SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya mulai 25 Mei 2026, rumah sakit milik Pemkot Tangsel itu telah menyediakan pelayanan bedah onkologi.
Dokter Sub Spesialis Bedah Onkologi RSU Kota Tangsel, dr. Randi Dwiyanto, Sp.B, Subsp. Onk (K), mengatakan, layanan baru tersebut bahkan sudah bisa dilakukan dengan menggunakan BPJS Kesehatan. “Kalau selama ini poliklinik bedah onkologi di RSU Tangsel sudah mulai praktek sejak Desember 2025. Namun karena menunggu akreditasi dan persetujuan dari BPJS, baru disetujui pada 25 Mei ini,” jelas dr. Randi dalam wawancara kepada Satelit News di Aula Lantai 4 Gedung RSU Tangsel, Senin (25/5/2026).
Dijelaskan dr. Randi, pelayanan onkologi yang ditangani di RSU Tangsel adalah kasus-kasus yang berhubungan dengan onkologi yaitu tumor solid, baik jinak maupun ganas (kanker). “Yang paling banyak di payudara, lalu kanker tiroid, kanker kelenjar liur atau ludah, kanker rongga mulut, seperti lidah atau yang lainnya. Banyak banyak juga kanker kulit, juga kanker kelenjar lunak,” ujarnya.
Menurut dr. Randi, penyakit-penyakit tersebut sudah bisa langsung ditangani dan dirujuk langsung di RSU Kota Tangsel. “Kalau selama ini kan harus melalui bedah umum dulu. Tapi sekarang sudah bisa langsung ke RSU Kota Tangsel,” paparnya.
Kata dr. Randi, pelayanan untuk pasien yang menggunakan asuransi BPJS Kesehatan pun sangat mudah. Hal ini karena sistem layanan RSU Kota Tangsel, RSU Serpong Utara, RSU Pondok Aren dan Puskesmas sudah terhubung dengan BPJS Kesehatan.
Soal fasilitas dan sarana prasarana layanan onkologi ini, dr. Randi menegaskan bahwa alat yang dimiliki RSU Kota Tangsel saat ini sudah mumpuni. Bahkan, saat ini RSU Kota Tangsel tengah menunggu hibah peralatan onkologi dari Kementerian Kesehatan. “RSU Kota Tangsel sejak tahun 2025 dipilih oleh pemerintah pusat atau Kemenkes untuk program KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi). Dari program itu, nantinya RSU Tangsel akan mendapat hibah berupa fasilitas alat, diantaranya memografi, rontgen payudara, juga fasilitas untuk pelayanan kemoterapi,” ujarnya.
Dengan alat tersebut, maka pelayanan onkologi di RSU Tangsel akan semakin bagus. “Sambil menunggu hibah itu, yang bisa saya lakukan adalah sampai tindakan operasi. Hibah fasilitas itu rencananya tahun ini,” jelas dr. Randi.
Setelah pasien dilakukan operasi, RSU Tangsel bekerjama dengan RSUD Fatmawati dan RS Darmais untuk kelanjutan pengobatan pasien pascaoperasi, seperi kemoterapi dan lainnya. “Setelah kemoterapi, lalu kontrol rutin bisa dilakukan di RSU Kota Tangsel lagi,” ulasnya.
Di akhir wawancara, dr. Randi mewanti-wanti agar masyarakat lebih peduli dan memperhatikan kesehatan. “Deteksi dini kanker itu penting. Tidak semua benjolan di luar tubuh adalah kanker, bisa juga tumor jinak. Saat ini kanker payudara paling tinggi di seluruh dunia. Dan sayangnya, kebanyakan pasien kanker payudara datang berobat ketikan sudah dalam stadium lanjut. Jadi ini penting, semakin terdiagnosa secara dini maka angka harapan hidup semakin panjang,” pungkasnya.
Layanan Poli Bedah Onkologi di RSU Kota Tangsel buka setiap hari Senin dan Kamis mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. (adv)