SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang (Tangsel) telah menyediakan relokasi bagi ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Ciputat. Tempat relokasi itu diklaim lebih representatif dibandingkan dengan berjualan di trotoar jalan.
Kepala Disperindag Tangsel, Abdul Aziz mengatakan bahwa relokasi tersebut mampu menampung setidaknya 170 pedagang yang terbagi dalam dua lantai. Saat ini, lokasi yang berada di bangunan utama Pasar Ciputat sudah siap diisi oleh para pedagang.
“Di atas ini ada 130-an, di bawah masih ada yang kosong masih 40-an. Belum terisi. Bahkan kalau kios pun kita sudah ada, silahkan. Kalau misalnya mengisi kios kita juga, misalkan pedagang buah, silahkan,” ujarnya saat ditemui usai mengikuti penertiban PKL, Senin (14/4).
“Saya kira teman-teman para pedagang ini adalah solusi. Silahkan menempati disini, tidak dipungut biaya. Intinya mereka mau pilih di mana yang sudah ada beberapa zona, yang nanti ada zona sayuran, zona tempat ikan, ayam, begitu juga daging dan lain sebagainya,” lanjutnya.
Lebih jauh Aziz menuturkan, pedagang dipersilahkan untuk mengisi lokasi yang disediakan dengan biaya awal digratiskan. Nantinya, kedepan tidak menutup kemungkinan bakal dikenakan uang retribusi.
“Untuk penempatan tidak ada dipungut biaya. Mungkin nanti ke depannya biasa ada distribusi. Tapi kan disini distribusi juga tidak semahal apa yang seperti yang kita sewa dengan swasta di depan. Jadi masih lebih murah. Saya kira seperti itu,” katanya.
Baca Juga: Relokasi Kabel Udara di Tangerang Selatan Terus Berlanjut
Aziz tidak menampik bahwa PKL masih enggan untuk masuk kedalam area pasar. Namun, ia menegaskan hak itu harus dilakukan yang nantinya akan diikuti oleh konsumen tidak memberikan dipinggir jalan.
“Nanti kan kalau sudah tidak ada yang pedagang di sana, mereka bisa parkir di tempat yang kita sediakan. Setidaknya mereka bisa nyaman. Kalau sekarang penuh dengan pedagang, gimana mereka mau parkir gitu kan? Akhirnya kita susah. Makanya lebih baik pedagang masuk,” ungkapnya.
Kata Aziz, penertiban PKL juga akan memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki sebagaimana fungsinya.
“Dan pedagang yang ada di atas badan jalan dan trotoar, bukan berarti kami mengusir, tidak ada solusi. Tapi kami memberikan solusi bahwa lokasi disini ada tempat los yang kita sudah siapkan. Dan memang kita yang representatif untuk berdagang,” pungkasnya. (eko)

















