Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Menkeu: APBN Defisit Rp31,2 Triliun

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 13 Mar 2025 22:45 WIB
Rubrik Nasional
Menkeu: APBN Defisit Rp31,2 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (ketiga kiri) bersama Wakil Menteri Suahasil Nazara (kedua kiri), Anggito Abimanyu (kiri), Thomas A. M. Djiwandono (kedua kanan), Sekretaris Jenderal Heru Pambudi (ketiga kanan) dan Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo (kanan) sesaat sebelum menggelar konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (13/3/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 defisit alias tekor 0,13 persen atau Rp31,2 triliun sejak awal Januari 2025 sampai 28 Februari 2025. Defisit pertama dalam empat tahun terakhir.

Fakta itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani. “Terjadi defisit Rp 31,2 triliun untuk posisi akhir Februari atau sebesar 0,13% dari PDB,” ujarnya dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (13/3), Kamis (13/3/2025).

Awalnya, Sri Mulyani menjelaskan mengapa laporan APBN Januari 2025 tak disampaikan bulan lalu, padahal biasanya secara bulanan. “Beberapa hal yang memang terkait pelaksanaan APBN di awal tahun, kita melihat datanya masih sangat belum stabil karena berbagai faktor,” ungkapnya.

Sri Mulyani menjelaskan defisit per 28 Februari 2025 ini dikarenakan belanja negara pada dua bulan pertama menembus Rp348,1 triliun atau 9,6 persen dari pagu APBN tahun ini. Meski demikian, defisit ini masih dalam target desain APBN 2025. “APBN didesain dengan defisit Rp 616,2 triliun, jadi defisit 0,13% masih dalam target desain APBN sebesar 2,53% dari PDB,” kata dia.

Dari sisi keseimbangan primer juga tercatat masih surplus Rp 48,1 triliun alias 76 persen terhadap APBN. Pendapatan negara sampai Februari 2025 terkumpul Rp 316,9 triliun atau 10,5% terhadap APBN. Rinciannya, penerimaan perpajakan Rp240,4 triliun serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp76,4 triliun.

Sementara itu, belanja negara mencapai Rp 348,1 triliun atau 9,6% terhadap APBN. Terdiri dari belanja pemerintah pusat pada Januari 2025-Februari Rp211,5 triliun, sisanya Rp136,6 triliun disalurkan berupa transfer ke daerah (TKD).

BeritaTerbaru

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Minggu, 17 Mei 2026 17:21 WIB
IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB
IMG_20260516_141130

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB

“Sampai dengan akhir Februari (2025), pembiayaan anggaran tercapai Rp220,1 triliun. Ini artinya dua bulan pertama kita telah merealisir pembiayaan cukup besar, 35,7 persen. Implisit, ini berarti ada perencanaan dari pembiayaan yang cukup front loading. Artinya, issuance-nya di awal cukup besar,” jelasnya.

Sri Mulyani juga memastikan efisiensi anggaran belanja pemerintah tidak akan mengganggu target defisit APBN 2025 sebesar 2,53 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Efisiensi tetap pada penurunan belanja, baik di pusat dan daerah, yang mencapai Rp306,69 triliun. Ini direalokasikan, sehingga postur APBN tidak berubah,” kata dia.

Efisiensi ebih bersifat refocusing dan reposturing dari postur belanja. “Belanja pemerintah pusat Rp2.701,4 triliun, transfer ke daerah Rp919,9 triliun. Itu komposisi bisa berubah, tapi total besarnya tetap Rp3.621,3 triliun,” ujar Menkeu.

Terkait pelemahan Rupiah, Sri Mulyani mengatakan antara lain disebabkan oleh sejumlah kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Nilai tukar rupiah hingga 28 Februari 2025 berada di level Rp 16.340 per dollar AS, melemah dibandingkan posisi akhir 2024 di level Rp 16.162.

Sejak dilantik, Trump terus mengambil kebijakan eksekutif yang menimbulkan gejolak secara internasional.
“Trump mengincar negara yang surplus atau AS mengalami defisit terhadap negara ini,” ujarnya.

Terdapat 20 negara yang mengalami surplus neraca perdagangan dengan AS. Tiga negara diantaranya telah dikenakan tarif impor, yakni China, Meksiko, dan Kanada. Ketiga negara itu lalu mengenakan tarif impor balik.

