SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Kawanan begal bersenjata tajam beraksi di Jalan Talas 2 RT 03 RW 01 Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu (8/1/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.
Mandor Makmun salah satu warga di dekat tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan bahwa pelaku berjumlah tiga orang.
Ketiganya diperkirakan masih berusia remaja. Saat kejadian, korban yang merupakan warga sekitar hendak pulang ke rumah.
“Kejadian sekitar jam 02.30 WIB. Jadi dia lagi jalan, langsung digerebek tiga orang yang memakai dua motor. Pelaku bawa kabur motor vario dan handphone,” ujarnya saat ditemui.
Makmun menjelaskan, saat kejadian memang kondisi jalan tidak terlalu ramai oleh kendaraan yang melintas. Pelaku yang membawa senjata tajam, langsung menyerang korban hingga mengalami lima luka tusukan.
“Iya kondisinya lagi sepi, biasanya ramai di warkop anak muda pada nongkrong. Korban mengalami luka tusukan, luka tusukan yang saya lihat di badan semua. Pelakunya anak-anak baru gede,” jelasnya.
Baca Juga: Berawal dari Kompor yang Ditinggal Menyala, Rumah Dua Lantai di Pamulang Terbakar
Setelah terjadi penyerangan, lanjut Makmun, korban berteriak minta tolong. Sontak, teriakan itu menarik perhatian para warga yang langsung mendatangi lokasi. Alangkah terkejutnya warga saat melihat korban sudah terlentang mengalami luka tusukan.
” Korban teriak minta tolong, warga keluar ramai cuma dia sudah luka-luka. Sekarang dia sudah dirawat rumah sakit Fatmawati Jakarta,” katanya.
Menurutnya, peristiwa ini baru pertama kali terjadi. Bahkan, pelaku tergolong nekat lantaran beraksi ditengah permukiman.
Makmun juga menyayangkan, berdasarkan keterangan korban bahwa saat dirinya diserang sempat ada dua motor yang melintas. Tetapi, hanya melintas tidak melakukan pertolongan.
“Ini baru kejadian. Yang saya sayangkan itu pengakuannya pas lagi diserang ada dua motor lewat tapi jalan terus nolongin,” jelasnya.
Warga lainnya, Arif menyebut bahwa insiden ini membuat warga was-was. Apalagi, peristiwa yang terjadi persis di depan rumahnya menimbulkan rasa tidak aman apabila harus beraktivitas pada waktu malam.
Baca Juga: Terjebak di Dalam Gorong-gorong, Pria ODGJ Diselamatkan Damkar Tangsel
“Kita juga lagi kordinasi dengan aparat setempat RT RW agar dihidupkan kembali lampu penerangan jalan agar tidak gelap dimalam hari dan diharapkan tidak kembali terjadi,” pungkasnya. (eko)
