SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci yang direncanakan mulai 2 Mei 2025, sebanyak 2.170 jamaah calon haji asal Kabupaten Tangerang mengikuti bimbingan manasik (bimsik) di Gedung Aula Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (21/4).
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang, Hasim, menjelaskan bahwa seluruh jamaah akan dibagi dalam dua gelombang selama kegiatan bimsik berlangsung.
“Manasik ini dijadwalkan berlangsung dua hari, Senin (21/4) dan Selasa (22/4), dengan total peserta sebanyak 2.170 jamaah calon haji,” ujar Hasim kepada Satelit News.
Hasim menambahkan, kloter pertama dijadwalkan akan diberangkatkan pada 2 Mei 2025 mendatang. Sebanyak 393 jamaah akan menjadi kelompok pertama yang berangkat dari titik kumpul di Masjid Al-Amjad.
“Kloter pertama terdiri dari 393 jamaah, rencananya diberangkatkan sekitar pukul 05.00 WIB dari Masjid Al-Amjad,” tambahnya.
Dari keseluruhan jumlah jamaah, Kabupaten Tangerang akan memberangkatkan enam kloter. Lima diantaranya khusus jamaah dari Kabupaten Tangerang. Sedangkan satu kloter terakhir merupakan kloter gabungan dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Baca Juga: BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan
“Lima kloter khusus untuk Kabupaten Tangerang. Kloter keenam akan bergabung dengan jamaah dari daerah lain di Banten,” jelas Hasim.
Ia menegaskan, bahwa kegiatan manasik menjadi tahapan penting dalam proses penyelenggaraan ibadah haji, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Dalam manasik ini, jamaah mendapatkan pembekalan mengenai fiqih, tata cara pelaksanaan haji dan umrah, standar kesehatan, serta kebijakan terbaru dari Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.
“Manasik adalah bentuk pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dari pemerintah. Harapannya, jamaah mampu melaksanakan ibadah haji sesuai syariat, serta mandiri dan tangguh selama menjalani ibadah,” ujar Hasim.
Terkait lokasi embarkasi, Hasim menyebutkan, bahwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Agama, apakah keberangkatan akan dilakukan melalui Asrama Haji Pondok Gede atau melalui fasilitas di Cipondoh, Tangerang.
“Lokasi keberangkatan masih dalam pembahasan. Kami menunggu keputusan dari Menteri Agama terkait embarkasi dan debarkasi jamaah,” pungkasnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: Kementerian LH Layangkan Gugatan Perdata Rp 27 Miliar Kasus Cisadane
