dulu sekira tahun 1952-an ke atas untuk menyeberang ke Lampung, tidak bersandar di Pelabuhan Bakaheuni, tapi bersandar di Pelabuhan Panjang. Kebetulan, salah satu anaknya tinggal di dekat pelabuhan itu.

Ia mengaku, tak ingat berapa rupiah saat pertama kali menjual kue Serabi. Namun ia mengaku, paling senang hidup di zaman Soeharto, karena harga bahan pangan murah, hidup tenang, aman dan nyaman.

“Jadi, kota juga bisa menjual Serabi dengan harga murah,” tandasnya.

Sekarang, tambahnya, kue Serabinya dijual Rp 10 ribu per 3 keping. Namun, penyuka kue Serabi khas Pandeglang makin berkurang, karena mayoritas anak muda menyukai Serabi dengan toping modern seperti cokelat, keju dan lainnya.

Baca Juga: LIPP Banten: Pejabat Hasil Lelang Terbuka Pemkab Pandeglang Harus Berintegritas

Sementara, Serabi yang dia jual hanya polos saja tanpa toping. Karena, saat hendak dimakan, Serabi itu dicocolkan ke kuah yang dibuat dari air rebusan ikan Pindang Tongkol, yang dicampur dengan ulekan cabai rawit, serta bawang merah.

Tak heran di pagi hari, selain masyarakat biasa banyak juga pedagang Pindang Ikan Tongkol yang mampir ke dapur emak Kanilah, untuk membeli Serabi dan kemudian dijual sepaket dengan Ikan Pindang Tongkol yang mereka jajakan dari rumah ke rumah.

Nenek Kanilah menegaskan, ia akan terus menurunkan usahanya hingga keturunannya yang lain.

Sementara, Mumun mengatakan, kue Serabi yang dibuatnya terjual habis di wilayah sekitar. Sehingga, dianggap tak perlu menjual keluar Pandeglang.

“Di sini saja sudah banyak, dan hampir tak terlayani. Kita belum bisa memproduksi lebih banyak, karena pembuatannya masih manual atau tradisional. Dan kita enggak punya tenaga lain, atau karyawan,” pungkasnya, seraya tersenyum.

Wanita berambut panjang ini – pun, akan berusaha mempertahankan usaha pembuatan kue dari bahan baku tepung beras itu. (mardiana)

Baca Juga: UDD PMI Pandeglang Peringati Hari Donor Darah Sedunia

Tags: kabupaten pandeglangKue SerabiNenek Kanilah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Raup Cuan dari Buket Wisuda Kelulusan, Warga Lebak Kantongi Jutaan Rupiah
Banten Region

Raup Cuan dari Buket Wisuda Kelulusan, Warga Lebak Kantongi Jutaan Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 18:52 WIB
CEMARI LINGKUNGAN – Sampah rumah tangga, ditemukan masih banyak di aliran Sungai Cibanten, Kota Serang, Minggu (14/6/2026). Oleh karenanya, relawan peduli sungai dan peduli lingkungan, usulkan sanksi bagi pelanggar. (ISTIMEWA)
Banten Region

Sampah Rumah Tangga Cemari Sungai Di Kota Serang, Relawan Usulkan Pemberlakuan Sanksi

Minggu, 14 Jun 2026 17:58 WIB
Perbup Pembatasan Jam Operasional Truk Galian C di Lebak tak Bertaji
Banten Region

Perbup Pembatasan Jam Operasional Truk Galian C di Lebak tak Bertaji

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB
Petugas Satpol PP Kabupaten Serang, saat menertibkan Bangli di Kibin, belum lama ini. (ISTIMEWA)
Banten Region

Satpol PP Kabupaten Serang Beri Waktu 4 Hari Bangli Di Kibin Bongkar Mandiri

Minggu, 14 Jun 2026 16:34 WIB
Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Bidang Bina Konstruksi DPUPR Kabupaten Serang, Dadan Gunawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Retribusi PBG Di Kabupaten Serang Tembus Rp14 Miliar

Minggu, 14 Jun 2026 16:25 WIB
BERINTERAKSI : Gubernur Banten Andra Soni, berinteraksi dengan pelajar di Kota Tangsel. (ISTIMEWA)
Banten Region

Lama Sekolah Anak Di Banten Meningkat Menjadi 9,56 Poin

Minggu, 14 Jun 2026 16:16 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Diduga Akibat Lingkungan Kotor dan Polusi, 51.300 Balita di Kabupaten Tangerang Terserang ISPA Sepanjang 2026

Diduga Akibat Lingkungan Kotor dan Polusi, 51.300 Balita di Kabupaten Tangerang Terserang ISPA Sepanjang 2026

Selasa, 9 Jun 2026 21:43 WIB
Hapus Kesenjangan Kualitas Sekolah Negeri dan Swasta, Ini Langkah Disdik Kota Tangerang

Hapus Kesenjangan Kualitas Sekolah Negeri dan Swasta, Ini Langkah Disdik Kota Tangerang

Kamis, 11 Jun 2026 15:01 WIB
Imigrasi Tangerang Pastikan Paspor Berserakan di Serpong Milik Jamaah Haji

Imigrasi Tangerang Pastikan Paspor Berserakan di Serpong Milik Jamaah Haji

Selasa, 9 Jun 2026 18:38 WIB
Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag Digugat Kader Muhammadiyah ke MK

Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag Digugat Kader Muhammadiyah ke MK

Rabu, 10 Jun 2026 17:45 WIB
Anak Laki-laki Ditemukan Telantar di Batuceper

Anak Laki-laki Ditemukan Telantar di Batuceper

Selasa, 9 Jun 2026 19:35 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.