SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Sejumlah masyarakat pilih mudik lebaran lebih awal guna menyiasati terperangkap dalam kemacetan saat melakukan perjalanan dan harga tiket yang naik. Salah satu keramaian pemudik terpantau di Terminal Bayangan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
“Saya pulang ke Purwokerto sama kedua anak saya, kebetulan sudah libur sekolah juga. Jadi bisa cepat perjalanan karena belum ada arus mudik, kalau sekarang kan nggak rebutan dan desak-desakan,” ujar Tri Anhari, salah satu pemudik di Teminal Bayangan Ciputat, Minggu (23/3).
Tri menyampaikan, dirinya lebih memilih menggunakan bus daripada transportasi umum lain karena dianggap lebih memudahkan perjalanan menuju ke kampung halaman.
Hal senada diungkapkan Abas. Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini mudik bersama dengan rekan seprofesinya. Menurutnya, mudik lebih awal guna menghindari meroketnya harga tiket bus jika mendekati lebaran.
“Kalau sekarang kan harga tiket sudah naik, tapi belum terlalu tinggi, dan juga masih sepi dan longgar di dalam bus. Kita pulang ke Wonosobo karena pekerjaan sudah bisa ditinggal,” sebutnya.
Pengelola agen PO Bus Murni Jaya, Dadang mengatakan bahwa pemesan tiket saat ini tercatat sudah mulai meningkat. Adapun katanya, dominan penumpang memesan tiket secara online berangkat mulai tanggal 25 hingga 29 Maret 2025.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi
“Penjualan tiket sudah mulai meningkat sejak kemarin dan sekarang nanti kemungkinan puncaknya 29 Maret,” beber Dadang.
Menurut Dadang, jika dibandingkan pada tahun lalu, peningkatan penumpang saat ini masih dinilai stabil. “Sudah mulai naik walaupun belum meningkat banget, semoga hingga H-1, kuantitas penumpang terus meningkat,” bebernya.
Sebagai informasi, puluhan agen PO Bus di Terminal bayangan Ciputat menyediakan jasa perjalanan dengan rute menuju Jawa Tengah. Di antaranya menuju Purwokerto, Pekalongan, Semarang, Wonosobo, Yogyakarta dan Solo. Sementara tujuan Jawa Timur di antaranya menuju Kediri, Surabaya, Malang, Pacitan, Magetan hingga ke Madura. (eko)
























