Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Sistem Informasi Bank DKI Bocor, Pramono Ngamuk

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 9 Apr 2025 18:26 WIB
Rubrik Nasional
Sistem Informasi Bank DKI Bocor, Pramono Ngamuk

Gubernur Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan pers terkait kasus Bank DKI, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (09/10/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung marah besar alias mengamuk, terkait terjadinya kebocoran dalam sistem informasi Bank DKI yang sempat menyebabkan gangguan layanan bank milik Pemda Jakarta itu. Dia mengambil tindakan berupa pencopotan direksi dan pergantian orang di internal Bank DKI, hingga melaporkan kasus ini ke bareskrim.

Pramono mencurigai adanya unsur kesengajaan dalam insiden ini, dan mengindikasikan kemungkinan keterlibatan pihak internal. Karenanya, salah satu instruksi Pramono adalah memerintahkan pergantian seluruh personel yang memiliki akses ke sistem informasi bank.

“Semua yang punya password dan komputer di departemen itu saya minta diganti. Orang-orang baru akan dipilih langsung oleh Direktur Utama saat ini,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (9/4).

“Ini bukan kejadian pertama. Sudah tiga kali terjadi. Masalahnya berulang karena sistem IT tidak dikelola dengan baik,” katanya lagi.

Pramono juga telah mencopot Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono, dari jabatannya sebagai bentuk penegakan disiplin. “Direktur IT diberhentikan karena ini kejadian ketiga. Jabatan itu sementara dirangkap oleh Direktur Umum, mulai berlaku kemarin,” tegasnya.

Tak hanya itu, Pramono juga telah memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri. “Terus terang ada kebocoran. Jumlah angkanya yang tahu direksi Bank DKI,” kata dia.

BeritaTerbaru

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Senin, 18 Mei 2026 16:34 WIB
Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Senin, 18 Mei 2026 13:32 WIB
Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Minggu, 17 Mei 2026 17:21 WIB
IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB

Dalam upaya pemulihan dan pencegahan kejadian serupa, Pramono menyatakan bahwa pihaknya telah menunjuk lembaga audit internasional independen untuk melakukan pelacakan dan pengawasan menyeluruh terhadap sistem Bank DKI.

“Kami sudah meminta kepada lembaga independen yang internasional. Nanti biar disebutkan oleh Direksi Bank DKI untuk melakukan audit, tracing, monitoring ke mana saja (dana mengalir),” ujarnya.

Ia juga menekankan agar seluruh jajaran Pemprov DKI tidak ikut campur dalam penanganan kasus ini. “Tidak boleh ada satu pun dari internal pemerintah daerah ikut cawe-cawe. Saya ingin masyarakat yakin bahwa kami melayani mereka dengan jujur dan transparan,” jelasnya.

Pramono menegaskan kejadian ini harus menjadi yang terakhir. Apalagi, dia berharap Bank DKI bisa segaera melangkah ke pasar saham. “Saya targetkan Bank DKI IPO. Kalau bisa diselesaikan dalam enam bulan,” tambahnya.

Meski terjadi gangguan, Pramono menegaskan bahwa tidak ada dampak langsung kepada nasabah. “Gangguan hanya terjadi pada rekening Bank DKI yang ada di Bank BNI. Tidak ada gangguan untuk rekening nasabah umum,” katanya.

Pramono menjelaskan bahwa dana yang terdampak dalam gangguan ini merupakan dana deposito atau dana cadangan milik Bank DKI, bukan berasal dari anggaran bantuan sosial. “Dana yang terdampak adalah dana deposito atau cadangan yang dimiliki oleh Bank DKI,” jelasnya.

Namun, ia mengakui ada hambatan dalam pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP). Ia telah mengambil tindakan dengan memanggil Kepala Dinas Pendidikan serta menghubungi Dirut Bank DKI untuk mempercepat proses pencairan. “Saya minta minggu ini KJP sudah cair. Ini penting untuk keluarga yang bergantung pada dana tersebut demi pendidikan anak-anak mereka,” ujarnya.

Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, dalam pernyataan resminya menjelaskan bahwa gangguan pada 29 Maret 2025 terjadi akibat sistem keamanan internal yang secara otomatis mengaktifkan fitur pemulihan selama libur Lebaran.

Menurutnya, sistem pengamanan tersebut memang dirancang untuk melindungi stabilitas layanan dan transaksi nasabah. Namun, efeknya menyebabkan pembatasan sementara pada layanan lintas jaringan seperti ATM bersama, transfer antarbank, dan pembayaran QRIS.

Ia menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Selain itu, menegaskan bahwa Bank DKI berkomitmen menyelesaikan seluruh permasalahan yang muncul dengan cepat dan transparan.

“Sejak awal gangguan, tim teknis dan operasional langsung bergerak selama 24 jam penuh untuk pemulihan dan menjaga layanan utama tetap berjalan,” kata Agus.

Saat ini, Bank DKI mengoperasikan lebih dari 750 mesin ATM di lokasi strategis, mulai dari kantor kelurahan, kecamatan, stasiun, terminal, hingga pusat perbelanjaan di Jakarta dan sekitarnya. Jaringan ATM ini juga tersebar di beberapa kota besar lainnya seperti Bandung, Semarang, Solo, Sidoarjo, Gresik, dan Lampung. (rmg/san)

Tags: Bank DKIGubernur Jakarta Pramono Anungsistem informasi
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG_20260516_141130
Nasional

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli
Nasional

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB
Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun
Nasional

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB
Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Peredaran rokok ilegal di sejumlah wilayah Kota Tangerang, masih marak dan mudah ditemukan. (ISTIMEWA)

Rokok Ilegal Masih Dijual Bebas di Kota Tangerang, Polisi Tunggu Koordinasi Bea Cukai

Jumat, 15 Mei 2026 13:57 WIB
PEMBANGUNAN TPT - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, menurunkan tim untuk membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) berupa bronjong, untuk mengantisipasi meluasnya abrasi aliran Sungai Ciseukeut, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

DPUPR Provinsi Pasang Bronjong Di Aliran Sungai Ciseukeut Pandeglang

Selasa, 19 Mei 2026 19:15 WIB
Tim aparat setempat, mengevakuasi korban diduga gantung diri, di Kampung Kedaleman, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin, (18/5/2026). (ISTIMEWA)

Warga Kibin Kabupaten Serang Ditemukan Gantung Diri Di Rumahnya

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
Kutukan 22 Tahun Berakhir, Arsenal Juara Liga Inggris

Kutukan 22 Tahun Berakhir, Arsenal Juara Liga Inggris

Rabu, 20 Mei 2026 17:07 WIB
Lakukan Pemantauan, Dinkes Tangsel Belum Temukan Kasus Hantavirus

Lakukan Pemantauan, Dinkes Tangsel Belum Temukan Kasus Hantavirus

Minggu, 17 Mei 2026 16:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.