SATELITNEWS.COM, LEBAK—Warga Perum Ranau 3 Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak menggelar berbagai lomba keagamaan dalam Ramadan kali ini. Kegiatan bertajuk Ranau Festival Ramadan (Rafatar) berlangsung dari tanggal 14 sampai 23 Maret 2025.
Tahun ini merupakan tahun kedua Rafatar diselenggarakan oleh masyarakat untuk mengisi bulan Ramadan. Selain lomba keagamaan, digelar juga pesantren kilat (sanlat) yang diikuti oleh puluhan anak. “Sama seperti tahun lalu, tahun ini kami ingin mengisi bulan puasa Ramadan dengan kegiatan-kegiatan positif, terutama mengasah kreativitas anak-anak dan mendalami agama,” kata Ketua Panitia Pelaksana, Koribudin, Sabtu malam (15/3/2025).
Tidak hanya diisi dengan lomba azan, tahfiz, mewarnai, qasidah, pildacil, cerdas cermat dan lain-lain, pada tahun ini Rafatar juga membuka pasar takjil serta pemberian santunan kepada puluhan anak yatim. “Jadi selama pelaksanaan Rafatar warga kita dorong untuk membeli kebutuhan berbuka puasa di pasar takjir tersebut. Sekaligus ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang,” tuturnya.
Ketua RT 004 RW 002 Perum Ranau 3 Fahrul Hadistiyana berharap, Rafatar bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat pada momen bulan suci Ramadan. Salah satunya mempererat tali silaturahmi sesama warga di lingkungan Ranau, umumnya di Desa Cikatapis.
“Semoga Rafatar bisa terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya. Lomba keagamaan selain memberikan pendidikan kepada anak-anak juga mendorong mereka supaya bulan Ramadan diisi dengan kegiatan bermanfaat,” ucap Fahrul.
Sekretaris Camat Kalanganyar Suhada, sangat menyambut baik kegiatan-kegiatan positif pada bulan puasa. Menurutnya, Rafatar bisa menjadi contoh oleh desa lain dalam mengisi Ramadan. “Kami sangat bangga dengan ini, semoga Rafatar bisa jadi rujukan dan contoh oleh desa lain di wilayah Kalanganyar. Jaga terus kebersamaan dan kekompakan warga,” katanya.
Baca Juga: Produksi Dodol Betawi di Serpong Meningkat Tajam Jelang Idul Fitri
Dalam kesempatan itu, Suhada mengingatkan kepada orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya, terutama pada malam hari. “Amanat dari Pak Camat saat ini kami sedang meningkatkan koordinasi keamanan dengan pemerintah desa, aparat kepolisian dan TNI untuk mencegah kejadian negatif. Beliau berpesan kepada orang tua tidak mengizinkan anak-anaknya keluar larut malam mengingat rawan kecelakaan, balapan liar dan tawuran,” imbaunya. (mulyana)
























