SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Ikut meriahkan hari buruh internasional atau May Day yang jatuh pada setiap tanggal 1 Mei. Ribuan masyarakat Kabupaten Tangerang berbondong-bondong datang ke Danau Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang untuk mancing bersama, Rabu (1/5).
Salah satu warga Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Fajar mengaku sudah tiba dilokasi dan membentangkan jorannya sejak pukul 06:00 wib, untuk mencoba peruntungannya mendapatkan ikan emas yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam memperingati May Day.
“Saya sudah dari pukul 06:00 wib, mancing bersama tiga teman saya disini. Tapi, sampai saat ini pukul 09:00 wib, belum dapat ikan satupun,” katanya sambil menghisap aebatang rokok, Rabu (1/5).
Menurut Fajar, meskipun dirinya bukan seorang buruh. Namun, kegiatan mancing atau pesta rakyat yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang cukup menghibur. Ditambah, untuk mancing di lokasi tersebut tidak memakan biaya besar, karena tidak dipungut biaya, cukup membawa pancing dan membawa umpan untuk ikan saja.
“Bukan buruh, saya masih pengangguran. Tapi, setidaknya seru dengan adanya pesta rakyat ini, gratis ko tidak bayar, cukup bawa pancingan saja dengan umpannya,” katanya.
Fajar berharap, dihari buruh internasional ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan Pemerintah Pusat bisa membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi. Sehingga, tidak ada pengangguran disetiap wilayah.
Baca Juga: 200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Direlokasi Mulai 14 Oktober 2026
“Harapnya pemerintah, dapat membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi, biar saya yang nganggur ini bisa kerja juga,” ujarnya sambil tertawa dengan menikmati secangkir kopi.
Berbeda dengan Fajar, ditempat yang sama Wahyudi yang juga ikut memancing di Danau Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang justru sudah mendapatkan ikan hasil memancingnya. Dirinya berencana, ikan hasil tangkapannya akan dimasak bersama-sama temannya untuk mengisi hari libur May Day.
“Alhamdulillah, sudah dapat satu. Semiga bisa dapet 10 atau lebih, rencannya buat ngeliwet bareng temen-temen,” katanya. (alfian)





















