SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (RSU) membuka layanan baru radiologi panoramic. Keberadaan radiologi ini untuk membantu dan menunjang pelayanan multidisiplin pasien poli ortodonti.
Kepala Instalasi Radiologi RSU Tangsel, dr. Faisal Reza, Sp. Rad Subsp RI (K) mengatakan, radiologi layanan panoramic ini untuk memeriksa kelainan pada gigi, kelainan pada rahang, atau kelainan pada gigi berlubang. “Biasanya radiologi panoramic ini dikirim dari dokter gigi, yang sudah kemarin dilaunching,” kata Faisal, Kamis (14/11/2024).
Menurut Faisal, radiologi panoramic ini biasa dilakukan di RSU Kota Tangsel ketika ada pemeriksaan dari dokter gigi dan minta dilakukan radiologi panoramic.
“Jadi kita bisa melihat di panoramic itu ada gigi berlubang, ada gigi nyempil atau infaksi, atau kelainan rahang Temporomandibular Joint (TMJ) nama ilmiahnya. Jadi bisa dilihat posisi rahang itu pas di posisinya atau tidak. Nanti biasanya radiologi akan menilai dengan sudut nanti dilaporkan ke dokter giginya. Dan penangannya nanti tetap di dokter gigi,” jelasnya.
Dikatakan Faisal, radiologi biasa dengan radiologi panoramic adalah sama-sama bagian x-ray. “Tapi panoramic salah satu modalitas radiologi, sama seperti CT scan (computerized tomography scan), X-ray, magnetic resonance imaging atau MRI, adalah modalitas raduiologi. Panoramic khusus untuk bagian gigi. Kalau rontgen untuk tulang atau badan, CT scan lebih mendalam, kalau MRI lebih spesifik lagi,” ujarnya.
Faisal menjelaskan, mesin radiologi panoramic yang dimiliki RSU Kota Tangerang adalah mesin paling canggih. “Mesinnya kita beli dari Italia. Teknologinya terbaru dan mutakhir, bisa melihat gambaran gigi lebih jelas, ada tambahan pemeriksaan yaitu sefalometri, biasanya untuk pasien yang ingin pasang kawat gigi, dilakukan pemeriksaan pengukuran rahang, jadi sebelum sebleum dipasang behel, dilakukan pemeriksaan sefalometri,” jelasnya.
Baca Juga: Mulai 25 Mei 2026, RSU Kota Tangsel Buka Layanan Bedah Onkologi
RSU Tangsel membeli alat radiologi panoramic ini sekitar akhir tahun lalu. Kemudian mengurus izin Bapeten pada bulan Juli 2024. “Rencananya saya akan minta alat pemeriksaan MRI, yakni alat lebih canggih, bisa memeriksa kelainan tuilang belakang. Karena di RSU Tangsel saat ini bari ada CT scan dan panoramic, belum ada mesin MRI,” tukasnya.
Sebagian besar rumah sakit-rumah sakit di Kota Tangsel sudah memiliki radiologi panoramic. “Tapi yang paling canggih baru ada di RSU Kota Tangsel, karena ada Cone Beam Computed Tomography (CBCT)-nya. Jadi gambaran tulang bisa kelihatan jelas,” paparnya.
Saat ini pasien yang datang ke radiologi panoramic sudah cukup banyak. “Pasien per bulan sudah ada 100 sampai 200 pasien, khusus panoramic,” ujarnya.
Pemeriksaan panoramic ini apakah bisa menggunakan BPJS Kesehatan? “Untuk panoramic bisa pakai BPJS, tapi ada pemeriksaan bagian sefalometri yang itu tidak dicover BPJS, harus umum, karena itu kan estetik tidak BPJS. Pasang behel juga tidak bisa dicover BPJS,” ulasnya.
Selain radiologi panoramic, RSU Tangsel sebelumnya telah memiliki radiologi rontgen. “Pelayanan terbaru CT scan, pelayanan radiologi dengan radiasi untuk bisa melihat pasien stroke, pendaharan, ada tumor pada kepala atau seluruh tubuh, melihat kelainan pada vaskuler, dan lain sebagainya. Juga ada USG, pemerikasan meliputi kepala, leher, toraks abdomen, tungkai dan lainnya,” pungkasnya. (eko)
