Indonesia berada di posisi ke-15 negara penerima surplus perdagangan dengan AS. Tahun 2024, Indonesia mengalami surplus US$19,3 miliar. “Kebijakan tarif kepada negara yang surplus berpotensi menciptakan biaya dari supply chain manufaktur dan terutama sektor digital yang akan meningkat,” jelas Sri Mulyani. “Ini yang harus kita sekarang teliti dan waspadai,” imbuhnya.

Selain itu, rantai pasok secara umum berpotensi mengalami disrupsi ditambah dengan harga komoditas yang semakin bergejolak. Sentimen pasar pun diprediksi bakal tersebut bergejolak atau volatile, sebagaimana terjadi satu bulan terakhir.

“Ternyata selama ini yang dianggap aman, friendshoring, itu sekarang tidak ada friends lagi. Kalau kamu berteman, kita amankan. Ternyata definisi teman, tidak ada lagi di dalam konteks hari ini,” tutur Sri Mulyani.

Dari sisi pajak, penerimaan mencapai Rp187,8 triliun sampai dengan Februari. Baru mencapai 8,6 persen dari target, lebih rendah 30,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 269,02 triliun.

Bendahara Negara meminta penerimaan pajak yang mengalami penurunan tidak perlu didramatisir. “Jadi saya mohon teman-teman tidak mendramatisir untuk menciptakan suatu ketakutan. Kayaknya itu memang laku tetapi tidak bagus untuk kita semua,” kata dia. “Untuk ekonomi juga nggak bagus, untuk Anda semua sebagai media menurut saya juga nggak bagus karena kalau ekonomi nggak bagus, pasti akan kena juga,” tambahnya.

Terkait deflasi, Sri Mulyani menegaskan hal tersebut terjadi karena kebijakan yang diambil pengambil keputusan, bukan akibat lemahnya daya beli masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi 0,09 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Februari 2025. Deflasi tahunan terakhir tercatat pada Maret 2000.

Deflasi, kata Sri Mulyani, dipicu oleh sejumlah kebijakan yang membantu dan meringankan beban masyarakat. Antara lain, diskon 50 persen tarif listrik pada Januari-Februari 2025, kebijakan diskon tarif tiket pesawat hingga diskon tarif tol untuk menunjang mobilitas momen Lebaran tahun ini.

Deflasi itu dinilai sebagai prestasi Indonesia di saat banyak negara sedang diserang oleh tingkat inflasi yang terbilang tinggi. “Jadi ini salah satu pencapaian Indonesia untuk stabilisasi yang sangat bagus. Ini cerita positif ekonomi Indonesia, cerita positif di tengah perang di bidang ekonomi dan dagang dunia yang eskalasinya tidak terpikirkan sebelumnya,” ungkap dia. (rmg/san)

Tags: APBNDefisittriliun
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun
Nasional

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB
Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu
Edukasi

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB
370930
Edukasi

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Barcelona Sempurna di Laga Kandang Terakhir

Barcelona Sempurna di Laga Kandang Terakhir

Senin, 18 Mei 2026 16:45 WIB
Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten

Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten

Rabu, 13 Mei 2026 20:16 WIB
Umat Katolik saat melakukan ziarah di Goa Maria Kanada di Kampung Narimbang Dalam, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (15/5/2026). (ISTIMEWA)

Di Bukit Sunyi Lebak, Ribuan Umat Katolik Datang Menitipkan Harapan di Goa Maria Kanada

Jumat, 15 Mei 2026 16:39 WIB
Sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), mengunjungi Komunitas Peduli Sungai Banten (KPSB), di Rumah Singgah Fesbuk Banten News (FBN), Jalan Gelatik Komplek Tegal Padang, Drangong, Taktakan, Kota Serang, belum lama ini. (ISTIMEWA)

Mahasiswa FISIP Untirta Kunjungi Komunitas Peduli Sungai Banten

Jumat, 15 Mei 2026 09:33 WIB
Pemkab Lebak Keluarkan Surat Edaran, ASN Wajib Pilah Sampah

Pemkab Lebak Keluarkan Surat Edaran, ASN Wajib Pilah Sampah

Senin, 18 Mei 2026 19:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.