SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Delapan lapak pedagang di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) roboh pada, Minggu (10/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Bangunan semi permanen yang baru ditempati oleh pedagang itu ambruk hingga membuat para pedagang syok.
Pasalnya, saat kejadian banyak pedagang yang sedang diam di lapak mereka masing-masing. Tidak ada aba-aba, bangunan berbahan baja ringan langsung ambruk ke tanah. Pedagang pun banyak yang terjebak.
“Kejadiannya jam 3-an pas hujan gede. Langsung ambruk semuanya sekitar delapan lapak yang roboh. Hujannya besar barengan sama angin kaya puting beliung kencang. Korban Alhamdulillah tidak ada, walaupun saya juga posisi sendiri di dalam, Alhamdulillah tidak kenapa-kenapa,” ujar Andi salah satu pedagang saat ditemui.
“Pedagang banyak juga yang posisinya d idalam kalau tidak ada batangan mungkin langsung nimpa pedagang,” sambungnya.
Andi menyampaikan bahwa, para pedagang baru mengisi lapak sekitar satu bulan. Dirinya sangat menyayangkan peristiwa itu, pasalnya dengan usia bangunan yang baru dan uang sewa yang cukup besar malah didapati hal tersebut.
“Iya baru beres ada satu bulan mah. Tiangnya terlalu tipis, keberatan beban yang atas. Ini tidak memadai. Seharusnya kalau untuk beberapa tahun mah yang kuat jangan asal-asalan. Jatuhnya kalau tidak salah 10 juta satu lapak. Bulannya tidak ada, hanya bayar lampu paling sesuai dengan pemakaian kita aja bayarnya,” jelasnya.
Baca Juga: Sepeda Motor Kawasaki Ninja RR Dicuri dari Garasi Rumah di Ciputat
Salah satu pedagang buah yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan situasi saat kejadian begitu mencekam. Kata dia, meja tempat ia menaruh barang dagangannya berterbangan hingga ke tengah jalan.
“Dagangan sempat diturunkan kalau tidak mah pada berhamburan. Motor ada beberapa yang ketimpa punya pedagang. Motor saya kebetulan tidak di dalam. Tadi meja juga pada terbang ke tengah jalan karena angin besar. Sampai tidak kelihatan jalannya sampai gelap,” pungkasnya. (eko)

















