Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Banjir di Jabodetabek, BNPB Modifikasi Cuaca

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 4 Mar 2025 22:35 WIB
Rubrik Nasional
Banjir di Jabodetabek, BNPB Modifikasi Cuaca

Banjir menggenangi seluruh toko di lantai dasar Gedung Pasar Cipulir, Jakarta, Selasa (4/3/2025). Banjir mencapai sepinggang orang dewasa yang menggenangi Kompleks Pasar Cipulir dan ejumlah titik di Jakarta sejak pukul tiga dinihari, akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan daerah penyanggah hulu sungai sejak malam hingga menjelang subuh. (TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) tahap pertama sejak Selasa, 4 Maret 2025 hingga 8 Maret 2025. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem setelah banjir parah melanda kawasan Jabodetabek.

“OMC sekali lagi kami akan laksanakan sampai tanggal 8 Maret,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Banjir Jabodetabek yang digelar secara daring, Selasa (4/3/2025).
Modifikasi cuaca ini diharapkan dapat mengurangi potensi hujan deras dalam beberapa hari ke depan. “Wilayah DKI Jakarta memang masih banyak yang tergenang, tetapi saat ini yang dibutuhkan oleh DKI adalah operasi modifikasi cuaca. Nantinya, kami akan melaksanakan ini bersama Pemprov DKI dan BNPB,” lanjut Suharyanto.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemaparan dari Kepala BMKG, hujan deras masih berpotensi terjadi pada 11-20 Maret 2025. “Pada saat itu juga, BNPB akan kembali melakukan operasi modifikasi cuaca, sehingga dari hulunya pemicu bencananya bisa kita kurangi,” jelasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meminta agar pemerintah daerah turut serta dalam pelaksanaan modifikasi cuaca. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban tingginya muka air di daerah hulu Sungai Ciliwung agar tidak semakin memperparah banjir di wilayah hilir.

“Jadi, apakah memungkinkan Pemprov menyediakan pendanaan untuk operasi modifikasi cuaca ini dalam waktu singkat? Karena Kepala BMKG tadi sudah menyampaikan bahwa ada potensi hujan deras yang akan terus berlanjut minimal dalam seminggu ke depan,” kata Pratikno.

Di antara wilayah Jabodetabek, Kota Bekasi menjadi daerah yang paling parah terdampak banjir pada Selasa, 4 Maret 2025. “Kota Bekasi yang paling parah. Dari 11 kecamatan, ada 8 kecamatan yang terkena banjir,” ungkap Suharyanto.
Banjir ini menyebabkan ribuan warga terdampak, dengan banyak di antaranya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa titik pengungsian, dibantu oleh BNPB dan organisasi kemanusiaan lainnya.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

“Sampai pagi ini masih ada beberapa masyarakat yang belum bisa keluar dari rumahnya di titik-titik tertentu. Ini juga tadi kita bahas agar segera dilakukan penyelamatan,” kata Suharyanto.
Banjir di Bekasi kali ini disebut sebagai salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir—bahkan lebih buruk dibandingkan banjir pada tahun 2020. Ketinggian air di beberapa titik mencapai lebih dari dua meter, terutama di kawasan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, dan Bekasi Timur.

Hujan deras yang terjadi sepanjang malam menyebabkan sungai-sungai seperti Kali Cikeas, Kali Cileungsi, dan Kali Cibongas, meluap hingga melampaui batas normal. Pada Selasa dini hari, ketinggian debit air di Kali Cikeas dan Kali Cileungsi mencapai 710 cm, jauh di atas batas normal 350 cm.

Di Perumahan Villa Jatirasa, Jatiasih, Bekasi Selatan, banjir bahkan sudah mencapai atap rumah, dan listrik dipadamkan sejak pukul 04.00 WIB. Di Perumahan Kemang IFI Jatiasih ketinggian air mencapai 3,5 meter. Di komplek perumahan Taman Kebalen Indah dan Vila Mutiara Gading 3, banjir setinggi betis orang dewasa.

Banjir juga merendam pusat perbelanjaan Mega Bekasi Hypermall di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. “Area basement sudah tidak bisa diakses lagi,” kata seorang pegawai toko, Ayu. Ia sempat datang untuk masuk kerja. Namun, karena banjir, atasannya menyuruhnya pulang.

Letak Mega Bekasi Hypermall dengan Kali Bekasi sekitar satu kilometer. Biasanya air yang meluap hanya menggenang di sekitar wisata hutan bambu yang ada di bantaran sungai. Tapi, kali ini volume air yang cukup banyak luapan sampai ke kawasan mal. “Jam sembilan pagi itu masih kering, sekarang dua meter,” ucap Rudi, pemilik tenant di dalam mal itu.

Selain merendam pemukiman, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama di Kota Bekasi, menyebabkan kemacetan lalu lintas parah dan bahkan memutus akses di beberapa titik. Beberapa jalan yang terdampak antara lain Jalan Ahmad Yani di Kota Bekasi, Jalan Raya Pisangan (Tambun Utara), Jalan Raya Narogong (Kemang, Rawalumbu), Jalan Cipendawa Baru (Rawalumbu), Jalan Muhammad Hasibuan (Bekasi Timur), serta jalan di depan Stasiun Bekasi.

Banjir juga merendam enam dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Mulai dari Cibarusah, Serang Baru, Setu, Cikarang Utara, Cibitung dan Tambun Utara.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem dalam beberapa hari ke depan, BNPB dan pemerintah daerah terus bersiaga untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut dan memastikan bantuan bagi warga terdampak tersalurkan dengan baik. (rmg/san)

Tags: banjirbnpbcuaca
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

ROTASI PEJABAT : Gubernur Banten melakukan rotasi pejabat untuk menutup kekosongan jabatan beberapa waktu lalu karena ditinggal pensiun. Di tahun 2026 ini, akan ada 360 ASN pensiun dan menyisakan puluhan jabatan kosong. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Puluhan Jabatan Dipastikan Kosong, Tahun Ini, 360 ASN Pemprov Banten Pensiun

Selasa, 12 Mei 2026 16:38 WIB
IMG_20260507_180250

Fraksi PKB Kota Tangerang Siap Perkuat Pengawasan Pesantren

Kamis, 7 Mei 2026 18:12 WIB
IMG-20260508-WA0039

Modus Gandakan Uang, Eyang Sapu Jagad Lecehkan Lansia di Pamulang

Jumat, 8 Mei 2026 17:53 WIB
Direktur FBN, Lulu Jamaludin, berfoto bersama dengan para mahasiswa UIN SMHB. (ISTIMEWA)

Sejumlah Mahasiswa UIN SMH Banten Teliti Gerakan Sosial Relawan FBN

Senin, 11 Mei 2026 21:44 WIB
Maia Estianty Ungkap Kebahagiaan Menjadi Oma

Maia Estianty Ungkap Kebahagiaan Menjadi Oma

Senin, 11 Mei 2026 13:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.