Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Dianggap Tak Lagi Relevan, Pemerintah Diminta Cabut Moratorium Pemekaran Daerah

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 13 Des 2024 09:08 WIB
Rubrik Nasional
Dianggap Tak Lagi Relevan, Pemerintah Diminta Cabut Moratorium Pemekaran Daerah

Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan meminta Pemerintah mempertimbangkan untuk mencabut moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). Hal ini menyusul banyaknya permintaan dari daerah untuk kembali melakukan pemekaran.

“Pemekaran DOB Provinsi dan kabupaten/kota memiliki urgensi dan kemanfaatan. Dalam banyak aspek, kajian akademik banyak berkesimpulan hal demikian,” kata anggota Komisi II DPR Ahmad Irawan dikutip dari Rakyat Merdeka, Jumat (13/12).

Anggota Fraksi Golkar ini menilai, tantangan pembentukan DOB ini sebenarnya hanya ma­salah anggaran saja, yakni ke­mampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk meng-cover pemekaran daerah otonomi baru.

Sebab, lanjutnya, diperlukan pembiayaan untuk pembangun­an infrastruktur pemerintahan baru, gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pembiayaan instansi vertikal seperti TNI, Kepolisian, dan lainnya.

“Jadi evaluasi dan target kita dari pemekaran DOB itu harus matang dan selektif. Termasuk potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila daerah baru terse­but terbentuk,” ujarnya.

Irawan menuturkan, usulan pemekaran dari berbagai daerah memang cukup banyak. Maka­nya dia usul agar Pemerintah membentuk tim khusus dan tim bersama DPR untuk melakukan verifikasi kelayakan pemekaran tersebut. Tim khusus dan tim bersama ini nantinya akan me­nyusun indikator dan prasyarat pemekaran DOB.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

“Moratorium tidak relevan lagi. Karena agenda pemekaran mendesak,” lanjutnya.

Menurutnya, setidaknya ada empat alasan mengapa pemekaran atau pembentukan DOB menjadi agenda yang mendesak dilakukan.

Pertama, usulan pemekaran daerah jadi cerminan aspirasi masyarakat di daerah tersebut.

Kedua, aspirasi tersebut tentu harus dilihat sebagai keinginan untuk menyediakan pelayanan publik yang dekat dengan mas­yarakat dan lebih baik.

Ketiga, pembentukan DOB akan mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dengan berbagai potensi lokal daerah tersebut. Keempat, sebagai suatu kenyataan politik, pemekaran daerah juga penting untuk har­monisasi kekuatan politik lokal, penyerapan tenaga kerja, dan redistribusi peluang ekonomi.

“Dari isu DOB ini, kerangka isunya ada pada prosesnya, indi­katornya dan kesiapannya. Na­mun, isu pemekaran daerah tidak bisa hanya dipandang sebagai aspek kesiapan saja, juga telah menjadi kepentingan nasional. Kebijakan transisional harus dirumuskan segera,” tegasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, negara tidak lagi terjebak pada moratorium atau pencabutan moratoriun pemekaran. Maka­nya untuk pemekaran ini, ada 4 bidang utama yang harus men­jadi indikator dan prasyarat pem­bentukan DOB, yakni bidang Pemerintahan, bidang ekonomi, bidang pelayanan publik dan terakhir bidang sosial-politik.

“Semua indikator dan prasyarat itu harus kita rinci. Turunannya banyak yang kita harus klasifi­kasi dan verifikasi. Namun dari pengalaman kita memekarkan daerah sebelumnya, kebijakan mitigasi dan transisional sudah bisa kita siapkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Men­teri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan, Kemendagri telah menerima sebanyak 337 usulan DOB. 337 usulan itu terdiri dari 42 usulan untuk provinsi, 248 usulan untuk kabupaten, 36 usulan untuk kota, enam usulan untuk daerah istimewa dan lima usulan untuk otonomi khusus.

“Banyak sekali usulan yang juga meminta agar moratorium DOB dihentikan,” katanya.

Bima menuturkan, Pemerin­tah telah beberapa kali melaku­kan pembicaraan atau diskusi terkait usulan pembentukan DOB tersebut. Negara juga perlu membuat semacam aturan ketat membentuk daerah baru apabila moratorium DOB dicabut.

Dari hasil evaluasi atas ke­bijakan pemekaran, banyak DOB justru tidak memenuhi target, pembiayaannya besar, ketergan­tungan pada pusat besar, sehingga tidak berkembang sesuai dengan harapan.

Bima menegaskan, syarat ketat membentuk DOB adalah me­mastikan anggaran negara tidak makin terbebani. (rmg)

Tags: daerah otonom barudpr ripemerintah
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

SERAHKAN SK - Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah, memberikan SK PNS kepada Kepsek. (ISTIMEWA)

Bupati Zakiyah Serahkan 283 SK Kepsek SD dan SMP

Kamis, 7 Mei 2026 17:36 WIB
Mancing 5 Ton Ikan, Cara Unik Buruh Kabupaten Tangerang Rayakan May Day

Mancing 5 Ton Ikan, Cara Unik Buruh Kabupaten Tangerang Rayakan May Day

Minggu, 10 Mei 2026 17:05 WIB
Ingin Kuliah Gratis, 1.458 Pemuda Tangerang Berebut Beasiswa Tangerang Gemilang

Ingin Kuliah Gratis, 1.458 Pemuda Tangerang Berebut Beasiswa Tangerang Gemilang

Selasa, 12 Mei 2026 19:30 WIB
IMG_20260510_071910

Banten Luncurkan Sekolah Aman dan Nyaman, Talenta Siswa Disiapkan Mendunia

Minggu, 10 Mei 2026 07:25 WIB
Dalam Hitungan Detik, 4 Maling Gasak 2 Sepeda Motor di Pondok Aren

Dalam Hitungan Detik, 4 Maling Gasak 2 Sepeda Motor di Pondok Aren

Minggu, 10 Mei 2026 16:07 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.